Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Oei Tjeng Hien

Abdul Karim Oei atau Oei Tjeng Hien adalah perintis ajaran Islam dari etnis Tionghoa-Indonesia. Dia mendirikan organisasi warga etnis Tionghoa Islam yang disebut Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Ia juga merupakan salah satu tokoh nasional yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia bersama dengan Soekarno dan Buya Hamka. Dalam dunia politik, Abdul Karim Oei juga dikenal sebagai anggota DPR (1956-1959) yang mewakili kaum Tionghoa, ketua partai Masyumi Bengkulu (1946-1960), dan lain sebagainya.

Wikipedia article
Diperbarui 23 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Oei Tjeng Hien
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
5 Desember 1956 – 24 Juni 1960
PresidenSukarno
Grup parlemenMasyumi
Daerah pemilihanGolongan Minoritas Tionghoa (1956-1959)
Informasi pribadi
Lahir6 Juni 1905
Padang Panjang, Sumatera Barat, Hindia Belanda
Meninggal14 Oktober 1988 (umur 83)
Jakarta, Indonesia
MakamTPU Tanah Kusir, Jakarta
Partai politikMasyumi
Suami/istriMaemunah Mukhtar
PekerjaanPolitikus, Pengusaha
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Abdul Karim Oei atau Oei Tjeng Hien (6 Juni 1905 – 14 Oktober 1988) adalah perintis ajaran Islam dari etnis Tionghoa-Indonesia.[1] Dia mendirikan organisasi warga etnis Tionghoa Islam yang disebut Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).[2] Ia juga merupakan salah satu tokoh nasional yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia bersama dengan Soekarno dan Buya Hamka.[3] Dalam dunia politik, Abdul Karim Oei juga dikenal sebagai anggota DPR (1956-1959) yang mewakili kaum Tionghoa, ketua partai Masyumi Bengkulu (1946-1960), dan lain sebagainya.[1][4]

Biografi singkat

Abdul Karim Oei dilahirkan di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada 6 Juni 1905 dengan nama asli Oei Tjeng Hien.[1][4] Sejak usia 2 bulan, dia menjadi piatu dan dibesarkan oleh kakak iparnya.[4] Pendidikan yang pernah ditempuh Abdul Karim Oei adalah Sekolah Dasar Zaman Belanda dan kursus pedagang.[4] Pada tahun 1926, Karim Oei mulai menjadi pemeluk agama Islam yang saat itu sangat jarang dilakukan oleh warga Tionghoa.[1] Abdul Karim Amrullah (ayah Buya Hamka) lalu memberinya nama Islam "Abdul Karim".[5]

Pada tahun 1967-1974, dia aktif menjabat sebagai Pimpinan Harian Masjid Istiqlal Jakarta, anggota Dewan Penyantun BAKOM PKAB, dan anggota Pengurus MUI Pusat.[2]

Meninggal dunia

Abdul Karim Oei meninggal dunia pada 14 Oktober 1988 di usia 83 tahun.[4] Jenazahnya dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, berdekatan dengan Maemunah Mukhtar, istrinya yang wafat pada tahun 1984.[4] Dalam rangka mengenang Haji Karim Oei, beberapa tokoh organisasi kemasyarakatan, yaitu NU, Muhammadiyah, KAHMI, Al-Washliyah, ICMI, dan beberapa tokoh muslim Tionghoa mendirikan sebuah Yayasan Haji Karim Oei, sebagai pusat informasi Islam khususnya bagi kalangan etnis Tionghoa pada tahun 1991.[2] Yayasan tersebut mendirikan dan mengelola Masjid Lautze yang terletak di daerah Pecinan Jakarta.[2] Ia dianugerahi secara anumerta Bintang Mahaputera Utama sesuai Keppres No.056/TK/TH. 2005 tanggal 9 Agustus 2005.[6]

Dalam budaya populer

  • Dalam film Buya Hamka (2023), Oei Tjeng Hien diperankan oleh Verdi Solaiman.

Penghargaan

Pita Penghargaan Negara Tanggal Referensi
Bintang Mahaputera Utama  Indonesia 9 Agustus 2005 [7]

Lihat pula

  • Masjid Lautze

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Nurarni Widiastuti. 2009" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-01-24. Diakses tanggal 2011-07-10.
  2. 1 2 3 4 Adang Darajatun.com Diarsipkan 2010-12-19 di Wayback Machine. Masjid Lautze dan Karim Oei Tjeng Hien . 22 Agustus 2009. Diakses pada 9 Juli 2011.
  3. ↑ The Jakarta Post Diarsipkan 2011-01-03 di Wayback Machine. Sobrina Rosli. Lautze Mosque a Ramadhan favorite for Chinese Muslims. 10 Mei 2007. Diakses pada 9 Juli 2011.
  4. 1 2 3 4 5 6 "Abdul Karim Oei Pengusaha Anti Rentenir". Kabar Toraja.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-02. Diakses tanggal 9 Juli 2011.
  5. ↑ https://ganaislamika.com/mengenal-abdul-karim-oey-2-masuk-islam/#_ftn13
  6. ↑ "Daftar WNI yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tahun 2004–sekarang" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 7 Januari 2020. Diakses tanggal 2021-12-15.
  7. ↑ "Daftar WNI Yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tahun 2004 - Sekarang" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2022-09-26.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
Nasional
  • Belanda


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi singkat
  2. Meninggal dunia
  3. Dalam budaya populer
  4. Penghargaan
  5. Lihat pula
  6. Referensi

Artikel Terkait

Yap Thiam Hien

Pengacara dan pembela hak asasi manusia Indonesia

Buya Hamka (film)

salah satu film Indonesia

Persatuan Islam Tionghoa Indonesia

Organisasi Islam di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026