Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Aerozine 50

Aerozine 50 adalah 50/50 campuran berat hidrazin dan Dimethylhydrazine simetris (UDMH). Awalnya dikembangkan pada tahun 1950-an oleh Aerojet General Corporation sebagai, energi tinggi, bahan bakar hypergolic storable untuk mesin roket ICBM Titan II, Aerozine terus digunakan secara luas sebagai bahan bakar roket, biasanya dengan dinitrogen tetroksida sebagai oksidator, dengan yang itu hypergolic. Aerozine 50 lebih stabil dari hidrazin saja, dan memiliki kepadatan yang lebih tinggi dan titik didih dari UDMH saja.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Desember 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Aerozine 50 adalah 50/50 campuran berat hidrazin dan Dimethylhydrazine simetris (UDMH). Awalnya dikembangkan pada tahun 1950-an oleh Aerojet General Corporation sebagai, energi tinggi, bahan bakar hypergolic storable untuk mesin roket ICBM Titan II, Aerozine terus digunakan secara luas sebagai bahan bakar roket, biasanya dengan dinitrogen tetroksida sebagai oksidator, dengan yang itu hypergolic. Aerozine 50 lebih stabil dari hidrazin saja, dan memiliki kepadatan yang lebih tinggi dan titik didih dari UDMH saja.

Referensi

  • Encyclopedia Astronautica

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Descent Propulsion System

digunakan dalam Apollo Lunar Module Descent Stage. Mesin ini menggunakan Aerozine 50 bahan bakar dan N2O4 oksidator. Mesin ini menggunakan injektor pintle

Minyak tanah

cairan hidrokarbon yang mudah terbakar

Bensin

jenis bahan bakar minyak untuk kendaraan bermotor

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026