Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Musik balada

Musik balada atau kayat adalah musik yang berbentuk narasi musik. Balada secara khusus merupakan karakteristik dari puisi dan lagu populer dari Kepulauan Inggris dari periode abad pertengahan sampai abad 19 dan digunakan secara luas di seluruh Eropa dan kemudian Amerika, Australia, Afrika Utara dan Asia. Balada banyak ditulis dan dijual sebagai selembar broadsides. Bentuk ini sering digunakan oleh penyair dan komponis dari abad ke-18 untuk menghasilkan balada liris. Pada abad ke-19, musik ini membutuhkan makna dari bentuk lambat lagu cinta populer dan istilah ini sekarang sering digunakan sebagai sinonim dengan lagu cinta, khususnya power ballad pop atau rock.

bentuk puisi dan liris-musik
Diperbarui 7 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Musik balada
Maria Wiik, "Balada" (1898)
Ilustrasi Balada oleh Arthur Rackham terhadap Young Bekie.

Musik balada (bahasa Inggris: balladcode: en is deprecated ) atau kayat[1] adalah musik yang berbentuk narasi musik. Balada secara khusus merupakan karakteristik dari puisi dan lagu populer dari Kepulauan Inggris dari periode abad pertengahan sampai abad 19 dan digunakan secara luas di seluruh Eropa dan kemudian Amerika, Australia, Afrika Utara dan Asia. Balada banyak ditulis dan dijual sebagai selembar broadsides. Bentuk ini sering digunakan oleh penyair dan komponis dari abad ke-18 untuk menghasilkan balada liris. Pada abad ke-19, musik ini membutuhkan makna dari bentuk lambat lagu cinta populer dan istilah ini sekarang sering digunakan sebagai sinonim dengan lagu cinta, khususnya power ballad pop atau rock.

Balada berbentuk puisi yang mengisahkan sebuah cerita, tapi bisa diadaptasi menjadi sebuah nyanyian atau musik. Balada banyak ditemukan pada puisi umum dan puisi anak. Karakteristik balada antara lain dipergunakan dalam dialog pengisahan cerita, karena dalam balada aspek repetisi bunyi yang terwujud dalam bentuk rima dan irama sangat kuat dan terdapat banyak unsur refrain seperti pada sebuah nyanyian. Isi cerita yang disajikan biasanya berkaitan dengan petualangan heroik, pembunuhan atau cerita tragedi lain yang sangat menarik. Aspek esensial puisi balada adalah adanya cerita, yang Iazimnya tidak terlalu panjang, dan karenanya ada tokoh-tokoh tertentu.[2] Pada awalnya balada dibawakan oleh seorang pengamen dalam bentuk nyanyian. Balada dibedakan menjadi dua yaitu balada rakyat dan balada literer. Balada rakyat dibawakan dalam pertemuan rakyat, mengisahkan tindak kepahlawanan seorang tokoh sejarah atau peristiwa peristiwa yang terjadi pada zaman dahulu, terkadang juga sebuah “love story” antara dua kekasih, tetapi biasanya tanpa “happy end”. Selanjutnya, balada literer adalah balada yang terjadi di Prancis pada abad pertengahan untuk mengiringi tarian.[3]

Asal-usul

Balada berasal dari nama lagu tarian bahasa Prancis abad pertengahan atau ballares (dari mana kita juga mendapatkan balet), begitu pula bentuk saingan alternatif yang menjadi Ballade Prancis. Dalam tema dan fungsi mereka mungkin berasal dari tradisi mendongeng Skandinavia dan Jerman yang dapat dilihat dalam puisi seperti Beowulf.[4] Contoh paling awal yang kita miliki tentang sebuah balada yang dikenal dalam bentuk di Inggris adalah ‘Judas’ dalam manuskrip abad ke-13.[5]

Lihat pula

  • Musik Melayu
  • Musik pop
  • Musik rock
  • Musik jazz
  • Musik dansa
  • Musik klasik
  • Balada sentimental

Referensi

  1. ↑ "Arti kata belatung - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring". kbbi.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 2021-2-11.
  2. ↑ Nurgiantoro, Burhan (2018-07-11). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: UGM PRESS. hlm. 358. ISBN 9799794205982. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Nugraha Mukti Abadi, Hardman Budiardjo, Wahyu Hidayat 3 (2016). "Penciptaan Buku Sejarah Musik Balada dari Masa ke Masa Berbasis Teknik Aquarel sebagai Upaya Pengenalan Kembali pada Masyarakat Surabaya" (PDF). Art Nouveau. 5 (1): 1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  4. ↑ J. E. Housman, British Popular Ballads (1952, London: Ayer Publishing, 1969), p. 15.
  5. ↑ A. N. Bold, The Ballad (Routledge, 1979), p. 5.

Bacaan Lanjutan

  • Middleton, Richard. "Popular Music (I)". Grove Music Online Diarsipkan 2008-05-16 di Wayback Machine. ed. L. Macy (subscription required). Accessed 2007-04-06.
  • Randel, Don (1986). The New Harvard Dictionary of Music. Cambridge: Harvard University Press. ISBN 0-674-61525-5.
  • Temperley, Nicholas. "Ballad (II, 2)". Grove Music Online Diarsipkan 2008-05-16 di Wayback Machine. ed. L. Macy (subscription required). Accessed 2007-04-06.
  • Witmer, Robert. "Ballad (jazz)". Grove Music Online Diarsipkan 2008-05-16 di Wayback Machine. ed. L. Macy (subscription required). Accessed 2007-04-06.
  • Marcello Sorce Keller, "Sul castel di mirabel: Life of a Ballad in Oral Tradition and Choral Practice", Ethnomusicology, XXX(1986), no. 3, 449- 469.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ballads.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Ballads.
  • (Inggris) The Ballad Society of Japan
  • (Inggris) The British Literary Ballads Archive Diarsipkan 2011-03-11 di Wayback Machine.
  • (Inggris) The Bodleian Library Ballad Collection: view facsimiles of printed ballads
  • (Inggris) The English Broadside Ballad Archive: searchable database of ballad images, citations, and recordings
  • (Inggris) Welsh Ballads Website Diarsipkan 2012-10-06 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Ensiklopedia Ukraina Modern
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal-usul
  2. Lihat pula
  3. Referensi
  4. Bacaan Lanjutan
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Seni tradisional Banjar

Seni suku banjar

Suku Banjar

kelompok etnik pribumi Kalimantan bagian tenggara

Konserto

komposisi musik biasanhya terdiri dari tiga bagian

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026