Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Korundum

Tentu, berikut adalah infobox mineral untuk Korundum yang sudah dilengkapi dengan data lengkap:

mineral oksida
Diperbarui 14 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Korundum

Tentu, berikut adalah infobox mineral untuk Korundum yang sudah dilengkapi dengan data lengkap:

Korundum
Kristal korundum (varietas ruby) dari Palestina
Umum
KategoriMineral oksida
Rumus kimiaAl₂O₃
Simbol IMACrn
Status IMASah
Klasifikasi Strunz4.CB.05
Klasifikasi Dana4.3.1.1
Indeks mineral Hey7.6.1
Sistem kristalTrigonal
Kelas kristalHexagonal scalenohedral (3m)
Grup ruangR3c
Sel unita = 4.75 Å, c = 12.99 Å; Z = 6
Struktur

Struktur kristal korundum
Identifikasi
Rumus massa101.96 g/mol
WarnaTidak berwarna, abu-abu, coklat, merah muda, merah, biru, ungu, hijau, kuning
Perawakan kristalKristal bipiramidal prismatik, tabular, masif, granular
Kembaran kristalKembaran polisintetik, jarang
BelahanTidak ada - belahan separasi pada {0001} dan {1011}
FrakturKonkoidal hingga tidak rata
Sifat dalamRapuh
Skala Mohs (kekerasan)9
KilauIntan hingga kaca
GoresPutih
DiafaneitasTransparan hingga translusen
Berat jenis3.98 - 4.10
Densitas4.0 g/cm³ (rata-rata)
Kilap polesKaca hingga intan
Sifat optikUniaksial (-)
Indeks biasnω = 1.768 - 1.772, nε = 1.760 - 1.764
Bias gandaδ = 0.008 - 0.010
PleokroismeKuat pada varietas berwarna
Sudut 2V58° (terukur)
Fluoresensi UVBervariasi tergantung asal dan unsur pengotor
Titik lebur2044 °C
FusibilitasTidak melebur
KelarutanTidak larut dalam asam
Pengotor umumCr, Fe, Ti, V
RadioaktifTidak radioaktif
Varietas utama
RubyMerah (disebabkan oleh Cr)
SafirBiru (disebabkan oleh Fe dan Ti), dapat juga kuning, hijau, merah muda, ungu
PadparadschaMerah muda-jingga (varietas langka safir)
Korundum bintangMenampilkan asterisme (bintang) karena inklusi rutil
LeukosafirTidak berwarna


Dan berikut adalah paragraf deskripsi tentang Korundum yang sudah dilengkapi dengan pranala dan rujukan:

Korundum adalah mineral oksida aluminium dengan rumus kimia Al₂O₃ yang mengkristal dalam sistem trigonal.[1] Mineral ini terkenal sebagai mineral terkeras kedua setelah intan dengan nilai kekerasan 9 pada skala Mohs, menjadikannya material abrasif yang sangat baik dan batu permata yang tahan lama.[2] Nama "korundum" berasal dari kata Sanskerta kuruvinda atau Tamil kurundam, yang merujuk pada batu permata ini.

Korundum murni tidak berwarna (leukosafir), tetapi kehadiran unsur pengotor (trace elements) menghasilkan berbagai variasi warna yang indah. Kehadiran kromium (Cr) menghasilkan warna merah yang dikenal sebagai Ruby, sementara kombinasi besi (Fe) dan titanium (Ti) menghasilkan warna biru yang dikenal sebagai Safir.[3] Varietas safir juga dapat ditemukan dalam warna kuning, hijau, ungu, merah muda, dan jingga-merah muda yang langka (padparadscha). Beberapa korundum memperlihatkan fenomena asterisme (bintang) ketika dipotong cabochon, disebabkan oleh inklusi jarum rutil yang tersusun teratur.

Secara fisik, korundum memiliki berat jenis antara 3.98 hingga 4.10, dengan kilau intan hingga kaca. Mineral ini tidak memiliki belahan yang sempurna, tetapi menunjukkan belahan separasi pada bidang {0001} dan {1011} akibat kembaran polisintetik.[1] Fraktur-nya konkoidal hingga tidak rata, dan gores-nya berwarna putih. Secara optik, korundum bersifat uniaksial negatif dengan indeks bias nω = 1.768–1.772 dan nε = 1.760–1.764.[2]

Korundum terbentuk dalam berbagai lingkungan geologi, terutama pada batuan beku miskin silika seperti sienit dan pegmatit, serta pada batuan metamorf seperti marmer kristalin, gnais, dan mika sekis.[3] Deposit korundum berkualitas permata ditemukan di berbagai belahan dunia, dengan sumber terkenal termasuk Myanmar (ruby Mogok), Sri Lanka (safir), Kashmir (safir biru), Thailand, Kamboja, Madagaskar, dan Australia. Korundum sintetis diproduksi secara luas melalui metode proses Verneuil untuk penggunaan industri (sebagai abrasif) dan permata.


Kristalografi

Korundum mengkristal dalam sistem kristal trigonal dengan kelas kristal Hexagonal Scalenohedral (3m) dan grup ruang R3c. Parameter sel unitnya adalah a = 4.75 Å dan c = 12.982 Å, dengan rasio a : c = 1 : 2.733, volume sel unit 253.54 ų, dan jumlah unit formula per sel unit (Z) = 6.[4]

Secara morfologi, korundum menunjukkan kebiasaan kristal yang sangat bervariasi. Kristal sering berbentuk piramida curam dengan bentuk-bentuk yang ditandai pada bidang w, z, E, atau ω. Kristal berbentuk tong (barrel-shaped) sering ditemukan dengan permukaan yang kasar dan membulat, dan kadang-kadang dapat mencapai ukuran yang cukup besar. Variasi bentuknya berkisar dari prismatik pendek sejajar sumbu [0001] dengan bidang dasar yang lebar, hingga piramida yang curam.[5] Lebih jarang, kristal dapat berbentuk tabular datar pada bidang {0001} atau berbentuk rombohedral.

Permukaan kristal korundum sering menunjukkan goresan (striae) pada bidang {0001} yang sejajar dengan arah [0110]. Garis-garis dalam arah [1120] kadang-kadang membagi bidang dasar menjadi enam sektor. Bentuk-bentuk kristal yang umum ditemukan meliputi: {0001}, {1000}, {1120}, {7180}, {1015}, {1013}, {1012}, {1011}, {7072}, {7071}, {0111}, {0221}, {0772}, {2245}, {2243}, {7·7·14·9}, {1121}, {7·7·14·6}, {4488}, {11·11·22·6}, {2241}, {7·7·14·3}, {8·8·16·3}, {4481}, {14·14·28·3}, {4265}, dan {3254}, serta {2·8·10·9}.[1]

Kembaran (twinning) pada korundum umumnya terjadi pada bidang {1011}, biasanya membentuk kembaran lamellar yang menghasilkan struktur berlapis dan goresan pada bidang c dan r. Lebih jarang, ditemukan kembaran penetrasi atau kembaran kepala panah (arrowhead twins) pada kristal yang berbentuk tabular sejajar bidang {1120}. Kembaran pada bidang {0001} juga ditemukan tetapi lebih jarang terjadi. Korundum juga dapat mengalami tekanan kembaran yang dihasilkan pada bidang {1011} dan {0001}.[3]

Mineral sejenis

Kode StrunzNama MineralRumus Kimia
4.CB.Magnesiohögbomite-6N12SMg5Al11TiO23(OH)
4.CB.KidoditeBaMg2Fe16O27
4.CB.Ferrohögbomite-2N2S[(Fe2+,Mg,Zn,Al)3(Al,Ti,Fe3+)8O15(OH)]2
4.CB.Zhenruite(MoO3)2 · H2O
4.CB.FuyuaniteMg7Nb6O18(OH)8
4.CB.VirgilluethiteMoO3 · H2O
4.CB.Pengite(Pb8Sb3+3)Σ11Sb5+9O35
4.CB.05BrizziiteNaSb5+O3
4.CB.05TistariteTi3+2O3
4.CB.05HematiteFe2O3
4.CB.05EcandrewsiteZnTiO3
4.CB.05MelanostibiteMn2+2Fe3+Sb5+O6
4.CB.05'UM1998-11-O-AuHSb'Au+2Sb3+O2(OH)
4.CB.05KarelianiteV3+2O3
4.CB.05EskolaiteCr2O3
4.CB.05GeikieliteMgTiO3
4.CB.05AkimotoiteMgSiO3
4.CB.05'Unnamed (Fe-Cr Oxide)'FeCrO3
4.CB.05'Auroantimonate'AuSbO3
4.CB.05HemleyiteFe2+SiO3
4.CB.05IlmeniteFe2+TiO3
4.CB.05PyrophaniteMn2+TiO3
4.CB.10Bixbyite-(Fe)(Fe,Mn)2O3
4.CB.10Bixbyite-(Mn)Mn3+2O3
4.CB.10AvicenniteTl2O3
4.CB.15ArmalcoliteMgTi4+2O5
4.CB.15FerropseudobrookiteFe2+Ti4+2O5
4.CB.15GriffiniteAl2TiO5
4.CB.15Pseudobrookite Group
4.CB.15SassiteTi3+2Ti4+O5
4.CB.15PseudobrookiteFe2TiO5
4.CB.20Zincovelesite-6N6SZn3(Fe3+,Mn3+,Al,Ti)8O15(OH)
4.CB.20Magnesiohögbomite-2N4S(Mg8.43Fe2+1.57)Σ=10Al22Ti4+2O46(OH)2
4.CB.20Magnesiobeltrandoite-2N3S(Mg6Al2)(Al18Fe3+2)O38(OH)2
4.CB.20Zincohögbomite-2N6S[(Zn,Mg)7(Al,Fe3+,Ti)16O31(OH)]2
4.CB.20Magnesiohögbomite-6N6S[(Mg,Fe2+)3(Al,Ti,Fe3+)8O15(OH)]6
4.CB.20Magnesiohögbomite-2N3S[(Mg,Fe2+,Zn)4(Al,Ti,Fe3+)10O19(OH)]2
4.CB.20Magnesiohögbomite-2N2S[(Mg,Fe2+)3[Al7(Ti,Fe3+)]O15(OH)]2
4.CB.20'Ferrohögbomite-6N12S'[(Fe2+,Mg,Zn)5(Al,Ti,Fe3+)12O23(OH)]6
4.CB.20Zincohögbomite-2N2S[(Zn,Al,Fe2+)3(Al,Fe3+,Ti)8O15(OH)]2
4.CB.25KleberiteFeTi6O11(OH)5
4.CB.25PseudorutileFe3+2Ti4+3O9
4.CB.30OxyvaniteV3+2V4+O5
4.CB.30BerdesinskiiteV3+2TiO5
4.CB.30KaitianiteTi3+2Ti4+O5
4.CB.35MachiiteAl2Ti3O9
4.CB.35Vestaite(Ti4+Fe2+)Ti4+3O9
4.CB.35Olkhonskite(Cr,V)2Ti3O9
4.CB.35SchreyeriteV3+2Ti4+3O9
4.CB.40Zincorinmanite-(Zn)Zn2Sb2(Fe3+4Zn2)O14(OH)2
4.CB.40MajindeiteMg2Mo3O8
4.CB.40AlmagreraiteCuZnMn4+3O8
4.CB.40KamiokiteFe2Mo3O8
4.CB.40NolaniteV3+8Fe3+2O14(OH)2
4.CB.40IseiteMn2Mo3O8
4.CB.40RinmaniteZn2Sb2Mg2Fe4O14(OH)2
4.CB.45StibioclaudetiteAsSbO3
4.CB.45ClaudetiteAs2O3
4.CB.50SenarmontiteSb2O3
4.CB.50ArsenoliteAs2O3
4.CB.55ValentiniteSb2O3
4.CB.60BismiteBi2O3
4.CB.65SphaerobismoiteBi2O3
4.CB.70SilléniteBi12SiO20
4.CB.75KyzylkumiteV3+Ti2O5(OH)
4.CB.80'Tietaiyangite'Fe3+4Fe2+TiO9
4.CB.85LiuiteFeTiO3
4.CB.90LuogufengiteFe2O3
4.CB.95WangdaodeiteFeTiO3

Referensi

  1. 1 2 3 "Corundum". Mindat.org. Diakses tanggal 2026-03-14.
  2. 1 2 "Corundum Mineral Data". Webmineral.com. Diakses tanggal 2026-03-14.
  3. 1 2 3 "Corundum". Handbook of Mineralogy (PDF). Mineralogical Society of America. Diakses tanggal 2026-03-14.
  4. ↑ "Corundum: Morphology". Mindat.org. Diakses tanggal 2026-03-14.
  5. ↑ Palache, C. (1944). "The Crystallography of Corundum". American Mineralogist. 29: 1–30.

Lihat pula

  • Ruby
  • Safir
  • Daftar mineral
  • Batu permata


Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Latvia
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kristalografi
  2. Mineral sejenis
  3. Referensi
  4. Lihat pula

Artikel Terkait

Grup mineral

rumus ideal. Supergrup Columbite merupakan kelompok besar mineral oksida yang mencakup 39 mineral anggota berdasarkan data terkini, dengan karakteristik

Bauksit

aluminium oksida dan aluminium hidroksida yakni dari mineral gibbsit Al (OH) 3, boehmite γ-ALO (OH), dan diaspore α-ALO (OH), bersama-sama dengan oksida besi

Tanah liat

ditentukan oleh jenis mineral lempung yang mendominasinya. Mineral lempung digolongkan berdasarkan susunan lapisan oksida silikon dan oksida aluminium yang membentuk

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026