Primula, sembulau atau kembang kunci (Sleutelbloem) adalah sebuah genus yang umumnya tumbuhan berbunga terna dalam famili Primulaceae. Primula berasal dari hemisfer utara bersuhu hangat, selatan sampai pegunungan tropis di Ethiopia, Indonesia dan Papua, dan di kawasan bersuhu sedang di selatan Amerika Selatan. Hampir setengah spesies yang diketahui berasal dari pegunungan Himalaya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Sembulau | |
|---|---|
| Primula vulgaris | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Ericales |
| Famili: | Primulaceae |
| Subfamili: | Primuloideae |
| Genus: | Primula L. |
| Spesies | |
|
beberapa; lihat teks | |
Primula /ˈprɪmjʊlə/,[1] sembulau atau kembang kunci (Sleutelbloem) adalah sebuah genus yang umumnya tumbuhan berbunga terna[2] dalam famili Primulaceae. Primula berasal dari hemisfer utara bersuhu hangat, selatan sampai pegunungan tropis di Ethiopia, Indonesia dan Papua, dan di kawasan bersuhu sedang di selatan Amerika Selatan. Hampir setengah spesies yang diketahui berasal dari pegunungan Himalaya.[2]
Di Indonesia, bunga sembulau sangat langka dan dapat ditemukan di ketinggian tertentu, spesies lokal yang pernah dicatat oleh ilmuwan C.G.G.J. van Steenis asal Belanda, yaitu Primula imperialis (klasifikasi modern, menganggapnya sebagai sinonim dari Primula prolifefa) yang dapat ditemukan di gunung Gede, Papandayan, Iyang dan Pangrango.

















Sejumlah spesies yang tergolong dalam genus ini:[3][4][5]
Spesies berikut ini dalam genus tumbuhan berbunga Primula, yang sering disebut bunga mawar dan bibir sapi, diterima oleh Plants of the World Online.[6][7] Lebih dari 25 buku telah ditulis mengenai marga ini.[8]