Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Arbil

Arbil juga disebut Hawler, adalah ibu kota dan kota terpadat di Wilayah Kurdistan, Irak. Kota ini adalah ibu kota Kegubernuran Erbil. Harbil adalah sebuah kota yang secara de facto bagian dari Federasi Basur dan secara de jure bagian dari Irak.

ibu kota Basur; negara pengakuan terbatas yang memisahkan diri dari Irak
Diperbarui 19 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Arbil
PlaceTemplat:SHORTDESC:Place
Arbil
Searah jarum jam, dari atas: Pusat kota, Menara Lama, Patung Ahmed Sharaf-Aldin dan Benteng Erbil
Searah jarum jam, dari atas: Pusat kota, Menara Lama, Patung Ahmed Sharaf-Aldin dan Benteng Erbil
Negara Irak de jure
Wilayah Kurdistan Basur de facto
KegubernuranKegubernuran Arbil
Pemerintahan
 • GubernurNawzad Hadi
Ketinggian
420 m (1,380 ft)
Populasi
 (2013)
 • Total1,500,000

Arbil (bahasa Arab: [اربيل, Arbīl] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan), terkadang ditulis juga Irbil atau Erbil) juga disebut Hawler (bahasa Kurdi: هەولێر, Hewlêr), adalah ibu kota dan kota terpadat di Wilayah Kurdistan, Irak. Kota ini adalah ibu kota Kegubernuran Erbil. Harbil adalah sebuah kota yang secara de facto bagian dari Federasi Basur dan secara de jure bagian dari Irak.

Pemukiman manusia di Erbil mungkin sudah ada sejak milenium ke-5 SM. Di jantung kota terdapat Benteng Erbil kuno dan Menara Mudhafaria. Referensi sejarah paling awal tentang wilayah tersebut berasal dari Dinasti Ketiga Ur di Sumeria, saat Raja Shulgi menyebut kota Urbilum. Kota tersebut kemudian ditaklukkan oleh bangsa Asyur.

Pada milenium ke-3 SM, Erbil merupakan kekuatan independen di wilayahnya. Kota tersebut ditaklukkan untuk sementara waktu oleh bangsa Gutia. Dimulai pada akhir milenium ke-2 SM, kota tersebut berada di bawah kendali bangsa Asyur. Setelah itu, kota ini menjadi bagian dari provinsi geopolitik Asyur di bawah beberapa kekaisaran secara bergantian, termasuk Kekaisaran Median, Kekaisaran Akhemeniyah (Asyur Akhemeniyah), Kekaisaran Makedonia, Kekaisaran Seleukia, Kekaisaran Armenia, Kekaisaran Parthia, Asyur Romawi, dan Kekaisaran Sassaniyah, serta menjadi ibu kota negara bagian Adiabene antara pertengahan abad kedua SM dan awal abad kedua M. Pada zaman kuno, dewa pelindung kota ini adalah Ishtar dari Arbela.

Setelah penaklukan Persia oleh Muslim, wilayah tersebut tidak lagi bersatu, dan selama Abad Pertengahan, kota tersebut dikuasai oleh Kekaisaran Seljuk dan Ottoman.

Museum arkeologi Erbil menyimpan banyak koleksi artefak pra-Islam, khususnya seni Mesopotamia, dan merupakan pusat proyek arkeologi di wilayah tersebut. Kota tersebut ditetapkan sebagai Ibu Kota Pariwisata Arab 2014 oleh Dewan Pariwisata Arab. Pada bulan Juli 2014, Benteng Erbil ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia.

Galeri

  • Newsstand in Erbil
    Newsstand in Erbil
  • Erbil clock
    Erbil clock
  • Minare Park
    Minare Park
  • Old Markets (Qeyseri)
    Old Markets (Qeyseri)
  • Sofi Mall
    Sofi Mall

Referensi

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Vatikan
  • Israel
Lain-lain
  • NARA
    • 2
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Galeri
  2. Referensi

Artikel Terkait

Orang Kurdi

kelompok etnik di Asia barat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026