Hewan berkuku genap atau Artiodaktil adalah ordo mamalia yang terdiri dari kurang lebih 220 spesies ungulata. Secara umum, artiodaktil merupakan ordo hewan pemakan tumbuhan yang menopang berat tubuhnya dengan jari kaki yang jumlahnya genap, tidak seperti hewan berkuku ganjil. Kelompok ini mencakup beberapa kelompok mamalia yang berperan penting secara ekonomi seperti sapi, domba, babi, kambing dan unta, serta hewan lain seperti jerapah, kuda nil, rusa, atau kijang. Penelitian biologi molekuler telah menunjukkan bahwa hewan berkuku genap mungkin parafiletik dengan paus-pausan. Hal ini menandakan bahwa beberapa kelompok hewan berkuku genap, terutama kuda nil, memiliki hubungan klad yang lebih erat dengan paus daripada dengan hewan lain dari ordo ini. Sistem filogenetik modern menggabungkan artiodactyla dan Cetacea menjadi satu takson umum Cetartiodaktil.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Hewan berkuku genap (Artiodactyla) Rentang waktu: Eosen awal - sekarang | |
|---|---|
| Dari kiri ke kanan, atas ke bawah: jerapah, bison amerika, rusa merah, unta arab, babi, dan paus pembunuh. | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Klad: | Scrotifera |
| Grandordo: | Ferungulata |
| Klad: | Pan-Euungulata |
| Mirordo: | Euungulata |
| Klad: | Paraxonia |
| Ordo: | Artiodactyla Owen, 1848 |
| Keluarga | |
Hewan berkuku genap atau Artiodaktil adalah ordo mamalia yang terdiri dari kurang lebih 220 spesies ungulata. Secara umum, artiodaktil merupakan ordo hewan pemakan tumbuhan (kecuali kelompok babi-babian dan paus-pausan) yang menopang berat tubuhnya dengan jari kaki yang jumlahnya genap (dua atau empat), tidak seperti hewan berkuku ganjil. Kelompok ini mencakup beberapa kelompok mamalia[1] yang berperan penting secara ekonomi seperti sapi, domba, babi, kambing dan unta, serta hewan lain seperti jerapah, kuda nil, rusa, atau kijang. Penelitian biologi molekuler telah menunjukkan bahwa hewan berkuku genap mungkin parafiletik dengan paus-pausan. Hal ini menandakan bahwa beberapa kelompok hewan berkuku genap, terutama kuda nil, memiliki hubungan klad yang lebih erat dengan paus daripada dengan hewan lain dari ordo ini. Sistem filogenetik modern menggabungkan artiodactyla dan Cetacea menjadi satu takson umum Cetartiodaktil.[2]