Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kala cemeti

Kala cemeti atau Amblypygi adalah sekelompok hewan beruas mirip ketonggeng namun tidak memiliki "cambuk" (telson)di bagian belakang abdomennya. Nama "amblypygi" dalam bahasa Latin berarti "belakangnya tumpul"

Wikipedia article
Diperbarui 19 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kala cemeti
Kala cemeti
Damon diadema
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Arthropoda
Kelas:
Arachnida
Ordo:
Amblypygi

Thorell, 1883
Famili

Paracharontidae
Charinidae
Charontidae
Phrynichidae
Phrynidae

Artikel takson sembarang

Kala cemeti atau Amblypygi adalah sekelompok hewan beruas mirip ketonggeng namun tidak memiliki "cambuk" (telson)di bagian belakang abdomennya. Nama "amblypygi" dalam bahasa Latin berarti "belakangnya tumpul"

Walaupun tampak menyeramkan, hewan ini sama sekali tidak berbahaya.

Pengidentifikasi takson
Amblypygi
  • Wikidata: Q19111
  • Wikispecies: Amblypygi
  • AFD: Amblypygi
  • BioLib: 16787
  • BOLD: 26063
  • BugGuide: 4603
  • CoL: NV
  • EoL: 256
  • Fauna Europaea: 10624
  • Fauna Europaea (new): fc6c764f-9e2c-492e-bf21-7d694b911d89
  • GBIF: 1160
  • iNaturalist: 49722
  • IRMNG: 10897
  • ITIS: 690744
  • NCBI: 61977
  • Open Tree of Life: 751896
  • Paleobiology Database: 272064
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Israel


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Cambuk

bahan kulit Kuda Nil. Pawang hewan sirkus yang biasanya menggunakan cemeti. Cemeti juga digunakan untuk mengatur binatang buas yang sudah dijinakan seperti

Dewi Sri

merah menyala yang ditarik oleh lembu Gumarang dan diberikan cemeti ular naga Serang. Bila cemeti tersebut di pecut, maka akan mengeluarkan cairan benih yang

Irma Grese

penjaga kamp konsentrasi Jerman (1923-1945)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026