Arini II, Biarkan Kereta Itu Lewat adalah film Indonesia tahun 1988 yang disutradarai oleh Wim Umboh. Film ini diperankan oleh Ida Iasha, Rano Karno dan Rico Tampatty. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Biarkan Kereta Itu Lewat, Arini karya novelis Indonesia, Mira W..
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Arini II, Biarkan Kereta Itu Lewat | |
|---|---|
| Sutradara | Wim Umboh |
| Produser | Hatoek Subroto |
| Skenario | Eddy Suhendro |
Berdasarkan | Biarkan Kereta Itu Lewat, Arini oleh Mira W. |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Billy J. Budiarjo |
| Sinematografer | Akin |
| Penyunting | Wim Umboh |
Perusahaan produksi | PT. Elang Perkasa Film |
Tanggal rilis | 1988 |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa |
|
Arini II, Biarkan Kereta Itu Lewat adalah film Indonesia tahun 1988 yang disutradarai oleh Wim Umboh. Film ini diperankan oleh Ida Iasha, Rano Karno dan Rico Tampatty. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Biarkan Kereta Itu Lewat, Arini karya novelis Indonesia, Mira W..
Nick (Rano Karno) dan Arini (Ida Iasha) akhirnya kawin juga, meskipun memiliki perbedaan umur yang jauh. Ibu Nick (Rima Melati) tidak menyetujui perkawinan itu. Nick dan Arini mencoba menyesuaikan diri dengan pergi ke psikiater. Ella (Vivi Samodro), anak Arini dari Helmy (Rico Tampaty) yang pernah mendapat cangkokan ginjal ibunya, ternyata tidak cocok dan harus mendapat ginjal baru lagi. Ira (Joice Erna) ibu tirinya bersedia menjadi donor dengan bantuan keuangan Arini. Operasi berlangsung di Jerman. Sepulang Arini dan anaknya dari Jerman, Ibu Nick menghasutnya dengan menunjukkan bukti bon pembelian baju tidur dan foto Helmy berdua Arini. Helmy ikut ke Jerman dengan bantuan keuangan dari ibu Nick. Nick curiga ketika Arini hamil dan tak mau kembali ke rumah. Hidupnya kacau. Nick membawa wanita jalang ke rumah ibunya dan membuatnya kebingungan. Ketika ibu Nick ke rumah Arini, ternyata Arini sedang berjuang mengatasi kelahirannya. Ia dilarikan ke rumah sakit dan dioperasi caesar. Akhirnya Nick tahu peristiwa yang sebenarnya dan datang ke rumah sakit minta maaf kepada Arini, perkawinan selamat.[1]