Al-Abbas bin al-Walid bin Abdul Malik adalah seorang pangeran dan jenderal Umayyah yang merupakan putra sulung Khalifah al-Walid bin Abdul Malik. Ia dikenal sebagai jenderal dalam Perang Bizantium-Arab pada awal abad ke-8, khususnya dalam Pengepungan Tyana pada tahun 707–708, dan sering menjadi mitra pamannya Maslamah bin Abdul Malik selama perang. Ia atau ayahnya dianggap sebagai pendiri kota Anjar yang berumur pendek di Lebanon modern.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Al-Abbas bin al-Walid | |
|---|---|
| Nama asli | العباس بن الوليد بن عبد الملك |
| Lahir | ca. 680-an |
| Meninggal | 750 M Harran, Kekhalifahan Umayyah |
| Pengabdian | Kekhalifahan Umayyah |
| Pangkat | Panglima (Amir) |
| Kesatuan | Pasukan Front Bizantium |
| Perang/pertempuran | Pengepungan Tyana, Penaklukan Sebaste, Penaklukan Antiokhia Pisidia, Fitnah Ketiga |
| Hubungan | Al-Walid I (Ayah), Maslamah bin Abdul Malik (Paman) |
Al-Abbas bin al-Walid bin Abdul Malik (bahasa Arab: العباس بن الوليد بن عبد الملكcode: ar is deprecated ) adalah seorang pangeran dan jenderal Umayyah yang merupakan putra sulung Khalifah al-Walid bin Abdul Malik (berkuasa 705–715). Ia dikenal sebagai jenderal dalam Perang Bizantium-Arab pada awal abad ke-8, khususnya dalam Pengepungan Tyana pada tahun 707–708, dan sering menjadi mitra pamannya Maslamah bin Abdul Malik selama perang. Ia atau ayahnya dianggap sebagai pendiri kota Anjar yang berumur pendek di Lebanon modern.