Kitab-kitab komentar, juga dikenal sebagai kitab ulasan, pengulas, penjelas makna, dan tafsir, merujuk pada berbagai kitab yang berisi komentar atau tafsiran terhadap Tripitaka Pali yang kanonis sebagaimana dilestarikan oleh Buddhisme Theravāda. Komentar-komentar tersebut memberikan penafsiran tradisional terhadap ayat-ayat dari bagian-bagian yang ada dalam Tripitaka Pali. Komentar-komentar utama ini didasarkan pada komentar-komentar yang sudah ada sebelumnya, tetapi sekarang telah hilang, yang ditulis dalam bahasa Prakerta dan bahasa Sinhala pada masa yang sama dengan penulisan Tripitaka Pali, yaitu pada abad terakhir sebelum Masehi. Beberapa isi kitab komentar ini pun ditemukan dalam kitab-kitab kanonis yang diterima aliran Buddhisme lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa isinya memang bersumber dari masa Buddhisme awal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Kitab-kitab komentar, juga dikenal sebagai kitab ulasan, pengulas, penjelas makna, dan tafsir, merujuk pada berbagai kitab yang berisi komentar atau tafsiran terhadap Tripitaka Pali yang kanonis sebagaimana dilestarikan oleh Buddhisme Theravāda. Komentar-komentar tersebut memberikan penafsiran tradisional terhadap ayat-ayat dari bagian-bagian yang ada dalam Tripitaka Pali. Komentar-komentar utama ini didasarkan pada komentar-komentar yang sudah ada sebelumnya, tetapi sekarang telah hilang, yang ditulis dalam bahasa Prakerta dan bahasa Sinhala pada masa yang sama dengan penulisan Tripitaka Pali, yaitu pada abad terakhir sebelum Masehi. Beberapa isi kitab komentar ini pun ditemukan dalam kitab-kitab kanonis yang diterima aliran Buddhisme lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa isinya memang bersumber dari masa Buddhisme awal.