Tottenham Hotspur mengambil langkah serius untuk mengatasi persoalan mental para pemainnya. Klub asal London Utara itu kini sedang mencari seorang psi...
Source: View Original Article
Tottenham Hotspur mengambil langkah serius untuk mengatasi persoalan mental para pemainnya. Klub asal London Utara itu kini sedang mencari seorang psikolog tim guna membantu memulihkan kondisi psikologis skuad yang dinilai mengalami kelelahan mental.
Hasil imbang menjamu Brighton & Hove Albion, Sabtu (18-4-2026), menjadi pukulan terbaru. Dalam laga kandang tersebut, Tottenham gagal mempertahankan keunggulan setelah tim tamu mencetak gol penyeimbang pada masa tambahan waktu.
Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, langsung mengidentifikasi masalah utama yang harus segera dibenahi, yakni aspek mental pemain. Ia menilai kepercayaan diri tim perlu segera dipulihkan, mengingat Tottenham belum meraih kemenangan di liga sepanjang tahun ini.
Kondisi tersebut terlihat jelas di lapangan. Sejumlah pemain tampak terpuruk setelah peluit akhir, bahkan Xavi Simons, yang mencetak gol dalam pertandingan itu, terlihat hampir menangis ketika Brighton mencetak gol di detik-detik terakhir.
De Zerbi dituntut segera membangkitkan mental tim jelang laga penting melawan Wolverhampton Wanderers, Sabtu (25-4-2026). Ia juga menegaskan tidak akan menoleransi pemain yang larut dalam rasa kecewa.
Namun, langkah jangka panjang juga mulai disiapkan manajemen klub. Tottenham secara resmi membuka lowongan untuk posisi psikolog olahraga yang akan bekerja langsung dengan tim utama.
Dalam deskripsi pekerjaan yang diumumkan, Tottenham menyatakan komitmennya membangun lingkungan performa kelas dunia.
Tottenham Hotspur berkomitmen membangun lingkungan performa kelas dunia untuk tim utama putra. Sebagai bagian dari ambisi ini, kami mencari Psikolog Performa (Performance Psychologist) yang luar biasa untuk bergabung dengan tim performa kami. Ini adalah peran dengan dampak besar yang akan berada langsung di lingkungan tim utama di pusat latihan Hotspur Way.
Bekerja sebagai bagian dari tim multidisiplin, Anda akan memimpin pemberian dukungan psikologis berbasis bukti kepada pemain profesional elite. Peran ini mencakup dukungan individu pemain, kerja sistemik bersama staf pelatih dan performa, serta pengembangan berkelanjutan budaya performa yang berbasis pemahaman psikologis di seluruh tim.
Peran ini membutuhkan praktisi yang kredibel, mampu menjaga kerahasiaan, dan sangat efektif dalam lingkungan Premier League, serta mampu membangun kepercayaan dengan pemain dan pelatih sambil tetap bekerja dengan standar profesional tertinggi.
Tottenham juga membuka lowongan serupa untuk tim putri mereka, sebagai bagian dari upaya menyeluruh klub dalam memperkuat aspek mental di semua lini.
Luis Enrique memberikan sinyal kuat terkait masa depannya di tengah rumor yang mengaitkannya dengan Manchester United. Pelatih Paris Saint-Germain (PS...
Keputusan Chelsea berpisah dengan Liam Rosenior memang tidak terlalu mengejutkan, tetapi tetap menyisakan cerita menarik di baliknya. Satu di antarany...
Kondisi ruang ganti Chelsea menjadi salah satu faktor kunci di balik keputusan klub memecat Liam Rosenior. Keputusan ini diambil setelah terkuaknya ba...