Anugerah Sagang adalah sebuah penghargaan/award dunia Melayu yang diberikan kepada sosok atau tokoh yang berdedikasi terhadap kehidupan berkesenian, karya yang dinilai unggul, berkualitas, dan monumental, serta pemikiran yang mampu menggerakkan dinamika budaya Melayu dalam ranah tertentu. Penganugerahan Sagang diberikan oleh Yayasan Sagang, sebuah yayasan dalam grup Riau Pos yang menaruh kepedulian atas pelestarian dan pengembangan budaya Melayu. Penganugerahan Sagang ini merupakan komitmen yayasan Sagang terhadap negeri Riau, negeri yang menjadi salah satu teras tumbuh-kembangnya budaya Melayu. Suatu daerah yang dalam perjalanan sejarahnya telah menyumbangkan sebongkah emas budaya yang bernama bahasa Melayu, yang menjadi pemersatu bahasa di Indonesia. Bahasa Melayu merupakan cikal bakal dari bahasa Indonesia yang digunakan saat ini. Sebuah kontribusi dan sumbangan yang tak ternilai harganya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Februari 2023) |
Anugerah Sagang adalah sebuah penghargaan/award dunia Melayu yang diberikan kepada sosok atau tokoh yang berdedikasi terhadap kehidupan berkesenian, karya yang dinilai unggul, berkualitas, dan monumental, serta pemikiran yang mampu menggerakkan dinamika budaya Melayu dalam ranah tertentu. Penganugerahan Sagang diberikan oleh Yayasan Sagang, sebuah yayasan dalam grup Riau Pos yang menaruh kepedulian atas pelestarian dan pengembangan budaya Melayu. Penganugerahan Sagang ini merupakan komitmen yayasan Sagang terhadap negeri Riau, negeri yang menjadi salah satu teras tumbuh-kembangnya budaya Melayu. Suatu daerah yang dalam perjalanan sejarahnya telah menyumbangkan sebongkah emas budaya yang bernama bahasa Melayu, yang menjadi pemersatu bahasa di Indonesia. Bahasa Melayu merupakan cikal bakal dari bahasa Indonesia yang digunakan saat ini. Sebuah kontribusi dan sumbangan yang tak ternilai harganya.
Kata “Sagang” berasal dari khazanah tradisi kehidupan masyarakat Melayu Riau di kawasan pesisir. Kata ini populer di kalangan nelayan yang bermukim di Singkep, pesisir semenanjung Malaysia dan sekitarnya. Sagang adalah nama sepotong kayu kecil, dengan diameter sekitar 2–3 cm. Biasa digunakan sebagai penyangga bubungan rumah di kawasan pantai. Kayu kecil itu dipasang melintang diagonal pada bentangan atap rumah. Gunanya untuk menjaga keseimbangan bila terjadi terpaan angin ribut. Masyarakat nelayan biasa menyebutnya “sagang barat,” karena kayu kecil itu sangat berjasa dalam meredam guncangan angin barat. Para nelayan biasa menggunakan kayu kecil ini sebagai penyokong bentangan layar. Fungsinya untuk menjaga bentangan layar agar tetap terbuka dalam menerima tiupan angin sehingga perahu tetap melaju kencang. Dipilihnya kata “Sagang” karena mengandung sebuah filosofi mendalam. Sagang merupakan simbol dari semangat untuk menjadi penyangga/penyokong, pendorong dan penggerak semangat berkreasi budaya Melayu. Ia merupakan simbol dari semangat pantang menyerah, semangat yang tak gentar betapapun hebat tantangan yang dihadapi.
Sejak ditaja pada tahun 1996, Anugerah Sagang telah memberikan anugerah dalam berbagai kategori. Tiap tahun jumlah kategori yang diberikan selalu bertambah.
Tahun 1996 diberikan 2 kategori:
Tahun 1997 diberikan 3 kategori, yaitu:
Tahun 1998 diberikan 3 kategori:
Tahun 1999 diberikan 3 kategori:
Tahun 2000 diberikan 4 kategori:
Tahun 2001 diberikan 4 kategori:
Tahun 2002 diberikan 5 kategori:
Tahun 2003 diberikan 5 kategori:
Tahun 2005 diberikan 6 kategori:
Tahun 2006 diberikan 6 kategori: