Adriaan David Cornets de Groot (1804–1829) adalah tokoh Belanda yang pada usia 15 tahun ditempatkan sebagai residen di Keraton Surakarta saat masih élève, yakni calon pegawai yang ditempatkan oleh pejabat tinggi yang berkuasa dalam pengawasan untuk menerima pendidikan bahasa pribumi dan dipercaya dalam hal adat istiadat setempat. Untuk tujuan ini, GubJend. Godert van der Capellen telah memutuskan dirinya akan menjadi pejabat pemerintahan selanjutnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Adriaan David Cornets de Groot (1804–1829) adalah tokoh Belanda yang pada usia 15 tahun ditempatkan sebagai residen di Keraton Surakarta saat masih élève, yakni calon pegawai yang ditempatkan oleh pejabat tinggi yang berkuasa dalam pengawasan untuk menerima pendidikan bahasa pribumi dan dipercaya dalam hal adat istiadat setempat. Untuk tujuan ini, GubJend. Godert van der Capellen telah memutuskan dirinya akan menjadi pejabat pemerintahan selanjutnya.
Di sanalah, Cornets de Groot berhasil menyusun tata bahasa Jawa, didasarkan pada pengajaran bahasa praktis dasar digabungkan dengan analisis kebahasaan yang teliti. Ia meninggal dalam usia 25 tahun.
Tulisannya tentang tata bahasa yang terbit pada tahun 1833 dibuat atas perintah gubernemen oleh linguis J.F.C. Gericke, yang juga mengkompilasi buku ajar dasar pada tahun 1831.