Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Alga coklat

Alga coklat, alga pirang, atau Phaeophyceae adalah salah satu kelas dari dari alga Heterokontophyta. Nama alga ini diambil dari pigmen dominan yang dimiliki, yaitu xantofil yang menyebabkan ganggang berwarna coklat. Pigmen lain yang dimiliki Phaeophyceae adalah klorofil dan karotena.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Alga coklat

Alga coklat
Rentang waktu: Jura Akhir sampai sekarang 150–0 jtyl[1][2]
PreЄ
Є
O
S
D
C
P
T
J
K
Pg
N
Fucus distichus di Olympic National Park
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Eukaryota
Klad: Diaphoretickes
Klad: Sar
Klad: Stramenopila
Filum: Gyrista
Subfilum: Ochrophytina
Superkelas: Fucistia
Kelas: Phaeophyceae
Kjellman
Artikel takson sembarang

Alga coklat, alga pirang, atau Phaeophyceae adalah salah satu kelas dari dari alga Heterokontophyta.[3] Nama alga ini diambil dari pigmen dominan yang dimiliki, yaitu xantofil yang menyebabkan ganggang berwarna coklat. Pigmen lain yang dimiliki Phaeophyceae adalah klorofil dan karotena.

Umumnya, alga cokelat bersifat makroskopis, dapat mencapai ukuran lebih dari 30 meter, dan mempunyai gelembung-gelembung udara yang dapat berfungsi sebagai pelampung.[4]

Alga coklat memiliki anggota sekitar 1500 spesies.[5] Semua alga coklat berbentuk benang atau lembaran, bahkan ada yang menyerupai tumbuhan tingkat tinggi dengan bagian-bagian serupa akar, batang, dan daun. Umumnya alga coklat bersifat makroskopis, dan dapat mencapai ukuran lebih dari 30 meter, dan mempunyai gelembung-gelembung udara yang berfungsi sebagai pelampung.

Hampir semua alga coklat hidup di laut, terutama di laut yang dingin.

Ciri-ciri

Ciri-ciri alga coklat adalah sebagai berikut:

  • Mempunyai klorofil a dan c, pigmen tambahan xantofil dan fikosantin.
  • Sebagian besar habitatnya di laut.[6]
  • Sebagian besar memliki struktur tubuh mirip dengan tumbuhan tinggi.
  • Hampir semua anggota alga cokelat bersifat multiseluler.[5]
  • Ukuran talus mikroskopis sampai makroskopis.
  • Berbentuk filamen bercabang, tidak bercabang, dan ada juga yang tegak.
  • Mempunyai kloroplas tunggal berbentuk seperti benang ada pula yang berbentuk cakram (discoid).
  • Kloroplas yang mengandung pirenoid untuk menyimpan cadangan makanan berupa laminarin.[7]

Perkembangbiakan alga coklat

  • Perkembangbiakan vegetatif (aseksual) dengan fragmentasi dan pembentukan spora (aplanospora dan zoospora). Zoospora yang dihasilkan memilki dua flagela yang tidak sama panjang dan terletak di bagian lateral.
  • Perkembangbiakan generatif (seksual) dengan isogami, anisogami, atau oogami.
  • alga ini juga hidup di tepi pantai yang dangkal dan menempel pada bebatuan karang.
  • klasifikasi Sargassum

Divisi :Phaeophyta Kelas :Phaeophyceae Bangsa:Fucales Suku :Sargassaceae Marga :Sargassum Jenis :Sargassum siliquosum

Contoh alga coklat

  • Fucus vesiculosus, banyak terdapat di laut dalam. Alga ini berkembang biak secara oogami dengan menghasilkan sel gamet betina (ovum) dan sel gamet jantan (spermatozoid) . Sel gamet jantan dan betina masing-masing dihasilkan oleh tumbuhan yang berbeda. Sel gamet dihasilkan oleh alat pembiak yang disebut konseptakel. Konseptakel ini berkumpul dalam badan penghasil alat pembiak yang disebut reseptakel. Reseptakel dibentuk di ujung lembaran/talus fertil.
  • Sargassum siliquosum, hidup dengan baik di tepi laut yang dangkal. Umumnya menempel pada batu karang. Di pantai yang bersuhu sedang, Sargassum tumbuh subur sehingga menutupi permukaan laut. Laut yang demikian disebut laut sargaso.
  • Turbinaria australis, hidup dengan baik di tepi laut yang dangkal. Umumnya menempel pada batu karang.
  • Fucus distichus
  • Laminaria
  • Macrocystis

Referensi

  1. ↑ Medlin, L. K.; et al. (1997). Phylogenetic relationships of the 'golden algae' (haptophytes, heterokont chromophytes) and their plastids (PDF). Plant Systematics and Evolution. Vol. 11. hlm. 187–219. doi:10.1007/978-3-7091-6542-3_11. hdl:10013/epic.12690. ISBN 978-3-211-83035-2.
  2. ↑ Lim, B.-L.; Kawai, H.; Hori, H.; Osawa, S. (1986). "Molecular evolution of 5S ribosomal RNA from red and brown algae". Japanese Journal of Genetics. 61 (2): 169–176. doi:10.1266/jjg.61.169.
  3. ↑ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Yani, Riani; Atikah, Tintin; Purwianingsih, Widi (2009). Biologi 1 SMA dan MA Kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 74–75. ISBN 978-979-068-834-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 Firmansyah, Rikky; Mawadi H, Agus; Umar Riandi, M (2009). Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 54. ISBN 978-979-068-834-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Suwarno (2009). Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA/MA Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 56. ISBN 978-979-068-137-8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-27. Diakses tanggal 2020-11-23.
  7. ↑ Subardi, Nuryani; Pramono, Shidiq (2009). Biologi Untuk Kelas X SMA dan MA (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 56–57. ISBN 978-979-068-835-3. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-23. Diakses tanggal 2020-11-23.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Phaeophyceae.
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Phaeophyceae.
  • Monterey Bay Flora
  • The Monterey Formation of California, University of California Museum of Paleontology
  • Phaeophyceae, National University of Ireland, Galway
  • l
  • b
  • s
Eukaryota: SAR: Heterokonta atau Stramenopiles
Domain
Arkea
Bakteria
Eukaryota
(Kerajaan
Tumbuhan
Hacrobia
Heterokontophyta
Alveolata
Rhizaria
Excavata
Amoebozoa
Hewan
Fungi)
Kelompok-kelompok
heterotrof
Pseudofungi
Pirsonea
  • Pirsoniales
Hyphochytriomycota
Hyphochytriomycetes
  • Hyphochytriales
Peronosporomycota
Peronosporomycetes
  • Salilagenidiales
  • Rozellopsidales
  • Haptoglossales
  • Eurychasmatales
  • Haliphthorales
  • Olpidiopsidales
  • Atkinsiellales
  • Saprolegniales
  • Leptomitales
  • Paralagenidiales
  • Rhipidiales
  • Albuginales
  • Peronosporales
Bigyra
Platysulcea
  • Platysulcida
Developea
  • Developayellida
Bikosea
  • Rictida
  • Borokales
  • Anoecida
  • Pseudodendromonadida
  • Bicosoecida
Sagenista
Eogyrea
  • Eogyrida
Labyrinthulomycetes
  • Amphitremida
  • Oblongichytriida
  • Labyrinthulida
  • Thraustochytriida
Opalinata
Placididea
  • Placidida
Nanomonadea
  • Uniciliatida
Opalomonadea
  • Barthelona
  • Quasibodo
Blastocystea
  • Blastocystida
Opalinea
  • Opalinida
  • Proteromonadida
Ochrophyta
(sebagian besar
fotosintetik)
Phaeista
Hypogyrista
Pinguiophyceae
  • Pinguiochrysidales
Hypogyristea
  • Olisthodiscales
  • Sulcochrysidales
  • Pelagomonadales
  • Sarcinochrysidales
  • Rhizochromulinales
  • Pedinellales
  • Florenciellales
  • Dictyochales
Chrysista
Eustigmatophyceae
  • Goniochloridales
  • Eustigmatales
Picophagea
  • Picophagales
Synchromophyceae
  • Chlamydomyxales
  • Synchromales
Chrysophyceae
(alga emas)
  • Apoikiida
  • Chromulinales
  • Chrysosphaerales
  • Hibberdiales
  • Hydrurales
  • Heterogloeales
  • Ochromonadales
  • Paraphysomonadales
  • Rhizochloridales
  • Segregatales
  • Synurales
  • Thallochrysidales
Phaeophyceae
(alga coklat)
  • Ascoseirales
  • Asterocladales
  • Desmarestiales
  • Dictyotales
  • Discosporangiales
  • Ectocarpales
  • Fucales
  • Ishigeales
  • Laminariales
  • Nemodermatales
  • Onslowiales
  • Ralfsiales
  • Schizocladiales
  • Scytothamnales
  • Sphacelariales
  • Sporochnales
  • Stschapoviales
  • Syringodermatales
  • Tilopteridales
Raphidophyceae
  • Commatiida
  • Actinophyrida
  • Raphidomonadales
Chrysomerophyceae
  • Chrysomeridales
Chrysoparadoxophyceae
  • Chrysoparadoxales
Phaeothamniophyceae
  • Aurearenales
  • Phaeothamniales
  • Pleurochloridellales
Xanthophyceae
(alga kuning-hijau)
  • Botrydiales
  • Mischococcales
  • Phyllosiphonales
  • Pleurochloridellales
  • Rhizochloridales
  • Tribonematales
  • Vaucheriales
Khakista
Bolidophyceae
  • Parmales
Bacillariophyta
(diatom)
Coscinodiscophyceae
(diatom sentrik)
  • ?Ellerbeckiaceae
  • ?Probosciaceae
  • Biddulphiophycidae
  • Chaetocerotophycidae
  • Chrysanthemodiscophycidae
  • Corethrophycidae
  • Coscinodiscophycidae
  • Cymatosirophycidae
  • Lithodesmiophycidae
  • Melosirophycidae
  • Odontellophycidae
  • Rhizosoleniophycidae
  • Thalassiosirophycidae
Fragilariophyceae
(diatom araphid)
  • Fragilariophycidae
  • Urneidophycidae
Bacillariophyceae
(diatom araphid)
  • Bacillariophycidae
  • Eunotiophycidae
Pengidentifikasi takson
Phaeophyceae
  • Wikidata: Q184573
  • Wikispecies: Phaeophyceae
  • AlgaeBase: 4360
  • BioLib: 14858
  • CoL: 7NF4S
  • EoL: 3533
  • EPPO: 1PHAEC
  • GBIF: 7073593
  • iNaturalist: 48220
  • IRMNG: 1493
  • ITIS: 10686
  • NBN: NBNSYS0000177098
  • NCBI: 2870
  • NZOR: 08628438-7c0c-4563-a032-0c5f9c78b5d4
  • Open Tree of Life: 48614
  • Paleobiology Database: 306705
  • WoRMS: 830
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik Phaeophyceae (alga coklat) ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ciri-ciri
  2. Perkembangbiakan alga coklat
  3. Contoh alga coklat
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Alga

golongan Protista mirip tumbuhan

Gulma laut

gulma laut merah (alga merah), gulma laut hijau (alga hijau), gulma laut hijau biru (alga hijau-biru) dan gulma laut coklat (alga coklat). Gulma laut merupakan

Chromista

dari tiga kelompok yang berbeda: Heterokon atau stramenopiles, contoh alga coklat, diatom, cetakan air, dan lainnya. Haptophytes Cryptomonads Pada tahun

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026