Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Alopesia areata

Alopesia areata merupakan penyakit kurap pada daerah yang berbulu, seperti: kulit, janggut, alis, bulu mata dan rambut tubuh lainnya yang menyebabkan Hilang/berkurangnya rambut pada tempat yang biasaanya berambut.

kondisi di mana rambut rontok di beberapa atau seluruh area tubuh
Diperbarui 11 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Alopesia areata
Allopecia areata

Alopesia areata (Bahasa Latin: alopecia areata) merupakan penyakit kurap pada daerah yang berbulu, seperti: kulit, janggut, alis, bulu mata dan rambut tubuh lainnya yang menyebabkan Hilang/berkurangnya rambut pada tempat yang biasaanya berambut.[1]

Jenis Alopesi

Adapun jenis-jenis dari Penyakit Alopesi, yaitu:[2][3]

  • alopesi areata: biasanya terdapat pada kepala atau dagu (jenggot), berbentuk bulat atau lonjong, dengan sebab yang belum diketahui;
  • alopesi kakheksia (Ing: cachexia): terjadi pada anak-anak dengan yang mengalami gizi buruk;
  • alopesi seborea: disebabkan oleh gangguan kelenjar palit, ditandai dengar adanya sisik-sisik berwarna kekuningan, berminyak, kulit hiperemi dan gatal.

Referensi

  1. ↑ Asst. Assoc. Dr. Ercan Arca Prof. Dr. Kemenangan jelaga, gata School of Medicine Department of Dermatology, alopecia areata di etiopatogenesis dan klinis diagnosis, Dermatos. 2003, halaman 83-89.
  2. ↑ Uludag University School of Medicine Department of Dermatology dibuat pada 15-11-2007 mengenai penyakit Kulit,
  3. ↑ Profesor Dr. Merenda Oguz, Universitas Istanbul Fakultas Kedokteran Departemen Dermatology, alopecia areata dalam pengobatan PUVA, Dermatos. 2003, halaman 103-106.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Jenis Alopesi
  2. Referensi

Artikel Terkait

Aedes aegypti

spesies nyamuk

Folikel rambut

kondisi umum di mana kerontokan terjadi seiring dengan pertambahan usia. Peningkatan hormon dihidrotestosteron yang mengikat folikel reseptor rambut mengakibatkan

Luka bakar

radiasi pengion pada kulit tergantung pada jumlah paparan ke area tersebut, di mana kerontokan rambut terlihat setelah paparan sebesar 3 Gy, kemerahan terlihat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026