Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Indo Semar Records

PT Indo Semar Sakti adalah perusahaan rekaman asal Indonesia yang merupakan salah satu jaringan label rekaman terbesar di dunia.

perusahaan asal Indonesia
Diperbarui 17 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Indo Semar Records
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menghapus konten yang dianggap sebagai spam dan pranala luar yang tidak sesuai, dan tambahkan konten ensiklopedis yang ditulis dari sudut pandang netral dan sesuai dengan kebijakan Wikipedia. (Desember 2021)
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
PT Indo Semar Sakti
IndustriMusik
Didirikan1970
PendiriIwan Sutadi Sidarta
Kantor pusat
Jakarta
,
Indonesia
Wilayah operasi
Nasional
IndukLejel Group
Situs webIndoSemarSakti.com
X: IndoSemarSakti Instagram: indosemarsakti Youtube: UCcQaaKfBlPvMn_aRUHkQjLA Modifica els identificadors a Wikidata

PT Indo Semar Sakti (dikenal secara umum dengan nama Indo Semar Records sejak 2018) adalah perusahaan rekaman asal Indonesia yang merupakan salah satu jaringan label rekaman terbesar di dunia.

Sejarah

1970—1975: Berawal dari kios musik

Indo Semar Sakti didirikan oleh Iwan Sutadi Sidarta pada tahun 1970 di kawasan Lokasari, Jakarta. Pada awalnya perusahaan ini beroperasi sebagai toko musik yang menyediakan layanan pembuatan CD kompilasi bagi pelanggan.

1980—1990: Pembuatan CD kompilasi

Pada masa tersebut terdapat banyak kios musik di kawasan Lokasari. Indo Semar Sakti menjadi salah satu toko musik yang melayani penjualan dan pembuatan kompilasi lagu bagi pelanggan. Ternyata, kecintaan beliau merupakan sesuatu yang sifatnya turun-temurun dari kedua orangtuanya yang juga berkarya di industri musik.

Jasa pembuatan CD kompilasi yang dijalankan pun sangat sederhana, dan tidak pernah terbayangkan oleh Iwan untuk bisa memiliki perusahaan rekaman musik sebesar ini, perusahaan ini kemudian berkembang menjadi salah satu distributor dan produser rekaman di Indonesia. Dulu sebelum ada peraturan mengenai hak cipta, semua orang bebas untuk mereka lagu. Lalu, ISS mempunyai jasa bagi pencinta musik untuk memilih lagu-lagu yang mereka inginkan untuk digabungkan dalam satu CD kompilasi. Ataupun membeli CD kompilasi yang sudah dibuatkan oleh ISS. Tugas Iwan adalah membuat daftar lagu yang kira-kira akan digemari banyak orang, merekam setiap lagu dari albumnya masing-masing, lalu menjualnya. ISS bahkan sempat mempunyai pabrik sendiri untuk memproduksi semua kaset, piringan CD, dan juga kemasannya, sebelum dunia musik mulai beralih ke dunia digital.

1990—2000: Distribusi produk musik mancanegara

Enam tahun kemudian IS Records mulai memegang artis pertamanya, Utha Likumahuwa dengan album “Tersiksa Lagi”, di bawah label Granada Record. Studio pertama yang dimiliki oleh ISS mulai dibangun tahun 1975 di area Pluit, Jakarta Utara. Saat itu, Sony Music Entertainment baru ingin membawa masuk musik mancanegara ke Indonesia dan sedang mencari distributor resmi sebagai partner mereka di Indonesia. Akhirnya Iwan Sutadi sebagai founder bertemu dengan pihak Sony Music Entertainment, dan akhirnya IS Records resmi menjadi pemegang lisensi musik luar. Hampir semua musik manca negara, seperti Michael Jackson, Britnery Spears, Julio Iglesias, Backstreet Boys dan masih banyak lagi, bisa masuk ke Indonesia melalui ISS Record sebagai pemegang lisensi internasional.

2000—sekarang: Perkembangan terkini

Sejak saat itu, ISS secara konsisten semakin berkembang dan mulai mempunyai dua kategori bisnis, yaitu pemegang lisensi dari perusahaan rekaman manca untuk artis-artis internasional yang albumnya didistribusikan di Indonesia, dan juga sebagai produsen musik dalam negeri menaungi banyak artis ternama mulai dari yang legendaris hingga pendatang baru seperti Yuni Shara, Ita Purnamasari, Junior, Plastik, Stinky, Netral, Naif, La Luna, Tiket, Azmi Alkatiri, Wahyu Selow dan masih banyak sejumlah nama besar lainnya.

Sub Label

  • King's Records
  • Granada Records
  • Billboard Indonesia
  • Bulletin Records
  • Aruna Records
  • Atlanta Records
  • Taurus Records
  • Dynasty Records

Daftar artis

Saat ini

  • Wahyu Selow
  • Berliana Lovell
  • Mahen
  • Bagas Ran
  • Dycal Siahaan
  • Regina Ivanova
  • Female Voice
  • Ikhlas Band
  • Tasya Kamila
  • Kotak
  • Ungu
  • Tival Salsabila
  • Alma Margana
  • Citra Scholastika
  • Avolia
  • Azmy Z
  • Khinfu
  • SMVLL
  • Kaini Sura
  • Mariyos
  • Farhan
  • Stereo June
  • Meyla Bilqis
  • Shae
  • Tara Adia
  • Light Ministry Orchestra

Mantan artis

  • Stinky (1997 - 2005, sekarang di StinkyBand Records)
  • Andre Taulany (hanya pada album "Andre" (2000))
  • Netral (sejak 2015 bernama NTRL) (1995 - 2004, sekarang di Kancut Records)
  • Tiket (2001 - 2011)
  • La Luna (2000 - 2011)
  • Naif (1998 - 2005, dibubarkan tahun 2021)
  • Ken
  • TBK (cikal bakal Juliette) (2002)
  • Potenzio
  • Resty Ananta sekarang di Nagaswara
  • Ifny sekarang di 8 Musik

Referensi

Pranala luar

  • Situs web resmi


Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. 1970—1975: Berawal dari kios musik
  3. 1980—1990: Pembuatan CD kompilasi
  4. 1990—2000: Distribusi produk musik mancanegara
  5. 2000—sekarang: Perkembangan terkini
  6. Sub Label
  7. Daftar artis
  8. Saat ini
  9. Mantan artis
  10. Referensi
  11. Pranala luar

Artikel Terkait

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan

organisasi yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada tahun 1945 ketika menduduki Indonesia

Hermanto Tanoko

Komisaris, PT Avia Avian Tbk

Daftar badan usaha milik negara di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026