Digitaria adalah suatu genus tumbuhan dalam famili rumput, yang merupakan tumbuhan asli wilayah beriklim tropis dan hangat. Nama-namanya yang umum meliputi crabgrass, rumput jari, dan fonio. Tumbuhan ini merupakan rumput ramping monokotil tahunan dan hijau sepanjang tahun, padang rumput, dan tumbuhan makanan ternak; beberapa sering dianggap rumput hama. Digitus adalah kata Latin untuk "jari", dan mereka dibedakan menurut panjang, bunga majemuk menyerupai jari yang mereka hasilkan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Digitaria | |
|---|---|
| Digitaria sanguinalis | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Monokotil |
| Klad: | Commelinidae |
| Ordo: | Poales |
| Famili: | Poaceae |
| Subfamili: | Panicoideae |
| Subtribus: | Anthephorinae |
| Genus: | Digitaria Haller 1768,[1] conserved name not Heist. ex Fabr. 1759 nor Scop. 1772 nor Adans. 1763[2] |
| Sinonim[3][4] | |
| |
Digitaria adalah suatu genus tumbuhan dalam famili rumput, yang merupakan tumbuhan asli wilayah beriklim tropis dan hangat. Nama-namanya yang umum meliputi crabgrass, rumput jari, dan fonio. Tumbuhan ini merupakan rumput ramping monokotil tahunan dan hijau sepanjang tahun, padang rumput, dan tumbuhan makanan ternak; beberapa sering dianggap rumput hama. Digitus adalah kata Latin untuk "jari", dan mereka dibedakan menurut panjang, bunga majemuk menyerupai jari yang mereka hasilkan.
Spesies Digitaria terdapat di wilayah beriklim tropis, subtropis, dan sedang di kedua belahan Bumi. Meskipun beberapa spesies Digitaria adalah gulma, lainnya memiliki manfaat, terutama sebagai makanan. Biji-bijian, terutama yang berasal dari fonio, bisa dipanggang dan digiling menjadi tepung, yang bisa digunakan untuk membuat bubur atau difermentasi untuk membuat bir. Fonio telah banyak digunakan sebagai makanan pokok di beberapa bagian Afrika. Ia juga memiliki kualitas nutrisi yang layak sebagai pakan untuk ternak.[5][6]
Spesies berikut ini dalam rumput genus Digitaria, rumput-rumputan, diterima oleh Plants of the World Online.[7] Genus ini terdiri dari rumput kepiting yang tidak berbau dan tanaman yatim piatu fonio putih dan fonio hitam.[8]