Naskah Perjanjian Baru bahasa Latin merupakan salinan tulisan tangan dari terjemahan naskah bahasa Yunani ke dalam bahasa Latin yang memuat bagian Perjanjian Baru dari Alkitab Kristen. Setiap terjemahan Perjanjian Baru disebut suatu versi. Naskah-naskah ini bernilai penting dalam kritik teks, karena versi-versi ini memberikan bukti dari bacaan kuno bahasa Yunani, misalnya teks yang mungkin hilang dalam tradisi Yunani berikutnya. Diberikan hipotesis bahwa, dalam kasus-kasus tertentu, misalnya Codex Bezae, naskah bahasa Latin kuno dapat memengaruhi sejumlah naskah bahasa Yunani kuno. Jadi, baik sengaja atau tidak, sejumalh bacaan bahasa Latin dapat "disilangkan kembali" kepada bahasa Yunani. Satu contohnya dalah Comma Johanneum yang terkenal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Naskah Perjanjian Baru bahasa Latin merupakan salinan tulisan tangan dari terjemahan naskah bahasa Yunani ke dalam bahasa Latin yang memuat bagian Perjanjian Baru dari Alkitab Kristen. Setiap terjemahan Perjanjian Baru disebut suatu versi. Naskah-naskah ini bernilai penting dalam kritik teks, karena versi-versi ini memberikan bukti dari bacaan kuno bahasa Yunani, misalnya teks yang mungkin hilang dalam tradisi Yunani berikutnya. Diberikan hipotesis bahwa, dalam kasus-kasus tertentu, misalnya Codex Bezae, naskah bahasa Latin kuno dapat memengaruhi sejumlah naskah bahasa Yunani kuno. Jadi, baik sengaja atau tidak, sejumalh bacaan bahasa Latin dapat "disilangkan kembali" kepada bahasa Yunani. Satu contohnya dalah Comma Johanneum yang terkenal.