Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Darsana

Dalam agama darmik, darsana atau darsanam adalah penampakan atau penampilan mulia dari suatu dewa dan orang suci.

Wikipedia article
Diperbarui 10 April 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dalam agama darmik, darsana (Dewanagari: दर्शन; ,IAST: darśana,; arti: penampilan, penampakan,[1] pandangan, penglihatan) atau darsanam adalah penampakan atau penampilan mulia dari suatu dewa dan orang suci.[2]

Istilah tersebut juga mengacu kepada enam perguruan filsafat Hindu tradisional, termasuk sastra mereka yang membahas spiritualitas dan soteriologi.[3]

Etimologi

Kata darśana merupakan istilah Sanskerta yang berakar dari kata दर्शन (dṛś) yang artinya 'melihat', 'memandang', visi, penampakan atau kemunculan.[1]

Definisi

Istilah darsana digunakan untuk menyatakan suatu "penampilan mulia" dari sosok yang disucikan, yang diyakini memberikan keberuntungan atau berkah bagi orang-orang yang menyaksikannya.[2] Istilah ini biasanya sepadan dengan teofani, yang artinya kewujudan atau penampakan dari sosok makhluk suci.[4]

Referensi

  1. 1 2 Monier-Williams, Monier (1981). "दर्श darśá". A Sanskrit-English Dictionary. Delhi, Varanasi, Patna: Motilal Banarsidass. hlm. 470–1.
  2. 1 2 Flood 2011, hlm. 194.
  3. ↑ Klostermaier 2008, hlm. 26.
  4. ↑ "Darshan - Hinduism". Encyclopædia Britannica. 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 August 2015. Diakses tanggal 12 February 2013 – via britannica.com.

Daftar pustaka

  • Davis, Richard H. (2008). "Tolerance and hierarchy: accommodating multiple religious paths in Hinduism". Dalam Neusner, Jacob; Chilton, Bruce (ed.). Religious tolerance in world religions. West Conshohocken, PA: Templeton Foundation Press. hlm. 360–376. ISBN 978-1599471365. OCLC 174500978.
  • Flood, Gavin D. (2011). "Miracles in Hinduism". Dalam Twelftree, Graham H. (ed.). The Cambridge Companion to Miracles. Cambridge University Press.
  • Gethin, Rupert (1998). The foundations of Buddhism. New York: Oxford University Press. ISBN 0192892231. OCLC 38392391.
  • Gyatso, Janet, ed. (1992). In the mirror of memory: reflections on mindfulness and remembrance in Indian and Tibetan Buddhism. Albany, NY: State University of New York Press. ISBN 0791410773. OCLC 24068984.
  • Harrison, Paul (1992). "Commemoration and identification in Buddhanusmṛti". Dalam Gyatso, Janet (ed.). In the mirror of memory: reflections on mindfulness and remembrance in Indian and Tibetan Buddhism. Albany, NY: State University of New York Press. ISBN 0791410773. OCLC 24068984.
  • Klostermaier, Klaus K. (2008). Hinduism: A Beginner's Guide. Oneworld Publications. ISBN 978-1851685387.
  • Nicholson, Andrew (2013). Unifying Hinduism: Philosophy and Identity in Indian Intellectual History. Columbia University Press. ISBN 978-0231149877.
  • Perrett, Roy (2000). Indian Philosophy. Routledge. ISBN 978-1135703226.
  • Sivananda, Sri Swami (1988) [1934]. The practice of brahmacharya (Edisi 1st rev.). Shivanandanagar, Uttar Pradesh: Divine Life Society. ISBN 8170520673.
  • Unno, Taitetsu (1993). "San-lun, T'ien T'ai, and Hua-yen". Dalam Takeuchi, Yoshinori; Bragt, Jan van (ed.). Buddhist spirituality: Indian, Southeast Asian, Tibetan, and early Chinese. World spirituality. New York: Crossroad. hlm. 343–365. ISBN 0824512774. OCLC 27432658.
  • White, Jonathan, ed. (1994). Talking on the water: conversations about nature and creativity. San Francisco: Sierra Club Books. ISBN 0871565153. OCLC 27640603.


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Etimologi
  2. Definisi
  3. Referensi
  4. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Jambu bol

pohon buah kerabat jambu-jambuan

Wiswarupa Darsana Yoga

Wishwarupa Darshana Yoga adalah bab kesebelas dalam kitab Bhagawadgita. Bab ini terdiri dari 55 sloka. Dalam bahasa Sanskerta, viśvarūpa berarti wujud

Filsafat Hindu

ajaran-ajaran filsafat ortodoks. Ajaran filsafat ortodoks ini disebut dengan Sad Darsana. Keenam ajaran ini dikembangkan dari ajaran-ajaran Weda sehingga diklasifikasikan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026