Aratos adalah penyair didaktis Yunani. Karya utamanya adalah sajak heksameter berjudul Fainomena, setengah bagian pertamanya adalah sajak dengan latar dari karya yang hilang karangan Eudoksos dari Knidos. Fainomena menjelaskan rasi bintang dan berbagai fenomena perbintangan lainnya. Setengah bagian lainnya disebut Diosemeia, dan menjelaskan tentang pengetahuan cuaca. Meskipun Aratos agak tidak peduli terhadap astronomi Yunani, sajaknya sangat terkenal di dunia Yunani dan Romawi. Ini bisa dilihat dari banyaknya pembahasan dan terjemahan bahasa Latin yang beberapa di antaranya masih bertahan hingga kini.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | k. 315 SM Soli (en) |
| Kematian | k. 240 SM |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | penyair, astronom, penulis |
| Murid dari | Timon dari Phleious dan Menecrates of Ephesus (en) |
| Karya kreatif | |
Karya terkenal
| |
| Keluarga | |
| Saudara | Athenodorus of Soli (en) |

Aratos (bahasa Yunani: Ἄρατος ὁ Σολεύςcode: el is deprecated ; ca. 315 SM/310 SM – 240 SM) adalah penyair didaktis Yunani. Karya utamanya adalah sajak heksameter berjudul Fainomena (Φαινόμενα "Kemunculan"), setengah bagian pertamanya adalah sajak dengan latar dari karya yang hilang karangan Eudoksos dari Knidos. Fainomena menjelaskan rasi bintang dan berbagai fenomena perbintangan lainnya. Setengah bagian lainnya disebut Diosemeia (Διοσημεῖα "Prakiraan"), dan menjelaskan tentang pengetahuan cuaca. Meskipun Aratos agak tidak peduli terhadap astronomi Yunani, sajaknya sangat terkenal di dunia Yunani dan Romawi. Ini bisa dilihat dari banyaknya pembahasan dan terjemahan bahasa Latin yang beberapa di antaranya masih bertahan hingga kini.