Kapelin atau lode adalah jenis ikan sepiring yang berasal dari keluarga Osmeridae. Capelin pernah menjadi makanan utama di Atlantik Utara. Saat populasi ikan kapelin berkurang, peningkatan penduduk di kawasan itu menurun secara drastis. Kapelin memiliki mulut besar dengan rahang bawah yang lebar di bagian bawah mata. Kapelin jantan memiliki tubuh besar daripada kapelin betina. Kapelin jantan juga memiliki sirip pada dubur dengan bentuk cembung.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kapelin | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | Mallotus G. Cuvier, 1829 |
| Spesies: | M. villosus |
| Nama binomial | |
| Mallotus villosus Müller, 1776 | |
Kapelin atau lode (Mallotus villosus) adalah jenis ikan sepiring yang berasal dari keluarga Osmeridae (ikan yang biasa di sebut ikan sepiring).[1] Capelin pernah menjadi makanan utama di Atlantik Utara.[1] Saat populasi ikan kapelin berkurang, peningkatan penduduk di kawasan itu menurun secara drastis.[1] Kapelin memiliki mulut besar dengan rahang bawah yang lebar di bagian bawah mata.[2] Kapelin jantan memiliki tubuh besar daripada kapelin betina. Kapelin jantan juga memiliki sirip pada dubur dengan bentuk cembung.[2]
Pada umumnya, kapelin berenang mendekati permukaan perairan hingga kedalaman 200 m dan berenang berkelompok dalam jumlah yang sangat besar.[3] Kapelin hidup di laut lepas. Capelin ditemukan dalam beberapa wilayah perairan di dunia, yaitu:[3]
Kapelin berwarna hijau transparan, seperti zaitun pada kepalanya, tetapi sisi-sisinya berwarna keperakan, dan perut berwarna putih.[2] Pada umumnya, kapelin memiliki panjang sekitar 6,5-7,5 inci, walaupun ada juga yang berukuran 9 inci.[2]
Kapelin melakukan proses perkawinan (pemijahan) antara bulan Maret dan Oktober yang terjadi beberapa kali.[3] Pemijahan dilakukan oleh seekor kapelin betina dan dua ekor kapelin jantan.[3] Pada umumnya, pemijahan terjadi pada temperatur 430C-500C dan lebih aktif di malam hari.[3]
Setelah melakukan perkawinan, kapelin betina bertelur pada laut dangkal di atas kerikil halus atau di pantai.[3] Mereka menetas dalam waktu sekitar 15 hari pada suhu 100C.[3] Setiap kapelin betina menghasilkan antara 3.000 dan 56.000 telur.[3]