Alexander Fyodorovich Trepov adalah seorang politikus Kekaisaran Rusia yang menjabat sebagai Perdana Menteri Kekaisaran Rusia dari 23 November 1916 hingga 9 Januari 1917, menjelang Revolusi Februari.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Alexander Trepov | |
|---|---|
| Александр Фёдорович Трепов | |
Alexander Trepov pada tahun 1913 | |
| Perdana Menteri Kekaisaran Rusia | |
| Masa jabatan 23 November 1916 – 9 Januari 1917 | |
| Penguasa monarki | Nikolai II |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1862-09-30)30 September 1862 Kiev Governorate, Kekaisaran Rusia |
| Meninggal | 10 November 1928(1928-11-10) (umur 66) Nice, Prancis |
| Partai politik | Non-partai (birokrat Kekaisaran) |
| Profesi | Pejabat pemerintahan |
| Penghargaan | |
Alexander Fyodorovich Trepov (bahasa Rusia: Алекса́ндр Фёдорович Тре́повcode: ru is deprecated ; 30 September 1862 – 10 November 1928) adalah seorang politikus Kekaisaran Rusia yang menjabat sebagai Perdana Menteri Kekaisaran Rusia dari 23 November 1916 hingga 9 Januari 1917, menjelang Revolusi Februari.
Trepov lahir dari keluarga bangsawan kaya di Kiev Governorate, Kekaisaran Rusia. Ia berasal dari keluarga Trepov yang berpengaruh, di mana beberapa kerabatnya menjadi pejabat tinggi dalam birokrasi Tsar. Setelah menempuh pendidikan militer, ia kemudian masuk ke dalam layanan sipil kekaisaran.
Trepov meniti karier sebagai birokrat, dan pada awal abad ke-20 ia menjabat di berbagai kementerian, termasuk Kementerian Transportasi Kekaisaran Rusia dan Kementerian Dalam Negeri Kekaisaran Rusia.
Pada 1914, setelah pecahnya Perang Dunia I, ia ditunjuk sebagai Menteri Transportasi, mengawasi logistik perkeretaapian yang sangat penting bagi operasi militer Rusia. Ia kemudian menjadi anggota Dewan Negara Kekaisaran Rusia dan mendapat reputasi sebagai administrator yang kompeten.
Pada November 1916, di tengah krisis politik dan sosial akibat perang, Tsar Nikolai II mengangkat Trepov sebagai Perdana Menteri Kekaisaran Rusia menggantikan Boris Stürmer.
Sebagai perdana menteri, Trepov berusaha melakukan reformasi kabinet dan mengurangi pengaruh tokoh-tokoh kontroversial seperti Grigori Rasputin. Ia mencoba membentuk "pemerintahan kepercayaan publik" dengan melibatkan anggota Duma Negara, tetapi menghadapi perlawanan dari kalangan konservatif istana dan juga oposisi liberal.
Trepov gagal membatasi pengaruh Rasputin maupun melakukan reformasi substansial. Pada Januari 1917, ia dipaksa mundur dan digantikan oleh Nikolai Golitsyn, perdana menteri terakhir Kekaisaran Rusia sebelum Revolusi Februari.
Setelah revolusi 1917, Trepov meninggalkan kehidupan politik. Ia kemudian melarikan diri dari Rusia setelah kemenangan Bolshevik dalam Perang Saudara Rusia. Trepov menetap di Prancis, di mana ia hidup dalam pengasingan sampai wafat pada 10 November 1928 di Nice.