Pada individu jantan, bagian atas seluruhnya gelap dan bagian bawah kelabu (krem) dengan bercak merah besar pada dada dengan garis hitam di perut.[2] Pada individu betina, bagian atas coklat zaitun dengan tunggir kemerahan, bagian bawah putih.[3]
Habitat
Cabai panggul-kelabu menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi, tepi hutan, lahan budidaya yang pohonnya sedikit, juga di taman-taman yang pohonnya banyak di daerah perkotaan.[3]
Subspesies dan persebaran
Cabai panggul-kelabu memiliki lima subspesies[4][5] sebagai berikut:
D. c. talautense (A. B. Meyer & Wiglesworth, 1895 ), tersebar di Kepulauan Talaud
↑Holmes, Derek and Phillipps, Karen (1999). Burung-burung di Sulawesi. Bogor, Indonesia: Puslitbang Biologi - LIPI. ISBN979-579-028-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
12Coates, Brian and Bishop, K (2000). Panduan Lapangan Burung-Burung di Kawasan Wallacea. Brisbane, Australia: BirdLife International-Indonesia Programme & Dove Publications Pty. ISBN979-95794-2-2. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)