PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia atau biasa disingkat menjadi JACCS MPM Finance, adalah anak usaha dari JACCS yang bergerak di bidang pembiayaan. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2023, perusahaan ini memiliki 90 kantor cabang dan 5 kantor pemasaran yang tersebar di seantero Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| JACCS MPM Finance | |
Nama sebelumnya | PT Elbatama Securindo (1990-1993) PT Elbatama Finance (1993-2003) PT Austindo Nusantara Jaya Finance (2003-2012) Mitra Pinasthika Mustika Finance (2012-2019) |
Jenis perusahaan | Perseroan terbatas |
| Industri | Jasa keuangan |
| Didirikan | 3 Mei 1990 (1990-05-03) |
| Kantor pusat | Jakarta Selatan, DKI Jakarta |
Wilayah operasi | Indonesia |
Tokoh kunci | Kazuhiro Inoue[1] (Direktur Utama) Toshiya Kaname[1] (Komisaris Utama) |
| Jasa |
|
| Pendapatan | |
| Total aset | |
| Total ekuitas | |
| Pemilik | JACCS Co. Ltd. (60%) PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (40%) |
Karyawan | |
| Situs web | www |
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia atau biasa disingkat menjadi JACCS MPM Finance, adalah anak usaha dari JACCS yang bergerak di bidang pembiayaan. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2023, perusahaan ini memiliki 90 kantor cabang dan 5 kantor pemasaran yang tersebar di seantero Indonesia.[2][3]
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 dengan nama PT Elbatama Securindo untuk berbisnis di bidang sekuritas. Tiga tahun kemudian, nama dari perusahaan ini diubah menjadi PT Elbatama Finance dengan bisnisnya juga diubah menjadi pembiayaan. Pada tahun 2000, perusahaan ini diakuisisi oleh Austindo Nusantara Jaya. Tiga tahun kemudian, nama dari perusahaan ini diubah menjadi PT Austindo Nusantara Jaya Finance. Pada tahun 2010, Austindo Nusantara Jaya Rent mengakuisisi 94% saham perusahaan ini.
Pada tahun 2012, Mitra Pinasthika Mustika mengakuisisi mayoritas saham perusahaan ini dan mengubah nama perusahaan ini menjadi PT Mitra Pinasthika Mustika Finance. Dua tahun kemudian, PT Sasana Artha Finance digabung ke dalam perusahaan ini dan JACCS resmi memegang 40% saham perusahaan ini. Pada tahun 2017, JACCS meningkatkan kepemilikan sahamnya di perusahaan ini menjadi 60%. Dua tahun kemudian, nama dari perusahaan ini diubah menjadi seperti sekarang.[2][3]