Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ajeng

Ajeng Kurnia Fajrin atau dikenal dengan nama Ajeng adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia.

penyanyi asal Indonesia
Diperbarui 24 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Biografi ini tidak memiliki referensi atau sumber sehingga isinya tidak dapat dipastikan. Bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus.
Cari sumber: "Ajeng" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Ajeng
LahirAjeng Kurnia Fajrin
11 Juli 1986 (umur 39)
Jakarta,Indonesia
KebangsaanIndonesia
Nama lainAjeng
Pekerjaan
  • Penyanyi
  • Aktris
Tahun aktif2001 - Sekarang
Karier musik
GenrePop
LabelBillboard Indonesia
Situs webhttp://www.ajengkurniamusik.com/news.html
Spotify: 09h8X0Sj7z9M1V06MNUeCP Modifica els identificadors a Wikidata

Ajeng Kurnia Fajrin (lahir 11 Juli 1986) atau dikenal dengan nama Ajeng adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia.

Karier

Ajeng menelurkan album Pertama dengan hit ”Jangan Pernah Tinggalkan Aku”. Jika dilihat dari pengalamannya menjelajahi dunia tarik suara, ia bukan lagi penyanyi yang diorbitkan dengan instan. Berpuluh-puluh acara telah diikutinya, mulai dari festival menyanyi hingga mengisi acara Permata Nusantara di TVRI. Tak tanggung-tanggung, penyanyi-penyanyi terkenal seperti Vina Panduwinata, Iga Mawarni, Reza, dan Krisdayanti memercayainya untuk menjadi penyanyi latar saat konser maupun membuat album.

Awal karier Ajeng bermula saat ia mengikuti Catatan AB Three yang pernah ditayangkan di TPI (MNCTV-sekarang) beberapa tahun silam. Dalam acara tersebut, ia berkenalan dengan Audensi Band. Audensi Band yang sering mengiringi Vina Panduwinata akhirnya memperkenalkan Ajeng kepada penyanyi ”Burung Camar” itu. Terpukau mendengar suara gadis yang waktu itu masih kelas 1 SMP, Ajeng pun diajak bernyanyi sebagai penyanyi latar Vina. Sebelum bersama Vina, Ajeng lebih dahulu pernah dijadikan penyanyi latar Iga Mawarni.

Perkenalannya dengan ”si pemoles” bakatnya, Krisdayanti, dimulai saat Samsara yang waktu itu menjadi penyanyi latar KD tidak dapat mengiringi KD bernyanyi di I Like Monday Hard Rock Cafe. Samsara yang mengenalnya, akhirnya meminta Ajeng menggantikannya sebagai penyanyi latar di acara tersebut. Ternyata KD menyukai karakter vokal Ajeng yang waktu itu kelas 2 SMP dan sejak itulah ia mulai sering diminta untuk mengiringi KD bernyanyi.

Berkat kedekatannya dengan KD, Ajeng banyak belajar mengenai penampilan panggung dan cara menghadapi penonton. Mengenai penampilan, Ajeng juga banyak mendapat masukan dari pemilik KD Records tersebut. Meskipun demikian, Ajeng menolak anggapan masyarakat yang menyamakannya dengan KD, terutama karakter vokalnya.

Menurutnya, ia ingin terus bernyanyi selama mungkin, tergantung respons masyarakat. Tapi, Ajeng tidak hanya ingin menyanyikan jenis lagu pop saja. ”Kalau ada yang nawarin Ajeng nyanyi dangdut untuk event tertentu, Ajeng mau. Ajeng mau nyanyiin semua lagu, bukan pop variatif aja,” ujar penggemar sambal dan tempe goreng ini.

Gadis yang baru lulus SMU ini telah melalui berbagai proses untuk menjadi seorang penyanyi profesional, menjadi pengisi acara, mengikuti festival, ditemukan penyanyi terkenal, dan akhirnya merilis album. Tapi ternyata, perjalanannya tak semulus yang dibayangkan. Ia pernah mendapatkan tawaran menyanyi di Bekasi untuk acara Tahun Baru. Ajeng yang selalu ditemani ibunya saat manggung akhirnya berangkat dari Tangerang bersama keluarganya hanya dengan ongkos yang cukup untuk pergi saja. Untuk pulang, ia mengharapkan honor yang akan didapatnya setelah bernyanyi. Ternyata yang terjadi tak sesuai harapan. Panitia acara ternyata ingkar janji dan Ajeng tidak mendapatkan honor yang diharapkannya. Karena tidak mempunyai ongkos, Ajeng sekeluarga menginap di stasiun kereta api. Masalah biaya seperti itu ternyata tak hanya terjadi sekali. Ajeng yang selalu bersusah payah naik metromini, jika akan mengikuti sebuah acara juga pernah terpaksa tak ditemani ibunya saat mengikuti Asian Song Festival di Shanghai. Tapi, ia tetap semangat dan akhirnya mendapat dua penghargaan, The Most Outstanding Potential Singer (solo) dan Best Stage Performance Award (duet dengan penyanyi muda Ika Putri).

Ajeng yang mulai menyanyi sejak SD ternyata tak sekadar iseng dijalaninya sebagai hobi. Menyadari keluarganya yang sederhana, Ajeng ingin memanfaatkan bakat menyanyinya untuk membantu ekonomi keluarga. Sewaktu SMU, setiap pulang sekolah anak pertama dari 4 bersaudara ini selalu langsung latihan vokal.

Ketekunan Ajeng untuk terus berlatih bernyanyi sepulang sekolah ternyata kini membawa hasil. Ia tak perlu iri lagi melihat teman-teman yang seusianya sedang sibuk kuliah.

Diskografi

  • Pertama
  • Saat Kau Tak di Sini (Lagu dari Jikustik) label Billboard Indonesia format VCD (Januari 2015)

Pranala luar

  • Diarsipkan 2010-07-29 di Wayback Machine.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karier
  2. Diskografi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Carmen (penyanyi)

Penyanyi asal Indonesia (lahir 2006)

Angelina Carvalho

penyanyi perempuan asal Indonesia

Teuku Rassya

penyanyi dan pemeran laki-laki asal Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026