Antonin Novotny adalah pemimpin partai komunis yang digulingkan dalam gerakan reformasi 1968. Ia menjadi anggota partai komunis pada tahun 1921. Ia ditangkap selama pendudukan Jerman di Cekoslovakia pada tahun 1938 dan ditempatkan di pusat kamp Mauthasen (1941-1945). Pada tahun 1946 ia terpilih sebagai komite sentral partai dan pada bulan Februari 1948 ia mengambil alih pemerintahan dengan partai komunisnya. Lalu, ia menjadi sekretaris pertama Partai Komunis pada tahun 1953. Setelah kematian Antonin Zapotocky, ia mengambil alih jabatan presiden. Pada tahun 1964 ia terpilih kembali sebagai presiden untuk lima tahun ke depan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Antonín Novotny | |
|---|---|
Antonin Novotny (kiri) dan Soekarno pada tahun 1963 | |
| Presiden Cekoslovakia | |
| Masa jabatan 19 November 1957 – 22 Maret 1968 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1904-12-10)10 Desember 1904 Letnany Bohemia, Austria-Hungaria |
| Meninggal | 28 Januari 1975(1975-01-28) (umur 70) Prague, Czechoslovakia (present day Czech Republic) |
| Partai politik | Partai Komunis Cekoslovakia |
| Penghargaan
| |
Antonin Novotny (10 Desember 1904 – 28 Januari 1975) adalah pemimpin partai komunis yang digulingkan dalam gerakan reformasi 1968.[1] Ia menjadi anggota partai komunis pada tahun 1921.[1][2] Ia ditangkap selama pendudukan Jerman di Cekoslovakia pada tahun 1938 dan ditempatkan di pusat kamp Mauthasen (1941-1945).[1] Pada tahun 1946 ia terpilih sebagai komite sentral partai dan pada bulan Februari 1948 ia mengambil alih pemerintahan dengan partai komunisnya.[1] Lalu, ia menjadi sekretaris pertama Partai Komunis pada tahun 1953.[1][2] Setelah kematian Antonin Zapotocky (13 November 1957), ia mengambil alih jabatan presiden. Pada tahun 1964 ia terpilih kembali sebagai presiden untuk lima tahun ke depan.[1][2]
Antonin Novotny menjalin kerja sama yang erat dengan Moskow.[1] Akan tetapi, hal tersebut dikritik oleh partai nasionalis dan partai non-dogmatis.[1] Pada bulan Januari 1968, ia dipaksa mengundurkan diri pimpinan partai dan pada akhir Maret Ludvik Svoboda menggantikan posisinya sebagai presiden.[1] Pada kongres partai tahun 1971, Antonin Novotny dimasukkan kembali ke dalam partai.[1]