Syekh Muhammad Arifin Al-Arsyadi Batuhampar adalah salah seorang ulama Minangkabau. Ia adalah anak dari Syekh Arsyad Batuhampar, dan cucu dari Syekh Abdurrahman Batuhampar, seorang ulama terkenal pendiri surau di Batu Hampar, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Syekh Arifin berhubungan saudara dengan Bung Hatta, yang juga adalah cucu dari Syekh Abdurrahman Batuhampar. Syekh Arifin bersama ulama-ulama lainnya seperti Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Syekh Abdul Wahid Tabek Gadang, dan Syekh Muhammad Jamil Jaho, adalah para penggerak pendidikan di kalangan Kaum Tua di Minangkabau.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Syekh Muhammad Arifin Al-Arsyadi Batuhampar (w. 1938) adalah salah seorang ulama Minangkabau. Ia adalah anak dari Syekh Arsyad Batuhampar (w. 1924),[1] dan cucu dari Syekh Abdurrahman Batuhampar (w. 1899),[2] seorang ulama terkenal pendiri surau di Batu Hampar, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Syekh Arifin berhubungan saudara dengan Bung Hatta, yang juga adalah cucu dari Syekh Abdurrahman Batuhampar.[3] Syekh Arifin bersama ulama-ulama lainnya seperti Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Syekh Abdul Wahid Tabek Gadang, dan Syekh Muhammad Jamil Jaho, adalah para penggerak pendidikan di kalangan Kaum Tua di Minangkabau.[4]