Arnoul III a.k.a Arnoul 'si Naas' merupakan seorang Comte Flandria sebagai penguasa muda pada tahun 1070 dan sampai kematiannya pada tahun 1071.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

![]() | |
| Nama dalam bahasa asli | (fr) Arnoul III de Flandre |
|---|---|
| Biografi | |
| Kelahiran | 1054 |
| Kematian | 22 Februari 1071 Cassel |
| Tempat pemakaman | Abbey of Saint Bertin (en) |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | feudatory (en) |
| Konflik | Pertempuran Cassel (1071) |
| Lain-lain | |
| Gelar bangsawan | Kont Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah. (Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah.) |
| Keluarga | House of Flanders (en) |
| Orang tua | Baldwin VI dari Flandria |
| Saudara | Roger of Hainaut (en) |
Arnoul III (1055 – 22 Februari 1071) a.k.a Arnoul 'si Naas' merupakan seorang Comte Flandria sebagai penguasa muda pada tahun 1070 dan sampai kematiannya pada tahun 1071.
Lahir pada sekitar tahun 1055, Arnoul merupakan putra sulung Baudouin VI dan Richilde, Comtesse Mons dan Hainaut.[1] Pada saat ia meninggal pada tahun 1070, Baudouin VI, menyerahkan Flandria kepada putra sulungnya Arnoul III dan Hainaut kepada putranya yang lain Baudouin dengan ketentuan bahwa jika salah satu dari mereka meninggal mendahului yang lain, maka provinsi lain akan diserahkan kepada yang masih hidup.[2] Baudouin VI kemudian memercayakan saudaranya Robert I denga perlindungan putranya Arnoul III, yang masih di bawah umur, dengan siapa Robert memberikan sumpah setianya untuk melindungi keponakannya.[2] Richilde, ibunda Arnoul, janda ratu Flandria dan Comtesse de jure, menjadi wali di Flandria sampai Arnoul cukup dewasa untuk memimpin sendiri.[3]
Setelah kematian ayahandanya pada tahun 1070, pamandanya Robert 'si Frisia' berkhianat dan menuntut takhta.[4] Richilde mengajukan banding ke Raja Philippe I dari Prancis yang memanggil Robert untuk menghadapnya.[5] Robert menolak dan melanjutkan agresinya melawan Richilde dan Arnoul sehingga Philippe I mengumpulkan pasukan yang ia bawa ke Flandria.[4] Pasukan Prancis ditemani oleh pasukan Norman, yang diduga dikirim oleh bibi Arnoul Ratu Mathilde dan dipimpin oleh William FitzOsborn.[3] Juga bersekutu dengan Arnoul III adalah Eustache II, Comte Boulogne yang memberi dukungan cukup baik kepada comte muda dan ibundanya.[6] Kedua armada tersebut bertemu di Pertempuran Cassel pada tanggal 22 Februari 1071.[3] Di dalam pertempuran tersebut pasukan Robert akhirnya menang[a] tetapi Robert sendiri ditangkap dan pasukannya berbalik menangkap Comtesse Richilde.[5] Keduanya dibebaskan di dalam pertukaran dan pertempuran terus disimpulkan.[5] Di antarayang tewas terbunuh dimedan pertempuran itu adalah Arnoul III, yang dibunuh oleh Gerbod, yang diduga terjadi karena kecelakaan.[b][7] Sebagai hasil dari pertempuran itu, Robert menuntut haknya sebagai comte di Flandria.[5] Comtesse Richilde dan putranya Baudouin kembali ke Hainaut tetapi terus membenci Robert.[5] Karena ia masih kecil pada saat kematiannya, Arnoul III tidak memiliki keturunan.[1]
| Didahului oleh: Baudouin I/VI |
Comte Flandria 1070–1071 |
Diteruskan oleh: Robert I |