Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tahmid

Tahmid adalah istilah untuk frasa Arab Alhamdulillah yang berarti "segala puji bagi Allah", merupakan ungkapan atas rasa syukur atas karunia Allah. Tahmid berasal dari kata ٱلْحَمْدُ (al-hamd) yang berarti pujian kepada Allah.

Pujian ini hanya untuk Allah
Diperbarui 27 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tahmid (Arab: تَحْمِيد Taḥmudu) adalah istilah untuk frasa Arab Alhamdulillah (bahasa Arab: ٱلْحَمْدُ لِلَّٰهِcode: ar is deprecated , translit. al-ḥamd lillāh) yang berarti "segala puji bagi Allah", merupakan ungkapan atas rasa syukur atas karunia Allah. Tahmid berasal dari kata ٱلْحَمْدُ (al-hamd) yang berarti pujian kepada Allah.[1]

Penyebutan dalam Al-Qur'an

Pembuka surah

Tahmid menjadi ayat pembuka bagi lima surah di dalam Al-Qur'an. Kelima surah ini adalah Surah Al-Fatihah, Surah Al-An'am, Surah Al-Kahf, Surah Saba', dan Surah Fatir. Surah-surah tersebut adalah surah makkiyah. Lafaz tahmid merupakan bentuk pujian kepada Allah. Pujian ini diberikan karena Allah memiliki sifat keindahan, kesempurnaan, dan kemuliaan nikmat yang diberikan oleh Allah kepada hamba-hamba-Nya. Karena itu, lazimnya lafaz tahmid disertai dengan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada para hamba-Nya.[2]

Pertengahan surah

Lafaz tahmid pernah diucapkan oleh Nabi Ibrahim dan disebutkan dalam Surah Ibrahim ayat 39. Nabi Ibrahim mengucapkannya atas nikmat Allah kepadanya yaitu dua anak bernama Ismail dan Ishak.[3] Pujian kepada Allah juga diucapkan oleh Nabi Daud dan Nabi Sulaiman dan disebutkan dalam Surah An-Naml ayat 15. Kedua nabi ini mengucapkannya atas nikmat Allah kepadanya yaitu kelebihan dalam hal ilmu dari Allah dibandingkan dengan orang lain. Pujian kepada Allah juga diucapkan oleh para penghuni surga setelah mereka masuk ke dalamnya dan disebutkan dalam Surah Al-A'raf ayat 43. Mereka mengucapkannya atas nikmat Allah berupa petunjuk untuk mencapai surga.[4]

Penutup surah

Lafaz tahmid sebagai penutup surah terdapat pada 10 surah dalam Al-Qur'an. Kesepuluh surah ini adalah Surah Al-Isrā, Surah Al-Naml, Surah Yasin, Surah Al-Saffat, Surah Al-Zumr, Surah Al-Jasiyah, Surah Ar-Rahman, Surah Al-Waqi’ah, Surah Al-Haqqah, dan Surah An-Nasr.[5]

Waktu untuk mengucapkan

Tahmid dapat diucapkan dalam beberapa waktu tertentu. Pengucapannya dapat ketika seseorang memperoleh nikmat dari Allah, mendengar kabar gembira atau terhindar dari musibah. Tahmid juga dapat diucapkan ketika seseorang telah menyelesaikan suatu pekerjaan atau ketika mendengar kabar gembira. Ucapan tahmid juga menjadi bagian pembuka dan penutup doa dan menjadi bacaan zikir selepas shalat. Waktu lain yang dapat digunakan untuk mengucapkan tahmid adalah ketika bersin.[6]

Keutamaan

Disukai oleh Allah dan Nabi-Nya

Keutamaan tahmid disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Dzar dari Nabi Muhammad dan disebutkan dalam kitab hadis Imam Muslim. Hadis ini menjelaskan bahwa kalimat tahmid merupakan salah satu kalimat yang disukai oleh Allah.[7] Lalu pada periwayatan hadis Abu Hurairah dari Nabi Muhammad diketahui bahwa Nabi Muhammad menyukai ucapan tahmid, tahlil dan takbir dibandingkan dengan sinar matahari yang menerangi dunia.[8]

Salah satu bentuk sedekah

Tahmid merupakan salah satu bentuk sedekah menurut periwayatan hadis Abu Dzar dari Nabi Muhammad. Sedekah dari tahmid merupakan salah satu sedekah bagi persendian tubuh di pagi hari seusai shalat duha.[9]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Shihab, Muhammad Quraish (Februari 2020). Kosa Kata Keaagamaan. Jakarta: Lentera Hati. hlm. 70. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Al-Qaradhawi 2019, hlm. 7.
  3. ↑ Al-Qaradhawi 2019, hlm. 5-6.
  4. ↑ Al-Qaradhawi 2019, hlm. 6.
  5. ↑ Ajahari (2018). Ulumul Qur'an (Ilmu-Ilmu Al-Qur'an) (PDF). Sleman: Aswaja Pressindo. hlm. 172. ISBN 978-602-6733-53-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Afifah (2015). Sya’roni, M., dan Supriyono (ed.). Zikir dan Berdoa Setelah Salat. Semarang: CV. Aneka Ilmu. hlm. 8. ISBN 978-979-048-987-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ al-Badr 2020, hlm. 22.
  8. ↑ al-Badr 2020, hlm. 22-23.
  9. ↑ al-Badr 2020, hlm. 23.

Daftar pustaka

  • al-Badr, Abd al-Razaq (2020). Dzawafi, Agus Ali (ed.). Zikir dan Doa dalam Tuntunan Al-Kitab dan Al-Sunnah (PDF). Diterjemahkan oleh Hadi, Syofyan. Serang: Penerbit A-Empat. ISBN 978-602-0846-67-5. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Al-Qaradhawi, Yusuf (2019). Artawijaya (ed.). Tafsir Juz 'Amma. Diterjemahkan oleh Nurdin, Ali. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. ISBN 978-979-592-827-0. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Lihat pula

  • Daftar topik agama Islam
  • Islam
  • Alhamdu lillahi rabbil 'alamin

Referensi

Pranala luar

  • (Inggris) AlHamdulillah - Detailed Explanation from Tafseer Ibn Katheer - Surah Fatiha
  • (Inggris) Health benefits of saying Alhamdulillah Diarsipkan 2004-06-30 di Wayback Machine.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • İslâm Ansiklopedisi

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penyebutan dalam Al-Qur'an
  2. Pembuka surah
  3. Pertengahan surah
  4. Penutup surah
  5. Waktu untuk mengucapkan
  6. Keutamaan
  7. Disukai oleh Allah dan Nabi-Nya
  8. Salah satu bentuk sedekah
  9. Referensi
  10. Catatan kaki
  11. Daftar pustaka
  12. Lihat pula
  13. Referensi
  14. Pranala luar

Artikel Terkait

Surah Yasin

surah ke-36 dalam al-Qur'an

Pelengkap Kidung Jemaat

Yang Ada PKJ 30: Puji Tuhan Allah PKJ 31: Puji Tuhan, Pujilah Nama-Nya PKJ 32: Puji Tuhan, Pujilah Nama-Nya PKJ 33: Pujilah Allah, Pujilah PKJ 34: Soraklah

Puji-pujian Hana

Puji-pujian Hana adalah sebuah puji-pujian yang tercantum dalam Kitab Samuel. Menurut kisah yang menyertainya, puji-pujian tersebut (1 Samuel 2:1–10) adalah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026