Baihakki bin Khaizan adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Singapura yang bermain pada posisi bek tengah. Baihakki dikenal sebagai salah satu bek terbaik di kawasan Asia Tenggara selama masa kariernya sebagai pemain sepak bola. Dia telah meniti kariernya bermain di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

|
Baihakki bermain untuk Johor Darul Ta'zim pada 2014 | ||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | ||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Baihakki bin Khaizan | |||||||||||||||||||||||||||
| Tanggal lahir | 31 Januari 1984 | |||||||||||||||||||||||||||
| Tempat lahir | Singapura | |||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,91 m (6 ft 3 in) | |||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Bek tengah | |||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2000–2002 | National Football Academy | |||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior* | ||||||||||||||||||||||||||||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) | |||||||||||||||||||||||||
| 2003 | Geylang United | 29 | (2) | |||||||||||||||||||||||||
| 2004–2007 | Young Lions | 87 | (6) | |||||||||||||||||||||||||
| 2008–2009 | Geylang United | 45 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2009–2010 | Persija Jakarta | 30 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2010–2011 | Persib Bandung | 9 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2011–2012 | Medan Chiefs | 20 | (1) | |||||||||||||||||||||||||
| 2012–2013 | LionsXII | 31 | (4) | |||||||||||||||||||||||||
| 2014 | Johor Darul Ta'zim | 10 | (1) | |||||||||||||||||||||||||
| 2014 | → LionsXII (pinjaman) | 2 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2015–2016 | Johor Darul Ta'zim II | 52 | (3) | |||||||||||||||||||||||||
| 2017 | Warriors | 20 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2018 | Muangthong United | 0 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2018 | → Udon Thani (pinjaman) | 20 | (1) | |||||||||||||||||||||||||
| 2019 | Trat | 26 | (2) | |||||||||||||||||||||||||
| 2020 | PT Prachuap | 2 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2020–2021 | Tampines Rovers | 22 | (1) | |||||||||||||||||||||||||
| Total | 405 | (21) | ||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2003–2021 | Singapura | 147 | (5) | |||||||||||||||||||||||||
Prestasi
| ||||||||||||||||||||||||||||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | ||||||||||||||||||||||||||||
Baihakki bin Khaizan (lahir 31 Januari 1984) adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Singapura yang bermain pada posisi bek tengah. Baihakki dikenal sebagai salah satu bek terbaik di kawasan Asia Tenggara selama masa kariernya sebagai pemain sepak bola. Dia telah meniti kariernya bermain di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Bersama Khairul Amri, Shahril Ishak, dan Hassan Sunny, Baihakki termasuk dalam angkatan perintis National Football Academy pada tahun 2000.[1]
Baihakki adalah pemain asing pertama dan satu-satunya yang memenangkan penghargaan 'Pemain Bertahan Terbaik' FAM Football Awards pada tahun 2013, di mana dia memenangkan Liga Super Malaysia 2013 bersama LionsXII. Dia juga telah memenangkan 3 gelar Kejuaraan AFF bersama tim nasional Singapura dan masuk dalam Tim Terbaik Kejuaraan AFF Sepanjang Masa.[2]
Baihakki selalu menjadi pemain andalan bagi Singapura pada masanya. Hal ini yang membuat perjalanan kariernya menuju ketenaran berlangsung dengan sangat cepat. Dia dikenal sebagai salah satu bek tengah terbaik di kawasan Asia Tenggara berkat gaya bermainnya yang keras, tegas, dan tanpa kompromi, yang kerap membuat penyerang lawan gentar. Saat membela tim kelompok usia di National Football Academy, dia menonjol berkat tinggi badannya yang mencapai 1,91 meter, kepercayaan diri yang alami, dan ketenangan dalam mengawal pertahanan. Baihakki menandatangani kontrak dengan Geylang United pada tahun 2003 dan meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik S.League 2003 di musim debutnya.[3] Baihakki banyak belajar dari mantan pemain tim nasional Singapura, Lim Tong Hai, yang dia anggap sebagai sosok berpengaruh dalam kariernya.[4]
Pada tahun 2004, Baihakki pindah ke Young Lions menjelang musim 2004 dan menjadi kapten tim sepanjang musim. Dia hampir tidak bisa tampil di musim 2007 karena Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF) menolak melepasnya akibat Wajib Militer, tetapi akhirnya dia mendapat izin bermain setelah beberapa pertandingan berlangsung. Pada 2008, dia kembali ke Geylang United, tetapi lagi-lagi jadwal wajib militernya berbenturan dengan karier sepak bolanya, membuatnya absen di awal musim. Pada September 2009, Baihakki menandatangani kesepakatan dengan klub Persija Jakarta di Liga Super Indonesia bersama rekannya sesama pemain Singapura, Fahrudin Mustafić, untuk bermain di musim 2009–10.[5] Di musim perdananya, dia tampil dalam 30 pertandingan.[6]
Dalam keputusan yang kontroversial, Baihakki meninggalkan Persija Jakarta dan bergabung dengan rival berat mereka, Persib Bandung, di akhir musim 2009–10. Di Persib, dia kembali bermain bersama rekannya, Shahril Ishak.[7] Namun, masa baktinya di klub tersebut tidak berlangsung lama karena dia mengundurkan diri setelah enam bulan.[8] Pada Februari 2011, Baihakki menandatangani kontrak dua tahun dengan Medan Chiefs senilai sekitar Rp. 2,8 miliar, bersama Shahril Ishak yang juga dilepas dari Persib.[9]
Baihakki kemudian kembali ke Singapura dan bergabung dengan tim baru LionsXII, yang berkompetisi di Liga Super Malaysia. Dia mencetak gol pertama dalam sejarah LionsXII pada pertandingan debut liga melawan Kelantan FA pada 10 Januari 2012.[10] Dia kemudian meraih gelar juara Liga Super Malaysia musim 2013 bersama LionsXII. Pada Januari 2014, dia menandatangani kontrak empat tahun dengan Johor Darul Ta’zim,[11] tetapi setelah serangkaian penampilan yang dianggap kurang memuaskan, dia dicoret dari skuad pada 18 April 2014 dan digantikan oleh Marcos António Elias Santos.[12] Dia kembali ke LionsXII dengan status pinjaman pada Mei 2014, dengan syarat tidak akan bermain melawan mantan klubnya, Johor Darul Ta’zim.[13]

Pada tahun 2015, Baihakki kembali ke Malaysia dan melakukan debutnya untuk Johor Darul Ta’zim II di Liga Utama Malaysia.[14] Dia kemudian bergabung dengan Warriors FC untuk tampil di S.League musim 2017 bersama kapten tim nasional Singapura, Shahril Ishak.[15] Setelah musim berakhir, kontraknya tidak diperpanjang dan ia tidak memiliki klub, meskipun menerima beberapa tawaran dari klub di kawasan Asia. Dia kemudian menjalani uji coba dengan klub divisi dua Arab Saudi, Jeddah Club, setelah diatur oleh agennya saat ia menjalankan ibadah umrah bersama keluarga. Setelah tampil impresif selama lima hari uji coba, ia ditawari kontrak empat bulan hingga akhir musim.[16]
Setelah menolak bermain di Timur Tengah, Baihakki mendapat tawaran kontrak dari Kuala Lumpur FA, namun pada menit terakhir dia menerima tawaran bermain di Liga 1 Thailand dan pada 11 Januari 2018 menandatangani kontrak dengan Muangthong United.[17][18] Tak lama setelah bergabung, pada 5 Februari 2018, dia langsung dipinjamkan ke klub Udon Thani di Liga 2 Thailand.[19] Dia mencetak gol pertamanya dalam kemenangan 3–0 atas Thai Honda FC, menjadi pemain Singapura pertama yang mencetak gol di liga Thailand. Pada 11 Januari 2019, dia menandatangani kontrak satu tahun dengan klub promosi Trat,[20] dan mencetak dua gol serta satu assist dalam 13 pertandingan pertamanya.[21] Pada 3 Januari 2020, Baihakki bergabung dengan PT Prachuap, juara Piala Liga Thailand musim 2019.[22]
Setelah dua tahun di Thailand, Baihakki kembali ke Singapura dan menandatangani kontrak 18 bulan dengan Tampines Rovers pada 14 Juni 2020.[23] Berdasarkan kesepakatan kontrak, dia bersedia bermain tanpa bayaran apabila liga dilanjutkan setelah dihentikan akibat pandemi COVID-19.[24] Pada 5 Desember 2020, dia mencetak gol pertamanya untuk klub tersebut dalam laga Eastern Derby melalui sundulan menit ke-80 melawan mantan klubnya, Geylang International, yang berakhir imbang 1–1 di Our Tampines Hub. Pada 3 April 2021, dalam pertandingan melawan Hougang United, Baihakki diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran ringan terhadap Tomoyuki Doi. Tendangan bebas hasil pelanggaran itu kemudian berbuah gol dan Tampines kalah 5–1. Pada 25 Juni 2021, dia melakukan debut di Liga Champions AFC melawan Gamba Osaka, meski timnya kalah 0–2. Dia tampil di semua enam pertandingan fase grup melawan Jeonbuk Hyundai Motors dan Chiangrai United, yang semuanya dimainkan di Stadion Lokomotiv, Tashkent, Uzbekistan.
Pada 1 Februari 2022, Baihakki mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional.[3]
Baihakki memulai debutnya bersama tim nasional Singapura saat menghadapi Hong Kong pada 4 Agustus 2003.[25] Pada 15 Desember 2004, dia mencetak gol pertamanya untuk negaranya dalam kemenangan 2–0 atas Kamboja pada ajang Kejuaraan AFF 2004.
Baihakki menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Kejuaraan AFF pada 2004 dan 2007.[26][27] Sebagai kapten tim nasional U-23, Baihakki memimpin Young Lions pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 2005 di Filipina, serta meraih medali perunggu pada edisi 2007 di Korat, Thailand. Dia juga mengangkat piala Kejuaraan AFF pada Desember 2012, setelah mencetak gol kemenangan pada leg pertama, yang membawa Singapura unggul agregat 3–1 atas Thailand.[28]
Baihakki mencapai penampilan ke-100 bersama tim nasional dalam pertandingan persahabatan melawan Tiongkok pada 6 September 2013.[1] Dia dimasukkan ke dalam FIFA Century Club pada Desember 2013.[25]
Pada Maret 2019, Baihakki mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional setelah mengoleksi 134 caps untuk tim nasional Singapura.[29] Namun, dia kemudian kembali dari masa pensiun untuk mengikuti kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022,[30] dan tampil dalam hasil imbang 2–2 melawan Yaman pada 5 September 2019. Pertandingan terakhirnya untuk Singapura berlangsung pada 11 Juni 2021 melawan Arab Saudi di Stadion Universitas Raja Saud, Riyadh. Secara keseluruhan, Baihakki mencatat 147 penampilan untuk negaranya.[31]
Ayah Baihakki, Khaizan bin Muhammad, meninggal dunia ketika Baihakki berusia tiga tahun.[32][33] Dia memiliki seorang kakak perempuan dan seorang adik laki-laki.
Baihakki menikah dengan Norfasarie Mohd Yahya, seorang pengusaha, aktris, dan penyanyi asal Singapura. Mereka bertunangan sejak 1 April 2007.[34] Dari pernikahan tersebut, Baihakki dikaruniai dua putra dan dua putri.[35]
Baihakki muncul dalam permainan video eFootball Pro Evolution Soccer 2020 bersama rekan setimnya di tim nasional Singapura, Hariss Harun. Dia menjadi pemain Singapura ketiga yang tampil dalam permainan video, setelah Safuwan Baharudin yang sebelumnya muncul di FIFA 15.[36]
Pada April 2013, Baihakki membuka perusahaan desain interior dan renovasi miliknya sendiri,[1] dan pada Maret 2014 dia meluncurkan usaha keduanya, yaitu sebuah spa.[37]
Setelah mengumumkan pensiunnya pada 1 Februari 2022, Baihakki juga menyatakan bahwa dia telah menerima peran baru di Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS).[3] Dia menjabat sebagai Kepala Proyek Khusus dan Duta FAS sejak Februari 2022 hingga Maret 2023, sebelum kemudian dipromosikan menjadi Kepala Perencanaan di Divisi Teknis FAS. Baihakki mengundurkan diri dari jabatannya pada 16 September 2025.[38]
| Klub | Musim | Liga | Piala Domestik[a] | Piala Liga[b] | Kontinental | Lainnya | Total | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| Geylang United | 2003 | S.League | 29 | 2 | 0 | 0 | — | — | — | 29 | 2 | |||
| Young Lions | 2004 | S.League | 22 | 3 | 0 | 0 | — | — | — | 22 | 3 | |||
| 2005 | S.League | 25 | 2 | 0 | 0 | — | — | — | 25 | 2 | ||||
| 2006 | S.League | 17 | 0 | 0 | 0 | — | — | — | 17 | 0 | ||||
| 2007 | S.League | 23 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | — | 23 | 1 | |||
| Total | 87 | 6 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 87 | 6 | ||
| Geylang United | 2008 | S.League | 25 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | — | 25 | 0 | ||
| 2009 | S.League | 20 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | 1[c] | 0 | 21 | 0 | ||
| Total | 45 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 46 | 0 | ||
| Persija Jakarta | 2009–10 | Liga Super Indonesia | 30 | 0 | 0 | 0 | — | — | — | 30 | 0 | |||
| Persib Bandung | 2010–11 | Liga Super Indonesia | 9 | 0 | 0 | 0 | — | — | — | 9 | 0 | |||
| Medan Chiefs | 2011 | Liga Primer Indonesia | 20 | 1 | 0 | 0 | — | — | — | 20 | 1 | |||
| LionsXII | 2012 | Liga Super Malaysia | 16 | 2 | 0 | 0 | 10 | 0 | — | — | 26 | 2 | ||
| 2013 | Liga Super Malaysia | 15 | 2 | 1 | 0 | 8 | 1 | — | — | 24 | 3 | |||
| Total | 31 | 4 | 1 | 0 | 8 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 50 | 5 | ||
| Johor Darul Ta'zim | 2014 | Liga Super Malaysia | 10 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | — | 10 | 1 | ||
| LionsXII (pinjaman) | 2014 | Liga Super Malaysia | 2 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | — | 2 | 0 | ||
| Johor Darul Ta'zim II | 2015 | Liga Utama Malaysia | ?? | ?? | ?? | ?? | ?? | ?? | — | ?? | ?? | ?? | ?? | |
| 2016 | Liga Utama Malaysia | ?? | ?? | 1 | 0 | ?? | ?? | — | ?? | ?? | 1 | 0 | ||
| Total | 52 | 3 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 53 | 3 | ||
| Warriors | 2017 | S.League | 20 | 0 | 3 | 0 | 1 | 0 | — | — | 24 | 0 | ||
| Muangthong United | 2018 | Liga 1 Thailand | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | — | 0 | 0 | ||
| Udon Thani (pinjaman) | 2018 | Liga 2 Thailand | 20 | 1 | 1 | 0 | 1 | 0 | — | — | 22 | 1 | ||
| Trat | 2019 | Liga 1 Thailand | 26 | 2 | 3 | 0 | 0 | 0 | — | — | 29 | 2 | ||
| PT Prachuap | 2020–21 | Liga 1 Thailand | 2 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | — | 2 | 0 | ||
| Tampines Rovers | 2020 | Liga Utama Singapura | 8 | 1 | — | — | — | — | 8 | 1 | ||||
| 2021 | Liga Utama Singapura | 14 | 0 | — | — | 6[d] | 0 | — | 20 | 0 | ||||
| Total | 22 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 6 | 0 | 0 | 0 | 28 | 1 | ||
| Total karier | 405 | 21 | 9 | 0 | 20 | 1 | 6 | 0 | 1 | 0 | 441 | 22 | ||
| Tim nasional | Tahun | Tampil | Gol |
|---|---|---|---|
| Singapura | 2003 | 6 | 0 |
| 2004 | 18 | 1 | |
| 2005 | 6 | 0 | |
| 2006 | 8 | 0 | |
| 2007 | 12 | 0 | |
| 2008 | 19 | 1 | |
| 2009 | 8 | 0 | |
| 2010 | 6 | 0 | |
| 2011 | 0 | 0 | |
| 2012 | 18 | 1 | |
| 2013 | 9 | 0 | |
| 2014 | 10 | 1 | |
| 2015 | 9 | 1 | |
| 2016 | 7 | 0 | |
| 2017 | 0 | 0 | |
| 2018 | 5 | 0 | |
| 2019 | 3 | 0 | |
| 2020 | 0 | 0 | |
| 2021 | 3 | 0 | |
| Total | 147 | 5 | |
Skor dan hasil mencantumkan perhitungan gol Singapura terlebih dahulu, kolom skor menunjukkan skor setelah setiap gol Baihakki.[31]
| No. | Tanggal | Stadion | Lawan | Skor | Hasil | Kompetisi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. | 15 Desember 2004 | Stadion Lạch Tray, Hải Phòng, Vietnam | 3–0 | 3–0 | Kejuaraan AFF 2004 | |
| 2. | 9 Desember 2008 | Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia | 1–0 | 2–0 | Kejuaraan AFF 2008 | |
| 3. | 19 Desember 2012 | Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura | 3–1 | 3–1 | Kejuaraan AFF 2012 | |
| 4. | 13 November 2014 | Stadion Yishun, Yishun, Singapura | 1–0 | 2–0 | Persahabatan | |
| 5. | 31 Maret 2015 | Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura | 2–2 | 2–2 | Persahabatan |