Beranda » Robot AI di China Jadi Teman Lajang dan Lansia, Harganya Capai Rp2,6M
Posted in

Robot AI di China Jadi Teman Lajang dan Lansia, Harganya Capai Rp2,6M

Robot AI di China Jadi Teman Lajang dan Lansia, Harganya Capai Rp2,6M
Robot AI di China Jadi Teman Lajang dan Lansia, Harganya Capai Rp2,6M

Jakarta Aktual – 03 Agustus 2026 | Robot AI di China jadi teman lajang dan lansia, harganya capai Rp2,6M, menjadi fenomena menarik di China. Dengan kemampuan berbicara secara alami dan mengingat percakapan, robot ini diklaim mampu memberikan rasa ditemani kepada penggunanya. Perusahaan teknologi UWorld memperkenalkan robot ini sebagai humanoid ultra realistis pertama di dunia yang diproduksi secara massal. Robot dijual melalui sistem pre order dengan harga mencapai US$145.700 atau sekitar Rp2,6 miliar.

CEO UWorld, Michael Tam, menyebut robot bionik tersebut sebagai “spesies baru” yang dirancang untuk menemani manusia seumur hidup. Ia mengklaim robot mampu memberikan cinta tanpa syarat, selalu setia, dan tidak akan mengkhianati pemiliknya. Selain dapat berbincang, robot juga dirancang memiliki memori percakapan sehingga interaksi terasa lebih personal dari waktu ke waktu.

Robot AI di China jadi teman lajang dan lansia, harganya capai Rp2,6M, juga memicu kekhawatiran tentang keamanan data pribadi serta risiko ketergantungan emosional yang dapat mengurangi hubungan sosial manusia dan memengaruhi kesehatan mental. Namun, dengan kemajuan teknologi yang pesat, robot ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kesepian dan memberikan teman bagi mereka yang membutuhkan.

China juga mengklaim mendominasi pasar robot berkaki empat (quadruped) dengan menyumbang hampir 70 persen penjualan global. Pemerintah China mengeklaim telah mengembangkan lebih dari 400 model robot humanoid untuk berbagai kebutuhan, mulai dari industri hingga layanan. Robot AI di China jadi teman lajang dan lansia, harganya capai Rp2,6M, menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup manusia.

📖 Baca juga:
BBai Stock: Pertarungan Sengit di Pasar AI

Robot AI di China jadi teman lajang dan lansia, harganya capai Rp2,6M, juga membuka peluang bisnis baru di China. Dengan kemampuan berbicara secara alami dan mengingat percakapan, robot ini dapat menjadi asisten pribadi yang efektif. Selain itu, robot ini juga dapat membantu mengatasi kesepian dan memberikan teman bagi mereka yang membutuhkan.

Kesimpulan, Robot AI di China jadi teman lajang dan lansia, harganya capai Rp2,6M, menjadi fenomena menarik di China. Dengan kemampuan berbicara secara alami dan mengingat percakapan, robot ini dapat memberikan rasa ditemani kepada penggunanya. Namun, perlu diingat bahwa keamanan data pribadi dan risiko ketergantungan emosional juga perlu menjadi perhatian.

📖 Baca juga:
AI Mulai Bertindak Sendiri, OpenAI Ungkap Insiden Peretasan Otonom yang Guncang Industri Teknologi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *