Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bawang merah

Bawang merah adalah salah satu bumbu masak utama dunia yang berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya, tetapi kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia, baik sub-tropis maupun tropis. Wujudnya berupa umbi yang dapat dimakan mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya dapat dijadikan zat pewarna dan daunnya dapat pula digunakan untuk campuran sayur. Tanaman penghasilnya disebut dengan nama sama.

spesies tumbuhan
Diperbarui 16 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bawang merah
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Bawang merah
Bawang merah di pasar
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Asparagales
Famili: Amaryllidaceae
Subfamili: Allioideae
Genus: Allium
Spesies:
A. cepa
Varietas:
A. c. var. aggregatum
Nama trinomial
Allium cepa var. aggregatum
L.

Bawang merah (Allium cepa L. var. aggregatum[1]) adalah salah satu bumbu masak utama dunia yang berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya, tetapi kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia, baik sub-tropis maupun tropis. Wujudnya berupa umbi yang dapat dimakan mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya dapat dijadikan zat pewarna dan daunnya dapat pula digunakan untuk campuran sayur.[2] Tanaman penghasilnya disebut dengan nama sama.

Bawang merah saat ini dianggap sebagai sebuah varietas dari spesies Allium cepa, spesies yang memuat sejumlah besar varietas bawang yang dikenal dengan nama kolektif bawang bombai.

Jenis-jenis Bawang Merah dan cirinya[3]

  • Bima Brebes Ciri-ciri: Umbi lonjong, warna merah muda, ukuran sedang (5–10 gram), jumlah umbi per rumpun 7–12 buah.
  • Bauji Ciri-ciri: Umbi bulat, warna merah tua, ukuran besar (10–15 gram), jumlah umbi per rumpun 8–11 buah.
  • Super Philip Ciri-ciri: Umbi berwarna merah cerah, ukuran besar, tahan terhadap penyakit.
  • Trisula Ciri-ciri: Umbi berwarna merah keunguan, tahan terhadap hujan.
  • Batu Ijo Ciri-ciri: Umbi berwarna merah keunguan dengan daun berwarna hijau tua.

Deskripsi

Seluruh bagian tanaman bawang merah dari akar, umbi, daun, batang, dan bunga

Bunga bawang merah merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga. Pada ujung dan pangkal tangkai mengecil dan di bagian tengah menggembung, bentuknya seperti pipa yang berlubang di dalamnya. Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30–50 cm. Bunga bawang merah termasuk bunga sempurna yang tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik. Bakal buah sebenarnya terbentuk dari 3 daun buah yang disebut carpel, yang membentuk tiga buah ruang dan dalam tiap ruang tersebut terdapat 2 calon biji.Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif.

Bawang merah mengandung vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida.

Senyawa sin-propanatial-S-oksida (syn-propanethial-S-oxide) yang terbentuk akibat jaringan bawang merah diiris menyebabkan mata manusia mengeluarkan air mata[4][5].Pembentukannya terpicu oleh dilepaskannya enzim lachrymatory-factor synthase ketika jaringan tubuh tanaman dilukai. Enzim ini akan mengubah asam-asam amino sulfoksida (mengandung oksida belerang) menjadi asam sulfenat yang tidak stabil. Salah satu senyawa yang terbentuk dari asam sulfenat adalah sin-propanatial-S-oksida, yang kemudian menyebar ke udara. Kelenjar air mata akan terangsang oleh senyawa ini dan memicu keluarnya air mata.

Manfaat

Bawang goreng adalah bawang merah yang diiris tipis dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak. Pada umumnya, masakan Indonesia berupa soto, sup juga bubur ayam menggunakan bawang goreng sebagai penyedap sewaktu dihidangkan. Selain diolah menjadi bawang goreng, bawang merah dapat juga dapat bermanfaat sebagai obat yaitu untuk mengobati maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolesterol, sebagai obat kencing manis (diabetes melitus), memperlancar pernafasan dan memperlancar aliran darah karena bawang merah dapat menghambat penimbunan trombosit dan meningkatkan aktivitas fibrinotik.[6]

Lihat pula

  • Bawang putih
  • Bawang dayak

Referensi

  1. ↑ Erviana Eka Pratiwi, et al. (2020) "Keragaman Genetik Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum) Berdasarkan Marka Morfologi dan Molekuler" J. Hort. Indonesia 11(1):51-61 DOI : http://dx.doi.org/10.29244/jhi.11.1.51-60
  2. ↑ Hassan Shadily. Ensiklopedi Indonesia Volume 1. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve.
  3. ↑ "Mengenal Ciri-ciri Bawang Merah: Karakteristik, Budidaya, dan Manfaatnya". Liputan6. 3 Desember 2024. Diakses tanggal 11 April 2025.
  4. ↑ Why does chopping an onion make you cry?. Everyday Mysteries. Fun Science Facts from the Library of Congress. Diakses 11 Desember 2018.
  5. ↑ S. Imai, N. Tsuge, M. Tomotake, Y. Nagatome, H. Sawada, T. Nagata, H. Kumagai. 2002. An onion enzyme that makes the eyes water. Nature 419:685. DOI: 10.1038/419685a.
  6. ↑ Budi Samadi; Bambang Cahyono (2005). Bawang Merah Intensifikasi usaha tani. Yogyakarta: Kanisius. ISBN 979-497-323-8.

Pranala luar

  • (Indonesia) Bawang merah[pranala nonaktif permanen]
Pengidentifikasi takson
Allium ascalonicum
  • Wikidata: Q193498
  • Wikispecies: Allium ascalonicum
  • APDB: 14047
  • BOLD: 955382
  • CoL: BTYH
  • EoL: 1084258
  • FNA: 200027449
  • GBIF: 2856558
  • GRIN: 2221
  • iNaturalist: 739210
  • IPNI: 527632-1
  • IRMNG: 10206870
  • ITIS: 506481
  • NCBI: 1476995
  • NZOR: fc87e28f-f887-4651-b9a8-c850cff854a4
  • Observation.org: 114225
  • Open Tree of Life: 5511448
  • PfaF: Allium cepa aggregatum
  • PFI: 6949
  • Plant List: kew-295055
  • PLANTS: ALAS2
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:30185627-2
  • Tropicos: 18400404
  • WFO: wfo-0000755698
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Republik Ceko

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Jenis-jenis Bawang Merah dan cirinya[3]
  2. Deskripsi
  3. Manfaat
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Tumbuhan

kerajaan dari eukariota fotosintetis

Daftar spesies tumbuhan alien invasif di indonesia

dililitnya dan menutupinya sehingga pertumbuhan dari spesies asli dapat terhambat Berikut merupakan daftar beberapa spesies tumbuhan alien invasif di Indonesia:

Fabaceae

suku polong-polongan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026