Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiApollonius dari Perga
Artikel Wikipedia

Apollonius dari Perga

Apollonius dari Perga adalah seorang ahli geometri dan astronom Yunani yang dikenal karena karyanya mengenai irisan kerucut. Metodologi dan terminologinya yang inovatif, khususnya dalam bidang kerucut, memengaruhi banyak sarjana sesudahnya termasuk Ptolemaeus, Francesco Maurolico, Isaac Newton, dan René Descartes. Adalah Apollonius yang memberi nama elips, parabola, dan hiperbola, seperti yang kita kenal sekarang. Hipotesis mengenai eksentrisitas orbit, atau deferent dan epicycle, untuk menjelaskan pergerakan teramati dari planet-planet dan perubahan kecepatan Bulan, dipertautkan pada namanya. Teorema Apollonius mendemonstrasikan bahwa dua model tersebut adalah ekuivalen di bawah parameter-parameter yang sesuai. Ptolemaeus menggambarkan teori ini dalam Almagest XII.1. Kawah Apollonius di Bulan dinamai untuk menghormati jasanya.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Oktober 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Apollonius dari Perga
Infobox orangApollonius dari Perga

Suntingan nilai di Wikidata
Nama dalam bahasa asli(grc) Ἀπολλώνιος ὁ Περγαῖος Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(grc) Ἀπολλώνιος Suntingan nilai di Wikidata
k. 262 SM Suntingan nilai di Wikidata
Perga Suntingan nilai di Wikidata
Kematiank. 190 SM Suntingan nilai di Wikidata (71/72 tahun)
Aleksandria Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiGeometri Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanmatematikawan, astronom Suntingan nilai di Wikidata
Periode aktif(Floruit (mul) Terjemahkan: 200 SM Suntingan nilai di Wikidata)
Tertarik denganIrisan kerucut Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
  • Problem of Apollonius (en) Terjemahkan
  • circles of Apollonius (en) Terjemahkan
  • teorema Apollonius
  • (3 abad SM) Conics (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Apollonius dari Perga (bahasa Yunani: Ἀπολλώνιος) (sekitar 262 SM–sekitar 190 SM) adalah seorang ahli geometri dan astronom Yunani yang dikenal karena karyanya mengenai irisan kerucut. Metodologi dan terminologinya yang inovatif, khususnya dalam bidang kerucut, memengaruhi banyak sarjana sesudahnya termasuk Ptolemaeus, Francesco Maurolico, Isaac Newton, dan René Descartes. Adalah Apollonius yang memberi nama elips, parabola, dan hiperbola, seperti yang kita kenal sekarang. Hipotesis mengenai eksentrisitas orbit, atau deferent dan epicycle, untuk menjelaskan pergerakan teramati dari planet-planet dan perubahan kecepatan Bulan, dipertautkan pada namanya. Teorema Apollonius mendemonstrasikan bahwa dua model tersebut adalah ekuivalen di bawah parameter-parameter yang sesuai. Ptolemaeus menggambarkan teori ini dalam Almagest XII.1. Kawah Apollonius di Bulan dinamai untuk menghormati jasanya.

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
    • 3
    • 4
    • 5
    • 6
    • 7
    • 8
    • 9
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Kroasia
  • Yunani
  • Argentina
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
Akademik
  • CiNii
  • zbMATH
  • MathSciNet
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Teorema Apollonius

sebuah teorema yang mengaitkan panjang garis berat segitiga dengan panjang sisinya

Perga

Warisan Dunia di Turki

Irisan kerucut

lokus dari semua titik yang membentuk kurva dua-dimensi, yang terbentuk oleh irisan sebuah kerucut dengan sebuah bidang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026