Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiUlar terbang
Artikel Wikipedia

Ular terbang

Ular terbang atau ular layang adalah kelompok jenis-jenis ular pohon yang memiliki kemampuan berpindah dari satu pohon ke pohon lain melalui udara, tanpa harus turun ke tanah lebih dulu. Semua spesies digolongkan dalam genus Chrysopelea dan tersebar luas di daerah tropis Asia Selatan hingga Asia tenggara.

ular
Diperbarui 19 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ular terbang
Ular terbang
Chrysopelea Suntingan nilai di Wikidata

Ular-pohon emas Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasReptilia
OrdoSquamata
FamiliColubridae
SubfamiliAhaetuliinae
GenusChrysopelea Suntingan nilai di Wikidata
Boie, 1826
Spesies
Chrysopelea ornata

Chrysopelea paradisi
Chrysopelea pelias
Chrysopelea rhodopleuron

Chrysopelea taprobanica
Artikel takson sembarang

Ular terbang atau ular layang adalah kelompok jenis-jenis ular pohon yang memiliki kemampuan berpindah dari satu pohon ke pohon lain melalui udara, tanpa harus turun ke tanah lebih dulu. Semua spesies digolongkan dalam genus Chrysopelea dan tersebar luas di daerah tropis Asia Selatan hingga Asia tenggara.[1][2][3][4][5][6]

Teknik Meluncur

Ular terbang sebenarnya tidak benar-benar terbang seperti burung, melainkan hanya meloncat dari dahan pohon ke dahan pohon lain. Ular inipun hanya melakukannya ketika mencari mangsa atau menghindari bahaya. Sebelum berpindah, seekor ular terbang akan memanjat ke dahan yang tinggi, lalu menuju ujung ranting yang terbuka. Setelah berada di ujung ranting, ular ini melengkungkan badannya membentuk huruf "S", kemudian mendorong tubuhnya ke depan. Begitu terjun dari dahan, ular ini segera memipihkan badannya dan meregangkan tulang iganya, tujuannnya untuk memperlambat kecepatan jatuh badannya. Saat meluncur, ular ini menggerak-gerakkan kepala dan ekornya ke kanan dan ke kiri untuk mengarahkan tubuhnya ke dahan pohon yang dituju. Ketika akan mendarat, ular ini memindahkan bagian belakang tubuhnya ke bawah untuk mempermudah pendaratan, lalu dengan segera mengembalikan regangan badan dan tulang iganya seperti semula. Begitu mendarat di ranting, ular ini langsung menormalkan badannya kembali, sehingga ular ini pun bisa bergerak di pohon seperti biasanya.[7][8][9][10]

Spesies

  • Chrysopelea ornata (SHAW, 1802) - ular-pohon emas
  • Chrysopelea paradisi BOIE, 1827 - Ular-terbang firdaus
  • Chrysopelea pelias (LINNAEUS, 1758) - ular-terbang merah
  • Chrysopelea rhodopleuron BOIE, 1827
  • Chrysopelea taprobanica SMITH, 1943

Referensi

  1. ↑ hers reveal secrets of snake flight|date=2005-05-12 |accessdate=2007-11-27 |format= html}}
  2. ↑ "University of Chicago researchers reveal secrets of snake flight". The University of Chicago Medical Center. May 13, 2005. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-23. Diakses tanggal 14 July 2009.
  3. ↑ Ferner, J.W. (2000). "The Amphibians and Reptiles of Panay Island, Philippines" (PDF). Asiatic Herpetological Research. 9: 1–37. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-07-21. Diakses tanggal 2009-07-14. ;
  4. ↑ Socha, J. (1999–2005). "Approximate distribution of Chrysopelea". flyingsnake.org. Diakses tanggal 14 July 2009. Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)
  5. ↑ Pawar, S. and Birand, A. "A survey of amphibians, reptiles and birds in northeast India Diarsipkan 2010-07-06 di Wayback Machine." CERC Technical Report No.6 . Centre for Ecological Research and Conservation, Mysore. 2001. Accessed 2009-07-14.
  6. ↑ De Rooij, N. (1915). "The reptiles of the Indo-Australian archipelago" Leiden: E.J. Brill. Accessed 2009-07-14.
  7. ↑ Dudley, R; Byrnes, G.; Yanoviak, S.P.; Borrell, B.; Brown, R.M.; McGuire, J.A. (2007). "Gliding and the Functional Origins of Flight: Biomechanical Novelty or Necessity?" (PDF). Annual Review of Ecology, Evolution, and Systematics. 38: 179–201. doi:10.1146/annurev.ecolsys.37.091305.110014. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-01-12. Diakses tanggal 2009-07-14.
  8. ↑ Jayne, B.C. (December 1986). "Kinematics of Terrestrial Snake Locomotion" (PDF). Copeia. 4 (4): 915–927. doi:10.2307/1445288. JSTOR 1445288. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal October 30, 2006. Diakses tanggal 2009-07-15.
  9. ↑ Socha, J.J. (August 2002). "Kinematics - Gliding flight in the paradise tree snake" (PDF). Nature. 418 (6898): 603–604. doi:10.1038/418603a. PMID 12167849. Diakses tanggal 2009-07-14. [pranala nonaktif]
  10. ↑ Wei, C. (May 2005). "Inside JEB - Snakes take flight". The Journal of Experimental Biology. 208 (10): i–ii. doi:10.1242/jeb.01644.

  • Boie, 1827: Bemerkungen über Merrem's Versuch eines Systems der Amphibien, 1. Lieferung: Ophidier. Isis von Oken, Jena, vol. 20, p. 508-566 (lihat text)
  • Animal Diversity Web: Chrysopelea
  • Chrysopelea @ The Reptile Database
  • Flying Snake Home Page
  • naturemalaysia.com's flying snake page Diarsipkan 2012-08-13 di Wayback Machine.
  • Researchers reveal secrets of snake flight
Pengidentifikasi takson
Chrysopelea
  • Wikidata: Q1422792
  • Wikispecies: Chrysopelea
  • ADW: Chrysopelea
  • CoL: 62LNP
  • EoL: 35712
  • GBIF: 2457099
  • iNaturalist: 27206
  • IRMNG: 1273338
  • ITIS: 1081347
  • NCBI: 699570
  • Open Tree of Life: 564755
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Teknik Meluncur
  2. Spesies
  3. Referensi

Artikel Terkait

Ular

subordo reptil

Weling

Spesies ular berbisa

Ular kepala dua

spesies ular

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026