Isuzu Panther atau Chevrolet Tavera adalah van yang dibuat oleh Isuzu di Indonesia untuk pasar Asia yang dapat dikategorikan sebagai Asian Utility Vehicle (AUV). Dirakit berdasarkan chasis dan model yang hampir mirip dengan Toyota Kijang. Model ini sangat cocok untuk membawa banyak penumpang atau barang. Panther dirancang sesuai dengan kondisi iklim, kondisi jalan, serta cocok dengan budaya setempat yang bersifat kekeluargaan. Mobil sejenis yang mirip dengannya ialah Toyota Kijang dan Mitsubishi Kuda. Isuzu Panther diluncurkan sejak April 1991 dan diproduksi hingga awal tahun 2020.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Isuzu Panther | |
|---|---|
| Informasi | |
| Produsen | Isuzu Motors |
| Juga disebut | Isuzu Crosswind (Filipina) Isuzu Hi-Lander (Vietnam) Chevrolet Tavera (India) |
| Masa produksi | 1991-2020 |
| Kesamaan | Mitsubishi Kuda Toyota Kijang |
| Bodi & rangka | |
| Kelas | Mobil MPV SUV |
| Bentuk kerangka | Station wagon 5 pintu Pikap 2 pintu |
Isuzu Panther atau Chevrolet Tavera adalah van yang dibuat oleh Isuzu di Indonesia untuk pasar Asia yang dapat dikategorikan sebagai Asian Utility Vehicle (AUV). Dirakit berdasarkan chasis dan model yang hampir mirip dengan Toyota Kijang. Model ini sangat cocok untuk membawa banyak penumpang atau barang. Panther dirancang sesuai dengan kondisi iklim, kondisi jalan, serta cocok dengan budaya setempat yang bersifat kekeluargaan. Mobil sejenis yang mirip dengannya ialah Toyota Kijang dan Mitsubishi Kuda. Isuzu Panther diluncurkan sejak April 1991 dan diproduksi hingga awal tahun 2020.
Sejak Agustus 2000 beredar Isuzu Panther generasi kedua dengan kode produksi TBR-541, diawali dengan generasi pertama tahun 1991 sampai tahun 1997 dengan kode produksi TBR-52 dan tahun 1997 sampai tahun 2000 dengan kode produksi TBR-54. Panther generasi kedua merupakan Panther dengan masa produksi terlama, yaitu selama 20 tahun dengan semua kali pada facelift (Maret 2004, 2007 (E2), Juni 2008, 2010 dan Agustus 2012)
Selain di negara Indonesia, Isuzu Panther juga diproduksi asal Filipina dengan nama Isuzu Crosswind, Vietnam juga dengan nama Isuzu Hi-Lander dan India dengan nama Chevrolet Tavera. Chevrolet Tavera juga dijual di Indonesia sampai 2005 sebagai versi bensin dari Isuzu Panther dan diluncurkan untuk menyaingi Kijang Kapsul 2.0 (kecuali mesin standar dan diesel) dan Mitsubishi Kuda 2.0, dengan mesin 2.2L yang sama seperti Chevrolet Blazer.
Sebelum tahun 2000, Isuzu Panther memiliki desain dengan garis lekuk yang tegas dan lebih tajam daripada generasi setelah tahun 2000. Meskipun lekukannya tidak benar-benar mengotak karena sudut-sudutnya relatif lebih dinamis ketimbang Toyota Kijang pre-1997 dan Nissan Terrano pada tahun yang sama, desainnya dinilai lebih kaku ketimbang generasi penerusnya. Maka, dalam memudahkan proses klasifikasi tipe generasi Isuzu Panther, unit yang diproduksi sebelum tahun 2000 sering disebut juga sebagai Panther kotak sedangkan unit produksi tahun 2000 ke atas disebut sebagai Panther kapsul atau Panther bulat. Dilihat dari sejarahnya, Isuzu Panther mengalami 4 perubahan signifikan, yaitu:
| Generasi Pertama (TBR52, TBR54) | |
|---|---|
1997 Isuzu Panther Royale 2.5 (TBR54; facelift, Indonesia) | |
| Informasi | |
| Juga disebut | Isuzu Hi-Lander Isuzu Pickup[1] |
| Masa produksi | 1991–2000 (station wagon, Indonesia) 1991–2020 (pickup truck, Indonesia) 1997–2001 (station wagon, Philippines) |
| Perakitan | Indonesia: Sunter, Jakarta (Pantja Motor) Philippines: Biñan, Laguna, (IPC) |
| Bodi & rangka | |
| Kelas | Compact MPV Mid-size SUV Compact pickup truck |
| Bentuk kerangka | 5-door wagon 2-door pickup truck |
| Mobil terkait | Isuzu Faster Isuzu MU |
| Penyalur daya | |
| Mesin | |
| Transmisi | 5-speed manual MSG5K |
| Dimensi | |
| Jarak sumbu roda | 2.680 mm (105,5 in) |
| Panjang | 4.360 mm (171,7 in) (Pickup & Sporty) 4.405 mm (173,4 in) (Royale, Grand Royale & Hi Grade) 4.490 mm (176,8 in) (Hi Sporty) 4.655 mm (183,3 in) (Pickup GD 3-Way) |
| Lebar | 1.650 mm (65,0 in) (Pickup, Royale, Grand Royale & Sporty) 1.740 mm (68,5 in) (Hi Grade) 1.787 mm (70,4 in) (Hi Sporty) 1.820 mm (71,7 in) (Pickup GD 3-Way) |
| Tinggi | 1.725 mm (67,9 in) (Pickup & Sporty) 1.770 mm (69,7 in) (Royale & Grand Royale) 1.790 mm (70,5 in) (Pickup GD 3-Way) 1.818 mm (71,6 in) (Hi Grade) 1.826 mm (71,9 in) (Hi Sporty) |
| Berat kosong | 1.300 kg (2.866 pon) |
Generasi pertama Panther Minibus diperkenalkan pada tahun 1991-1993 dalam bentuk karoseri.
Jenisnya:
Kemudian sejak tahun 1993, Isuzu Panther Minibus sudah menggunakan karoseri buatan PT Pulogadung Pawitra Laksana (anak perusahaan Astra International).
Jenisnya:
Pada tahun 1996, Isuzu melakukan major update pada Panther. Perubahan paling besar ada pada bagian mesin, yakni penggantian mesin diesel 2.300 cc menjadi 2.500 cc direct injection. Selain itu, ada minor update pada bagian fascia depan, yakni pada bagian grill dan lampu utama. Lampu depan Panther yang sebelumnya tabung kotak diubah menjadi trapesium siku-siku, dan posisinya yang menjorok ke dalam diubah sejajar grill. Sehingga, grill pun diubah untuk menyesuaikan bentuk lampu barunya.
Di generasi facelift ini terdapat 2 varian deluxe & varian pickup. Selain itu, Isuzu juga mulai menawarkan tipe dengan profil ban lebih besar yang tidak tersedia di era pra-facelift, yakni Sporty dan Hi Sporty. Berikut adalah varian yang ditawarkan pada generasi facelift:
| Generasi Kedua (TBR541) | |
|---|---|
Isuzu Panther LV 2.5 (TBR541; pre-facelift, Indonesia) | |
| Informasi | |
| Juga disebut | Isuzu Crosswind Isuzu Hi-Lander Crosswind Chevrolet Tavera |
| Masa produksi | 2000–2020(Indonesia) 2000–2018 (Philippines) 2004–2017 (India) |
| Perakitan | Indonesia: Sunter, Jakarta (Pantja Motor/IAMI) Philippines: Biñan, Laguna, (IPC) India: Halol, Gujarat (GM India) |
| Bodi & rangka | |
| Kelas | Compact MPV SUV ukuran sedang |
| Bentuk kerangka | 5-door wagon |
| Mobil terkait | Isuzu MU/Vega Isuzu D-Max Isuzu Faster |
| Penyalur daya | |
| Mesin |
|
| Transmisi | 5-speed manual MSG5K 4-speed automatic AW03-72LE |
| Dimensi | |
| Jarak sumbu roda | 2.685 mm (105,7 in) |
| Panjang | 4.435–4.579 mm (174,6–180,3 in) |
| Lebar | 1.680–1.770 mm (66,1–69,7 in) |
| Tinggi | 1.765–1.920 mm (69,5–75,6 in) |
| Berat kosong | 1.350 kg (2.976 pon) |
Setelah hampir 1 dekade Panther kotak dipasarkan, Isuzu akhirnya meluncurkan generasi ke-2 Panther di tahun 2000, overlapping dengan produksi terakhir generasi pertama. Meskipun generasi ke dua pada mulanya menawarkan mesin yang sama dengan versi kotak facelift (1996-2000 yang belum dilengkapi turbo), generasi ke dua ini menawarkan ubahan desain yang cukup signifikan. Secara garis besar, desain generasi ke dua hampir sama dengan generasi pertama yang boxy, tetapi ada beberapa perbedaan yang cukup besar.
Pertama, Panther generasi ke dua memiliki lekukan yang lebih dinamis menyerupai Toyota Kijang kapsul. Karena kemiripan inilah, pada akhirnya generasi ke dua Panther juga umum disebut sebagai "Panther kapsul". Ke dua, pintu belakang Panther kapsul terbuka penuh, tidak lagi terbuka 3/4 seperti di generasi pertama, meskipun masih sama-sama terbuka menyamping. Perbedaan ke tiga ada pada desain lampu depan dan sein. Lampu utama Panther kapsul pre-facelift masih membentuk trapesium siku-siku, tetapi lebih pipih dan terkesan memanjang dibandingkan facelift generasi pertama. Perbedaan paling besar ada pada desain lampu sein yang tidak lagi mengotak, melainkan meruncing, dan menggunakan mika sein bening (mika sein generasi pertama berwarna oranye). Grill pun diubah untuk tampil lebih modern dan lebih "clean" dibandingkan generasi pertama.
Perbedaan besar lainnya ada di kaca baris terakhir/bagasi yang tidak lagi dapat dibuka. Untuk panther generasi pertama, bagian kaca tersebut dapat dibuka secara manual. Ke lima, Panther kapsul sudah tidak menggunakan talang air besi yang mengitari mobil (desain talang air semacam ini masih digunakan oleh Kijang kapsul), dan terakhir ada ubahan signifikan di sektor kaki-kaki yang mana improvement paling kentara ada pada penambahan jumlah baut roda dari yang sebelumnya 4 menjadi 6 buah. Pada generasi inilah Chevrolet juga menyediakan versi bensin yang diberi nama Tavera dengan mengusung mesin Chevrolet Blazer. Tavera sendiri beredar sampai tahun 2007.
Jenisnya:
Kelas SUV
Kelas MPV
Untuk varian SS, SV, dan SM hanya tersedia pada 2000-2002 yang ketika Panther generasi kedua baru diluncurkan dan lalu disusul dengan untuk varian terbaru LS Hi-Grade Turbo, Grand Touring, dan Panther LS Hi-Grade Black ketika Panther generasi kedua baru diluncurkan pada tahun 2002. Varian LS Black sebenarnya berbasis Panther LS Hi-Grade. Pada tahun 2001, terjadi improvement kecil yaitu perubahan lampu belakang, penambahan fitur anti silau di sepion tengah dan tweeter nya dipindahkan ke baris kedua, tahun 2002 ada improvement kecil yaitu seal karet yang ada di kaca baris ketiga dan kaca bagasi dihilangkan, tutup lubang pengisian bahan bakar sudah tidak pakai kunci lagi melainkan dibuka dari kuas di dekat kursi pengemudi, khusus tipe LS dan LV sekarang mendapat sepion elektrik berwarna hitam, sehingga saklar di kanan setir itu jadi terisi penuh, bahkan terlalu penuh karena tipe LS sekarang mendapatkan sistem alarm yang lampu indikator nya disimpan di situ juga, khusus tipe LS sekarang mendapat setir palang 4 yang sama seperti tipe touring dan velg nya membesar menjadi 15 inch serta tipe LS tersedia kursi baris ketiga hadap depan, walaupun tipe LS yang kursi baris ketiga hadap samping masih ada,
Di Generasi ini telah hadir Versi SUV Grand touring (2004-2020) dan LV Adventure (2004-2013)
Facelift pertama (2004-2006): Semua hampir sama dengan New Panther, tetapi Isuzu melakukan pembenahan pada desain lampu, grill, serta interior, dan juga versi lain selain Touring (LS) pun telah diberi turbo guna memenuhi standar EURO 2. Di Juli 2006, pilar C pada tipe LS, Touring dan Grand Touring dicat warna hitam serta pada tipe LV Adventure sekarang mendapatkan stiker stripping.
Jenisnya:
Kelas SUV
Kelas MPV
Facelift ke dua (2007-2009): Semua varian mesin Panther sudah diberikan turbo untuk memenuhi standar emisi Euro 2. Namun mulai varian facelift ini, Isuzu tidak lagi menyediakan versi transmisi Automatic sampai akhir produksi Panther. Di tahun 2008, Isuzu melakukan improvement kecil yaitu pada tipe LV dan Adventure dibekali dengan setir palang 4, instrument cluster model baru, serta dilengkapi dengan console box seperti tipe LS, Touring, dan Grand Touring. Di masa facelift ke dua ini, tipe Touring tidak lagi memiliki warna two-tone (over fender serta body kit diberi warna yang sama dengan body).
Jenisnya:
Kelas SUV
Kelas MPV
Facelift ketiga (2009-2011): Semua hampir sama dengan New Panther, tetapi Isuzu melakukan pembenahan pada desain grill, dan interior, serta Semua versi versi lain selain Touring pun telah diberi turbo guna memenuhi standar EURO 2.
Jenisnya:
Kelas SUV
Kelas MPV
Facelift keempat (2011-2013): Isuzu melakukan pembenahan pada April 2011 yaitu desain mika lampu belakang dibuat sedikit menonjol, memberikan efek 3 dimensi. Isuzu menambahkan spoiler di bagian belakang serta kamera mundur (khusus Panther Grand Touring) serta krom yang mengelilingi fog lamp (khusus Panther Grand Touring).
Jenisnya:
Kelas SUV
Kelas MPV
Facelift terakhir (2013-2020): Ini adalah facelift yang dapat dikatakan cukup signifikan khusus untuk varian Grand Touring. Semua hampir sama dengan New Panther, tetapi Isuzu melakukan pembenahan pada desain speedometer, mengubah desain body kit pintu belakang (kecuali Smart dan LV), serta menambahkan rear tow hook. Perubahan paling besar dari segi penampilan diberikan kepada Grand Touring, yakni peletakan ban serep tidak lagi di pintu belakang, melainkan di kolong layaknya varian Panther yang lain. Di facelift terakhir, Isuzu tidak lagi menyediakan varian LV Adventure dan Touring (non-Grand). Di tahun 2016, pada varian Grand Touring, krom yang mengelilingi fog lamp dihilangkan.
Jenisnya:
Kelas SUV
Kelas MPV
Setelah dipasarkan di Indonesia sejak 1991, Isuzu Panther dihentikan produksinya pada tahun 2021.[3] Hal ini dikarenakan adanya wacana penerapan emisi Euro 4 yang menjadi standar emisi minimal untuk kendaraan baru di Indonesia.[4] Hingga edisi terakhir, Panther masih menggunakan mesin berstandar Euro 2 yang sudah dipastikan tidak akan lolos memenuhi standar emisi yang baru. Permasalahan standar emisi sebelumnya menyebabkan produksi Panther di Filipina, yang diberi nama Isuzu Hi-Lander dan Isuzu Crosswind, dihentikan. Pada tanggal 10 Februari 2021, PT Isuzu Astra Motor Indonesia mengkonfirmasi bahwa penjualan Isuzu Panther secara resmi dihentikan.[5][6][7] Beberapa pengamat otomotif berpendapat bahwa produksi Isuzu Panther dihentikan karena penjualan Panther terus menurun tiap tahunnya.
Karena memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia, Isuzu Panther telah menjadi salah satu kendaraan yang dikenal masyarakat luas. Iklan Isuzu Panther "Jakarta-Bali Cuman 44 Ribu Rupiah" yang dirilis pada tahun 1994 menjadi slogan yang populer untuk menegaskan efisiensi bahan bakar Isuzu Panther. Iklan Panther pada masa Panther Kotak dan Kapsul pada umumnya didominasi oleh slogan "Isuzu Panther, Rajanya Diesel" yang masih melekat sampai sekarang. Setelah kemunculan Panther Kapsul dan mulai ramainya segmen kendaraan diesel, Isuzu mengganti slogan Panther menjadi "Pakai Panther, Pinter" tetapi tetap mempertahankan slogan iklan "Isuzu Panther, Rajanya Diesel". Selain itu ada pula slogan "Nyaris Tak Terdengar" dan "Wuzz, Wuzz, Wuzz".
Dalam industri perfilman Indonesia, Isuzu Panther dikenal lewat film drama musikal Joshua Oh Joshua (2001) yang merupakan film Indonesia terlaris sepanjang 2001,[8] yaitu mobil milik keluarga Pak Andi (diperankan oleh Dwi Yan). Mobil tersebut rutin dipakai untuk menjemput puterinya (Non Tasya) yang merupakan sebuah Isuzu Panther Kapsul Hi Grade. Kemunculan Panther dalam film ini sangatlah signifikan dalam sejarah Isuzu Indonesia karena menunjukkan perubahan persepsi masyarakat terhadap mobil tersebut. Setelah kemunculan Kijang Innova, pamor Panther sebagai mobil tangguh keluarga yang nyaman dan ekslusif mulai bergeser menjadi mobil tangguh untuk "disiksa" atau dijadikan kendaraan komersial kerja berat, sehingga luntur sudah kesan eksklusifnya. Persepsi mobil untuk "disiksa" ini berbading terbalik dengan penampilannya di film Joshua Oh Joshua karena keluarga Pak Andi dikisahkan sebagai keluarga pengusaha yang kaya raya. Hal ini jelas menunjukkan adanya pergeseran atau perubahan persepsi masyarakat Indonesia terhadap Isuzu Panther. Padahal untuk facelift generai pertama, Isuzu meluncurkan iklan dengan mencantumkan slogan "...bagi Anda dan keluarga yang telah terbiasa menikmati kemewahan dalam berkendara" untuk varian New Hi-Grade, dan "...penuh kharisma, sangat sesuai untuk eksekutif yang berjiwa muda" untuk varian Hi-Sporty.
Saat Mitsubishi meluncurkan penerus Mitsubishi Kuda 1.6 yaitu Mitsubishi Xpander pada tahun 2017, muncul istilah Xpanther untuk menyebut Isuzu Panther di kalangan Panther Mania (sebutan untuk pengguna setia Isuzu Panther).[9]Pada bulan Januari 2020, Isuzu Panther menjadi viral di berbagai platform media sosial khususnya Instagram setelah beredar video sebuah Isuzu Panther menerobos banjir.[10]