Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Cimmeria (benua)

Wikipedia article
Diperbarui 11 Oktober 2019

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Cimmeria (benua)
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Cimmeria" benua – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Paleo-Tethys Ocean 249 Ma
Cimmeria berpisah dari Gondwana sekitar 250 juta tahun lalu.
Tethys oceans 230 Ma
Cimmeria bergerak dari Gondwana ke belahan bumi Utara yakni Laurasia.
Neo-Tethys Ocean 100 Ma
Setelah 150 juta tahun, Cimmeria menabrak Eurasia setelah pecahnya Laurasia dan meluasnya Samudra Hindia dan mengecilnya Samudra Paleo -Tethys.
Cimmeria adalah sebuah benua kuno yang dianggap sebagai Mikrobenua yang bergerak dari Belahan Bumi Selatan (Gondwana) ke Belahan Bumi Utara (Laurasia). Cimmeria mulai bergerak dari Selatan menuju Utara dunia. Ketika itu, Samudra Paleo-Tethys mulai menyempit atau mengecil dan meluasnya Samudra Neo-Tethys karena Cimmeria melintasi Samudra itu. Cimmeria memisahkan diri selama periode Permian. Bagian - bagian Cimmeria saat ini menjadi bagian: Turki, Iran, Tibet, Afganistan, Shan - Thai, dan Semenanjung Malaya. Benua ini bukanlah benua hipotetis sehingga keberadaan mengenai benua tidak diragukan lagi oleh Ahli Geologi setelah menemukan bukti-bukti batuannya.

Lihat pula

  • Siberia
  • Kraton Yilgarn
  • Pangaea
    Ikon rintisan

    Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

    • l
    • b
    • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula

Artikel Terkait

Pangea

superbenua

Samudra Tethys

sepanjang landas benua Pangaea selatan (Gondwana). Dalam waktu sekitar 60 juta tahun, kepingan landas tersebut (yang disebut Cimmeria) bergerak ke utara

Gunung berapi Zuidwal

aktivitas vulkanik akibat subduksi jauh darinya. Selama Orogeni Cimmeria, Lempeng Cimmeria bertabrakan dengan Kazakhstania, mengirimkan gelombang kejut melalui

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026