Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Saraf aksesorius

Saraf aksesorius merupakan saraf kranialis ke-11 yang berperan dalam persarafan otot-otot leher

Wikipedia article
Diperbarui 16 September 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Saraf aksesorius
Saraf aksesorius
Plan of upper portions of glossopharyngeal, vagus, and accessory nerves.
Inferior view of the human brain, with the cranial nerves labelled.
Latin nervus accessorius
Persarafan sternocleidomastoid muscle, trapezius muscle
Asal
Ke
Saraf Kranial
CN I – Olfaktorius
CN II – Optikus
CN III – Okulomotor
CN IV – Troklearis
CN V – Trigeminus
CN VI – Abdusen
CN VII – Fasialis
CN VIII – Vestibulokoklearis
CN IX – Glosofaringeal
CN X – Vagus
CN XI – Aksesorius
CN XII – Hipoglossus
This box:
  • lihat
  • bicara
  • sunting

Saraf aksesorius merupakan saraf kranialis ke-11 yang berperan dalam persarafan otot-otot leher [1]

Bagian

Secara umum saraf aksesorius terbagi menjadi 2 bagian yakni kranialis dan spinalis, anehnya hampir selalu ketika dokter menyatakan saraf aksesorius yang dimaksud adalah saraf asesoris spinalis yang sebenarnya kurang tepat untuk dikategorikan sebagai saraf kranialis.[1]

Saraf aksesorius kranialis

Merupakan perpanjangan dari nukleus gabungan dengan saraf IX dan X. Bahkan ada yang menduga bahwa saraf asesoris juga berperan dalam persarafan otot laring dan faring bersamaan dengan saraf vagus. Akan tetapi pada aplikasi klinisnya tidak ada perbedaan yang berarti karena setiap kerusakan yang terjadi berpengaruh terhadap batang otak secara keseluruhan dan bukannya saraf kranialis itu pribadi.[1]

Saraf aksesorius spinalis

Merupakan saraf yang memberikan impuls motoris untuk otot-otot di daerah segitiga posterior dari leher yaitu: sternocleidomastoid and trapezius.[1]

Aplikasi Klinis

Saraf aksesorius merupakan saraf yang rentan karena lokasinya yang berada di atas segitiga posterior. Cedera pada saraf aksesorius mengakibatkan paralisis dari otot trapezius (tapi tidak berpengaruh terhadap otot sternocleidomastoid) dan menyebabkan terganggunya gerakan abduksi bahu di atas 90° yang melibatkan rotasi skapula. Saraf aksesorius dapat terganggu saat dilakukan diseksi leher dikarenakan keganasan, bisa juga saat sedang dilakukan biopsi dari pembesaran limfa nodus di sekitar daerah segitiga posterior.[1]

Pemeriksaan Saraf Aksesorius

1. pasien diminta untuk mengangkat bahu dengan tahanan dari pemeriksa untuk memeriksa fungsi otot trapeziusnya 2. Pasien diminta meletakkan tanganya pada kepala untuk melihat fungsi otot trapezius dalam abduksi bahu lebih dari 90°) 3 Pasien diminta untuk menggerakkan dagunya ke arah salah satu bahu dengan tahanan untuk melihat fungsi otot sternocleidomastoid bagian kontralateral.[1]

Gambar tambahan

  • Accessory nerve
    Accessory nerve
  • Dura mater and its processes exposed by removing part of the right half of the skull, and the brain.
    Dura mater and its processes exposed by removing part of the right half of the skull, and the brain.
  • Hind- and mid-brains; postero-lateral view.
    Hind- and mid-brains; postero-lateral view.
  • The nerves of the scalp, face, and side of neck.
    The nerves of the scalp, face, and side of neck.
  • Upper part of medulla spinalis and hind- and mid-brains; posterior aspect, exposed in situ.
    Upper part of medulla spinalis and hind- and mid-brains; posterior aspect, exposed in situ.
  • Course and distribution of the glossopharyngeal, vagus, and accessory nerves.
    Course and distribution of the glossopharyngeal, vagus, and accessory nerves.
  • Plan of the cervical plexus.
    Plan of the cervical plexus.
  • Side of neck, showing chief surface markings.
    Side of neck, showing chief surface markings.
  • Accessory nerve
    Accessory nerve

Lihat pula

  • Saraf aksesorius
  • Saraf okulomotor
  • Saraf olfaktori
  • Saraf optik
  • Saraf vagus
  • Saraf vestibulokoklear

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) STANLEY MONKHOUSE MA, MB, BChir, PhD (2006). Cranial Nerve Functional Anatomy. Cambridge University Press. ISBN-13 978-0-511-13272-8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Nervus accessorius.
  • (Inggris) MedEd at Loyola University Chicago GrossAnatomy/h_n/cn/cn1/cn11.htm
  • (Inggris) cranialnerves Diarsipkan 2012-12-08 di Archive.is at The Anatomy Lesson by Wesley Norman (Georgetown University) (VIII)
  • (Inggris) SUNY Labs 28:13-0115 Diarsipkan 2012-02-07 di Wayback Machine.
  • (Inggris) Cranial Nerves at Yale 11-1
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Terminologia Anatomica
    • 2

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bagian
  2. Saraf aksesorius kranialis
  3. Saraf aksesorius spinalis
  4. Aplikasi Klinis
  5. Pemeriksaan Saraf Aksesorius
  6. Gambar tambahan
  7. Lihat pula
  8. Referensi
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Sistem saraf tepi

bagian dari sistem saraf

Saraf hipoglossus

Hypoglossal nerve Hypoglossal nerve Saraf aksesorius Saraf okulomotor Saraf olfaktori Saraf optik Saraf vagus Saraf vestibulokoklear (Inggris) STANLEY

Saraf kranial

bawah ada Saraf aksesorius(XI) yang terbagi menjadi dua, kranialis dan spinalis. Saraf asesoris kranialis (XIc) berjalan bersamaan dengan saraf vagus (X)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026