Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Konstantinus Agung dan Kekristenan

Ketika Kaisar Romawi Konstantinus Agung berkuasa, agama Kristen mulai bertransisi menjadi agama dominan di Kekaisaran Romawi. Para sejarawan masih tidak mengetahui kenapa Konstantinus mengangkat agama Kristen, dan para teolog dan sejarawan berpendapat tentang bentuk Gereja Perdana yang ia subkripkan. Tidak ada kesepakatan dari para sarjana mengenai kenapa ia mengadopsi agama Kristen yang dianut ibunya Helena pada masa muda, atau menyuruh ibunya untuk berpindah ke kepercayaannya sendiri. Beberapa sarjana mempertanyakan apakah ia dapat dianggap sebagai penganut Kristen secara keseluruhan: "Konstantinus menyebut dirinya sendiri sebagai seorang 'kaisar umat Kristen'. Jika sebutan tersebut membuatnya dianggap sebagai penganut Kristen, hal tersebut merupakan sebuah subjek dari ... perdebatan.", dan ia tak pernah dibaptis sampai tak lama sebelum kematiannya.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Konstantinus Agung dan Kekristenan
Konstantinus Agung
Ikon Ortodoks Bulgaria dari Konstantinus dan ibunya, St. Helena
Isapostolos, Setara rasul
Lahir27 Feb 272 di Naissus, Kekaisaran Romawi (sekarang Niš, Serbia)
Meninggal22 Mei 337 di Nicomedia, Kekaisaran Romawi Timur (sekarang İzmit, Turki)
Dihormati diGereja Ortodoks Timur
Gereja Ortodoks Oriental
Gereja Katolik Timur
Tempat ziarahGereja Para Rasul
Pesta21 Mei
AtributIn hoc signo vinces, Labarum

Ketika Kaisar Romawi Konstantinus Agung berkuasa (306–337 Masehi), agama Kristen mulai bertransisi menjadi agama dominan di Kekaisaran Romawi. Para sejarawan masih tidak mengetahui kenapa Konstantinus mengangkat agama Kristen, dan para teolog dan sejarawan berpendapat tentang bentuk Gereja Perdana yang ia subkripkan. Tidak ada kesepakatan dari para sarjana mengenai kenapa ia mengadopsi agama Kristen yang dianut ibunya Helena pada masa muda, atau (seperti yang diklaim oleh Eusebius dari Caesarea) menyuruh ibunya untuk berpindah ke kepercayaannya sendiri. Beberapa sarjana mempertanyakan apakah ia dapat dianggap sebagai penganut Kristen secara keseluruhan: "Konstantinus menyebut dirinya sendiri sebagai seorang 'kaisar umat Kristen'. Jika sebutan tersebut membuatnya dianggap sebagai penganut Kristen, hal tersebut merupakan sebuah subjek dari ... perdebatan.",[1][2] dan ia tak pernah dibaptis sampai tak lama sebelum kematiannya.[3]

Keputusan Konstantinus dalam menghentikan penganiayaan penganut Kristen di Kekaisaran Romawi adalah titik balik bagi Gereja Perdana, yang terkadang disebut sebagai Terompet Gereja, Perdamaian Gereja atau Pengubahan Konstantinus. Pada 313, Constantinus dan Licinius mengeluarkan Maklumat Milano mendekriminalisasikan peribadatan Kristen. Kaisar tersebut menjadi pelindung besar bagi Gereja dan mempelopori hubungan kaisar Kristen dengan Gereja. Ia diangkat sebagai seorang santo dan isapostolos dalam Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Ortodoks Oriental bagi pencontohnya sebagai seorang "penguasa Kristen".

Catatan dan referensi

  1. ↑ "Roman-Empire.net retrieved 19 September 2011". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-23. Diakses tanggal 2015-08-25.
  2. ↑ R. Gerberding and J. H. Moran Cruz, Medieval Worlds (New York: Houghton Mifflin Company, 2004) p. 55.
  3. ↑ "About.com retrieved 19 September 2011". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-05. Diakses tanggal 2015-08-25.

Bacaan tambahan

  • Ramsay MacMullen, "Christianizing The Roman Empire A.D. 100-400, Yale University Press, 1984, ISBN 0-300-03642-6

Pranala luar

  • The Full Text of the "Edict of Milan" Diarsipkan 2007-07-17 di Wayback Machine.
  • OrthodoxWiki:Constantine the Great
  • The First Missionary War - sebuah pandangan non-Kristen mengenai tindakan Konstantinus

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan dan referensi
  2. Bacaan tambahan
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Konstantinus Agung

kaisar Romawi dari tahun 306 hingga 337 dan kaisar pertama yang pindah ke agama Kristen

Karolus Agung

raja orang Franka, dianggap sebagai Kaisar Romawi Suci pertama (747–814)

Kekristenan

agama Abrahamik monoteistik

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026