Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiAgregat (komposit)
Artikel Wikipedia

Agregat (komposit)

Agregat merupakan material granular, misalnya pasir, kerikil, batu pecah dan kerak tungku besi, yang dipakai secara bersama-sama dengan suatu media pengikat untuk membentuk suatu beton semen hidraulik atau adukan. Sifat-sifat agregat sangat memengaruhi sifat beton atau mortar, karena agregat menempati kira-kira sekitar 70% dari volume beton atau mortar.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Untuk kegunaan lain, lihat Agregat.

Agregat merupakan material granular, misalnya pasir, kerikil, batu pecah dan kerak tungku besi, yang dipakai secara bersama-sama dengan suatu media pengikat untuk membentuk suatu beton semen hidraulik atau adukan.[1] Sifat-sifat agregat sangat memengaruhi sifat beton atau mortar, karena agregat menempati kira-kira sekitar 70% dari volume beton atau mortar.

Fungsi

Fungsi agregat adalah sebagai material pengisi dan biasanya menempati sekitar 75 % dari isi total beton, karena itu pengaruhnya besar terhadap sifat dan daya tahan beton.[1] Misalnya ketahanan beton terhadap pengaruh pembekuan-pencairan, keadaan basah–kering, pemanasan–pendinginan dan abarasi–kerusakan akibat reaksi kimia.[1] Mengingat bahwa agregat menempati jumlah yang cukup besar dari volume beton dan sangat memengaruhi sifat beton, maka perlu kiranya material ini diberi perhatian yang lebih detail.[1] Di samping itu dapat mengurangi penyusutan akibat pengerasan beton dan juga memengaruhi koefisien pemuaian akibat panas.[1] Pemilihan jenis agregat yang akan digunakan tergantung pada mutu agregat, ketersediannya di lokasi, harga serta jenis konstruksi yang akan menggunakannya.[1]

Klasifikasi

Berdasarkan asal pembentukannya agregat diklasisifikasikan kedalam batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.[2] Sedangkan berdasarkan proses pengolahannya agregat digolongkan menjadi 2 (dua) macam, yaitu agregat alam dan agregat buatan.[2]

Agregat alam

Agregat alam merupakan agregat yang bentuknya alami, terbentuk berdasarkan aliran air sungai dan degradasi.Agregat yang terbentuk dari aliran air sungai berbentuk bulat dan licin, sedangkan agregat yang terbentuk dari proses degradasi berbentuk kubus (bersudut) dan permukaannya kasar

Permintaan akan agregat alam yang berbentu kubus atau bersudut, mempunyai permukaan kasar, dan bergradasi baik yang semakin banya tidak mungkin seluruhnya dapat dipenuhi oleh degradasi alami. Oleh karena itu, agregat alam juga dapat dibentuk dengan cara pengolahan. Penggunaan alat pemecah batu (crusher) yang terkontrol dapat membentuk agregat sesuai bentuk yang dibutuhkan. Terutama untuk pembangunan jalan. Agregat alam yang berasal dari tempat terbuka disebut pitrun, sedangkan yang berasal dari tempat tertutup disebut bankrun.

Agregat buatan

Agregat buatan merupakan agregat yang berasal dari hasil sambingan pabrik-pabrik semen dan mesin pemecah batu.Agregat buatan sering disebut filler (material yang berukuran lebih kecil dari 0,075 mm).

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Pengertian dan jenis agregat Diarsipkan 2020-09-26 di Wayback Machine. 1 juli 2015
  2. 1 2 Klasifikasi agregat diakses 1 juli 2015
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Jepang
  • Republik Ceko

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Fungsi
  2. Klasifikasi
  3. Agregat alam
  4. Agregat buatan
  5. Referensi

Artikel Terkait

Beton bertulang

RCC] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah material komposit di mana kekuatan dan daktilitas beton yang relatif rendah diimbangi dengan

Agregat

halaman disambiguasi Wikimedia

Beton

bahan bangunan komposit

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026