Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Peraturan gol tandang

Peraturan gol tandang adalah suatu aturan khusus dalam turnamen sepak bola sistem gugur yang berlaku pada dua pertandingan kandang-tandang/home-away apabila agregat total seri.

Aturan dalam Permainan Sepakbola
Diperbarui 11 Maret 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Peraturan gol tandang adalah suatu aturan khusus dalam turnamen sepak bola sistem gugur yang berlaku pada dua pertandingan kandang-tandang/home-away apabila agregat total seri.

Aturan nilai seri dalam peraturan gol tandang

Peraturan gol tandang memiliki nilai seri maka aturan sebagai berikut:

Kasus I

Leg Pertama

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim A 2-2 Tim B
kota A
Leg Kedua

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim B 1-1 Tim A
kota B

Agregat kedua tim menjadi seri, yaitu: 3–3. Dalam contoh kasus di atas, jika peraturan gol tandang berlaku, Tim B berhak melaju ke babak selanjutnya, karena Tim B berhasil mencetak dua gol saat laga tandang, sementara Tim A hanya mencetak satu gol.

Kasus II

Leg Pertama

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim A 2–1 Tim B
kota A
Leg Kedua

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim B 1–0 Tim A
kota B

Agregat kedua tim menjadi seri, yaitu: 2–2. Dalam contoh kasus di atas, jika peraturan gol tandang berlaku, Tim B berhak melaju ke babak selanjutnya, karena Tim B berhasil mencetak satu gol saat laga tandang, sementara Tim A hanya mencetak nol gol.


Kasus III

Leg Pertama

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim A 0-1 Tim B
kota A
Leg Kedua

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim B 1–2 Tim A
kota B

Agregat kedua tim menjadi seri, yaitu: 2–2. Dalam contoh kasus di atas, jika peraturan gol tandang berlaku, Tim A berhak melaju ke babak selanjutnya, karena Tim A berhasil mencetak dua gol saat laga tandang, sementara Tim B hanya mencetak satu gol.

Kasus IV

Leg Pertama

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim A 1–0 Tim B
kota A
Leg Kedua

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim B 3–2 Tim A
kota B

Agregat kedua tim menjadi seri, yaitu: 3–3. Dalam contoh kasus di atas, jika peraturan gol tandang berlaku, Tim A berhak melaju ke babak selanjutnya, karena Tim A berhasil mencetak satu gol saat laga tandang, sementara Tim B hanya mencetak nol gol.

Kasus V

Leg Pertama

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim A 3-0 Tim B
kota A
Leg Kedua

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim B 4-1 Tim A
kota B

Jika peraturan diterapkan, meski kedua tim bermain seri dalam dua pertandingan, Tim A berhak melaju ke babak berikutnya sebab Tim B mencetak nol gol saat laga tandang sementara Tim A mencetak satu gol; secara agregat gol tandang Tim A 1-0 Tim B, walaupun tidak ada pemenangan dalam sebuah pertandingan.

Kasus VI

Leg Pertama

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim A 1-1 Tim B
kota A
Leg Kedua

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim B 0-0 Tim A
kota B

Jika peraturan diterapkan, meski kedua tim bermain seri dalam dua pertandingan, Tim B berhak melaju ke babak berikutnya sebab Tim A mencetak nol gol saat laga tandang sementara Tim B mencetak satu gol; secara agregat gol tandang Tim A 0-1 Tim B, walaupun tidak ada pemenangan dalam sebuah pertandingan.

Kasus VII

Leg Pertama

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim A 1–1 Tim B
kota A
Leg Kedua

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim B 1–1 Tim A
kota B

Jika peraturan diterapkan, meski kedua tim bermain seri dalam dua pertandingan dengan nilai kembar maka dilakukan adu penalti sebab Tim A dan B masing-masing mencetak satu gol saat laga tandang.

Kasus VIII

Leg Pertama

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim A 2–1 Tim B
kota A
Leg Kedua

{{{team1}}} v {{{team2}}}


Tim B 2–1 Tim A
kota B

Jika peraturan diterapkan, meski kedua tim bermain seri dalam dua pertandingan dengan nilai kembar maka dilakukan adu penalti sebab Tim A dan B masing-masing mencetak satu gol saat laga tandang.

Ikon rintisan

Artikel bertopik sepak bola ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Aturan nilai seri dalam peraturan gol tandang
  2. Kasus I
  3. Kasus II
  4. Kasus III
  5. Kasus IV
  6. Kasus V
  7. Kasus VI
  8. Kasus VII
  9. Kasus VIII

Artikel Terkait

Sepak bola

olahraga lapangan beregu dengan tujuan memasukkan bola ke gawang lawan

Sejarah sepak bola

Sepak bola dikenal berawal dari permainan bola abad pertengahan dan permainan bola sekolah umum Inggris. Permainan sepak bola modern berawal dari upaya

Liga 4 (Indonesia) 2024–2025

peserta Liga 4 2024–2025 bertanding di putaran provinsi. Aspek pengembangan sepakbola (football development), jeda waktu yang cukup antar satu pertandingan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026