Kongregasi Hati Maria Tak Bernoda yang biasa disingkat sebagai C.I.C.M. adalah sebuah tarekat imam Gereja Katolik asal Belgia. Tarekat ini masuk dan bekerja di Indonesia pada tahun 1937 di wilayah misi Makasar. Didasarkan pada Propaganda Fide (Vatikan) pembinaan umat di wilayah misi Makasar diserahkan kepada C.I.C.M., hingga kemudian berkembang menjadi Keuskupan Agung Makassar. Kini mereka hadir dan bekerja di keuskupan-keuskupan Makasar, Jakarta, Banjarmasin.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Congregatio Immaculati Cordis Mariae (Latin)[1] | |
| Singkatan | C.I.C.M[1] |
|---|---|
| Julukan | Missionhurst |
| Tanggal pendirian | 1862 (1862)[1] |
| Pendiri | R.D. Théophile Verbist, CICM[1] |
| Didirikan di | Scheut, Anderlecht, Brussels, Belgia |
| Jenis | Tarekat Religius Klerus dengan Hak Kepausan untuk Kaum Pria[2] |
| Kantor pusat | Rumah Induk Pusat Via S. Giovanni Eudes 95, 00163 Roma, Italia[1] |
Jumlah anggota | 780 members (585 priests) as of 2021 |
Motto | Latin: Cor Unum et Anima Una English: Satu Hati dan Satu Jiwa |
Superior Jenderal | Romo Charles Phukuta Khonde, CICM[1] |
Pelayanan | Karya sosial dan karya di berbagai daerah |
| Situs web | cicm-mission |
Kongregasi Hati Maria Tak Bernoda (bahasa Latin: Congregatio Immaculata Cordis Mariaecode: la is deprecated ) yang biasa disingkat sebagai C.I.C.M. adalah sebuah tarekat imam Gereja Katolik asal Belgia. Tarekat ini masuk dan bekerja di Indonesia pada tahun 1937 di wilayah misi Makasar. Didasarkan pada Propaganda Fide (Vatikan) pembinaan umat di wilayah misi Makasar diserahkan kepada C.I.C.M., hingga kemudian berkembang menjadi Keuskupan Agung Makassar. Kini mereka hadir dan bekerja di keuskupan-keuskupan Makasar, Jakarta, Banjarmasin.
C.I.C.M. didirikan P. Theophile Verbist seorang imam Praja dari Keuskupan Agung Mechelen pada tahun 1862 di Scheut (Arderlecht, dipinggiran Brussels, Belgia) dengan pertama-tama hendak mengirim misionaris ke China (dilaksanakan sejak tahun 1865). Pelayanan mereka meluas ke Zaire (1888), Filipina (1907), Taipei, Hongkong, Jepang dan Singapura. Kemudian ke beberapa negara di Amerika Latin dan Afrika.

Di wilayah Keuskupan Agung Jakarta, CICM memiliki sebuah skolastikat atau tempat pembinaan para calon imam atau frater setelah masa novisiat yang terletak di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Skolastikat tersebut dinamai Skolastikat CICM Sang Tunas. Secara parokial, skolastikat ini termasuk ke dalam wilayah Paroki Duren Sawit - Gereja Santa Anna, Dekanat Jakarta Timur, Keuskupan Agung Jakarta.
Skolastikat Sang Tunas, selain melayani pendidikan skolastik bagi para calon imam, juga melayani Misa Latin Tradisional, atau Misa Tridentina bagi umat Katolik. Adapun Misa Latin Tradisional di kapel ini diadakan setiap minggu kedua dan keempat setiap bulannya, setiap hari Minggu pukul 11 siang.[3]
Sebuah kapel yang melayani peribadatan, khususnya Misa Tridentina terletak di lantai dua sayap kiri gedung utama skolastikat.
Kapel sederhana ini mampu menampung 20 hingga 40 umat dalam posisi duduk. Terdapat sebuah altar sederhana di panti imam dengan sebuah ikon Bunda Allah di samping altar.