Kalak adalah spesies Caninae besar dari Amerika Selatan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kalak (serigala bersurai)[1] Rentang waktu: Pleistosen Akhir – Masa kini | |
|---|---|
| Di Kebun Binatang Cologne, Jerman | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Carnivora |
| Famili: | Canidae |
| Subfamili: | Caninae |
| Tribus: | Canini |
| Genus: | Chrysocyon Smith, 1839 |
| Spesies: | C. brachyurus |
| Nama binomial | |
| Chrysocyon brachyurus (Illiger, 1815) | |
![]() | |
| Peta sebaran spesies | |
| Sinonim[4] | |
|
Canis brachyurus, C. campestris, C. isodactylus, C. jubatus, Vulpes cancrosa | |
Kalak (Chrysocyon brachyurus) adalah spesies Caninae besar dari Amerika Selatan.[5]
Dalam bahasa Inggris, kalak dikenal dengan nama "maned wolf" yang diterjemahkan secara harfiah kedalam bahasa Indonesia menjadi "serigala bersurai".[6] Nama "maned wolf" dalam bahasa Inggris berasal dari surai khas di tengkuk spesies ini yang akan berdiri tegak apabila kalak merasa terancam.[7]
Ciri fisiknya seperti rubah, tetapi spesies ini bukanlah rubah dan juga bukan serigala. Studi genetik menunjukkan bahwa kalak merupakan satu-satunya spesies dari genus Chrysocyon.[8]
Kalak dapat dijumpai di beberapa negara di Amerika Selatan seperti Brasil, Paraguay, Peru dan Bolivia.[9] Sedangkan habitat hidupnya adalah pada hutan terbuka, sabana dan tanah rawa.[10] Kalak termasuk hewan omnivora, ia biasanya memakan mamalia kecil, serangga, reptil, burung, telur burung, buah-buahan, dan tumbuh-tumbuhan.[10]
Kalak hampir tidak memiliki musuh alami, tetapi perusakan habitat mereka menjadi ancaman utama bagi mereka.[10] Kini populasi kalak berada dalam bahaya, dikarenakan habitat mereka yang terus berkurang dan selalu terganggu.[10] Selain itu, beberapa manusia juga memburu dan membunuh kalak untuk diambil bagian-bagian tertentu dari tubuh mereka, karena diyakini memiliki kekuatan magis.[10]
Kalak memiliki kebiasaan unik ketika memburu mangsanya.[10] Mereka memutar telinga mereka yang besar untuk mendengarkan hewan yang akan dimangsanya di rerumputan.[10] Mereka memanfaatkan tanah dan kaki depan untuk mengejar mangsa dan menerkamnya.[10] Kalak dewasa memiliki berat badan antara 20-23 kilogram, dengan panjang tubuhnya yang bisa mencapai 1,3 meter.[11]