Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Absorbansi

Absorbansi adalah rasio logaritmik dari radiasi yang dipaparkan ke suatu bahan terhadap radiasi yang ditransmisikan menembus bahan. Absorbansi digunakan dalam spektroskopi dan kimia analitik.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Untuk penyerapan kimiawi, lihat Absorpsi.

Absorbansi (disebut juga densitas optis[1][2] meski densitas optis juga berarti indeks refraksi[3]) adalah rasio logaritmik dari radiasi yang dipaparkan ke suatu bahan terhadap radiasi yang ditransmisikan menembus bahan.[4][5] Absorbansi digunakan dalam spektroskopi dan kimia analitik.

Dalam fisika, istilah absorbansi (dari absorb) dan absorptansi (dari absorp) sering tertukar.

Ikhtisar

Absorbansi adalah ukuran kuantitatif yang diekspresikan sebagai rasio logaritmik antara radiasi yang jatuh ke suatu bahan dan yang ditransmisikan menembus bahan.

A λ = − log 10 ⁡ ( I 1 I 0 ) {\displaystyle A_{\lambda }=-\log _{10}\left({\frac {I_{1}}{I_{0}}}\right)} {\displaystyle A_{\lambda }=-\log _{10}\left({\frac {I_{1}}{I_{0}}}\right)},

di mana A λ {\displaystyle A_{\lambda }} {\displaystyle A_{\lambda }} adalah absorbansi pada panjang gelombang cahaya tertentu ( λ {\displaystyle \lambda } {\displaystyle \lambda }), I 1 {\displaystyle I_{1}} {\displaystyle I_{1}} adalah intensitas radiasi yang melalui bahan (ditransmisikan), dan I 0 {\displaystyle I_{0}} {\displaystyle I_{0}} adalah intensitas radiasi sebelum menyentuh bahan.

Nilai logaritmik vs pengukuran proporsional langsung

Absorbansi Transmitansi ( I 1 / I 0 {\displaystyle I_{1}/I_{0}} {\displaystyle I_{1}/I_{0}})
0 1
0.1 0.79
0.25 0.56
0.5 0.32
0.75 0.18
0.9 0.13
1 0.1
2 0.01
3 0.001

Istilah serupa

Absorbansi dan absorptansi merupakan istilah yang harus diinterpretasikan berbeda.

Absorptansi mengacu pada rasio proporsional langsung (tidak logaritmik) atau merupakan selisih dari intensitas cahaya yang datang dengan yang dipantulkan dan diteruskan. Absorptansi total mengacu pada semua spektrum cahaya, sedangkan absorptansi spektral mengacu pada cahaya pada panjang gelombang tertentu.[6]

Absorbansi memperhitungkan semua yang tidak ditransmisikan, termasuk yang direfleksikan dan didispersikan, sedangkan absorptansi tidak memperhitungkan yang direfleksikan dan didispersikan.

Lihat pula

  • Kedalaman optis
  • Hukum Beer-Lambert
  • Transmitansi
  • Reflektivitas
  • Densitometri
  • Filter densitas netral
  • Deskripsi matematis kebeningan

Referensi

  1. ↑ IUPAC, Compendium of Chemical Terminology, edisi ke-2 ("Buku Emas") (1997). Versi koreksi daring:  (2006–) "optical density".
  2. ↑ Laser Guidebook, by Jeff Hecht, p79
  3. ↑ Zitzewitz, Paul W. (1999). Glencoe physics. New York, N.Y.: Glencoe/McGraw-Hill. hlm. 395. ISBN 0-02-825473-2.
  4. ↑ Mehta, A. UV-Visible Spectroscopy- Derivation of Beer-Lambert Law
  5. ↑ "Dictionary — Definition of absorptance". Websters-online-dictionary.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-11-16. Diakses tanggal 2011-11-21.
  6. ↑ IUPAC, Compendium of Chemical Terminology, edisi ke-2 ("Buku Emas") (1997). Versi koreksi daring:  (2006–) "absorbance".
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND
    • 2

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ikhtisar
  2. Nilai logaritmik vs pengukuran proporsional langsung
  3. Istilah serupa
  4. Lihat pula
  5. Referensi

Artikel Terkait

Tantalum pentoksida

senyawa kimia

Kolorimeter (kimia)

Di bidang sains, kata ini umumnya mengacu pada perangkat yang mengukur absorbansi pada panjang gelombang cahaya tertentu oleh larutan yang spesifik. Perangkat

Kuma-kuma

bumbu dari bunga kumakuma (Crocus sativus)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026