Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiChang dan Eng Bunker
Artikel Wikipedia

Chang dan Eng Bunker

Chang Bunker dan Eng Bunker adalah dua saudara kembar yang mengilhami nama kembar siam karena mereka dilahirkan di Siam, di provinsi Samutsongkram, dari ayah etnis Tionghoa (Ti-eye) dan ibu setengah Tionghoa setengah Campa (Nok).

Wikipedia article
Diperbarui 28 November 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Chang dan Eng Bunker
Lukisan Chang dan Eng Bunker, sekitar 1836

Chang Bunker dan Eng Bunker (11 Mei 1811 – 17 Januari 1874) adalah dua saudara kembar yang mengilhami nama kembar siam karena mereka dilahirkan di Siam (sekarang Thailand), di provinsi Samutsongkram, dari ayah etnis Tionghoa (Ti-eye) dan ibu setengah Tionghoa setengah Campa (Nok).

Mereka terhubung di sternum dengan sepotong kecil cartilage. Hati mereka bersatu tapi masing-masing lengkap sendiri. Walaupun teknologi kedokteran bedah pada abad ke-19 belum secanggih sekarang, sebenarnya mereka dapat dipisahkan dengan mudah. Pada 1829, mereka ditemukan di Siam oleh pedagang dari Britania Raya Robert Hunter dan dipamerkan keliling dunia. Setelah kontrak mereka habis, mereka keliling dunia sendiri dan cukup berhasil. Pada 1839, ketika mengunjungi Wilkesboro, North Carolina dengan P.T. Barnum, mereka tertarik untuk tinggal di sana dan menjadi warganegara Amerika Serikat.

Keduanya lantas tinggal di sebuah perkebunan, membeli budak dan mengambil nama "Bunker". Mereka diterima sebagai anggota masyarakat yang dihormati. Pada 13 April 1843, mereka menikah dengan dua bersaudara: Chang dengan Adelaide Yates dan Eng dengan Sarah Anne Yates. Chang dan istrinya memiliki 10 anak; Eng dan istrinya memiliki 12. Kedua istri ini kemudian bertengkar sehingga kedua rumah tangga ini kemudian tinggal di rumah terpisah di barat Mount Airy, North Carolina – si kembar siam mengambil giliran masing-masing 3 hari di kedua rumah. Selama Perang Saudara Amerika, anak Chang yang bernama Christopher dan anak Eng yang bernama Stephen menjadi serdadu Konfederasi. Banyak dari keturunan mereka masih tinggal sekarang di daerah Mount Airy. Keduanya meninggal pada hari yang sama pada 1874.

Hati mereka yang bersatu sekarang diawetkan dan dipajang di Museum Mütter di Philadelphia, Pennsylvania.

Rujukan

  • Halaman 27-28 dan 81, The Chinese in America: A Narrative History, Iris Chang, Viking, 2003, hardcover, 496 pages, ISBN 0-670-03123-2
  • Adapted from the Internet-Encyclopedia article, "Chang and Eng Bunker" www.internet-encyclopedia.org -- Chang and Eng Bunker July 8, 2003

Bacaan lebih lanjut

  • The Two: The Story of the Original Siamese Twins, Amy and Irving Wallace, Simon & Schuster, 1978, hardcover, ISBN 0-671-22627-4
  • Eng & Chang: The Original Siamese Twins, David R. Collins, Silver Burdett Press, 1994, paperback, ISBN 0-382-24719-1; hardcover, ISBN 0-87518-602-5
  • Chang and Eng: A Novel, Darin Strauss, Dutton, 2000, paperback, ISBN 0-452-28109-1; hardcover, ISBN 0-525-94512-1

Pranala luar

  • Watercolor of the twins and short biography Diarsipkan 2006-08-23 di Wayback Machine.
  • Papers of the twins in the archives of the University of North Carolina
  • Biography from Wilkesboro.com
  • A Hyphenated Life - detailed story from BlueRidge Country Magazine[pranala nonaktif permanen]


Flag of ThailandBiography icon

Artikel bertopik biografi Thailand ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan
  2. Bacaan lebih lanjut
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Kembar siam

antara 5% dan 25%, dan kebanyakan 75% berjenis kelamin perempuan. Istilah kembar siam berawal dari pasangan kembar siam terkenal Chang dan Eng Bunker 1811-1874

Provinsi Samut Songkhram

Provinsi di Thailand

Ladan dan Laleh Bijani

kebetulan, saudari kembar tersebut lahir 100 tahun pada tanggal kematian Chang dan Eng Bunker, yang juga merupakan kembar siam, yang dikenal sebagai kembar siam

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026