Beranda » Sempat bantu Trump, apa alasan Yordania usir pasukan AS hingga batalkan perjanjian militer?
Posted in

Sempat bantu Trump, apa alasan Yordania usir pasukan AS hingga batalkan perjanjian militer?

Jakarta Aktual – 01 Agustus 2026 | Yordania baru-baru ini mendesak pasukan Amerika Serikat (AS) untuk meninggalkan negara mereka dan meminta pemerintah membatalkan perjanjian militer dengan Washington. Sempat bantu Trump, apa alasan Yordania usir pasukan AS hingga batalkan perjanjian militer? Desakan tersebut muncul karena mereka khawatir keberadaan pasukan AS membuat Yordania semakin berisiko terlibat dalam konflik di kawasan.

Menurut warga, kehadiran pasukan AS tidak hanya menimbulkan kekhawatiran dari sisi keamanan, tetapi juga berdampak terhadap stabilitas politik dan ekonomi. Mereka menilai Yordania tidak memiliki kepentingan langsung dalam konflik regional yang sedang berlangsung. Sempat bantu Trump, apa alasan Yordania usir pasukan AS hingga batalkan perjanjian militer? Dalam beberapa waktu terakhir, Yordania juga disebut beberapa kali menjadi sasaran serangan rudal dan drone Iran.

Warga menilai kondisi itu berkaitan dengan keberadaan pasukan AS yang ditempatkan di wilayah Yordania. Sempat bantu Trump, apa alasan Yordania usir pasukan AS hingga batalkan perjanjian militer? Selain meminta pasukan AS angkat kaki, warga juga mendesak pemerintah membatalkan perjanjian militer dengan Amerika Serikat yang ditandatangani pada 2021. Perjanjian tersebut memberikan izin kepada pasukan AS untuk membawa senjata, mengangkut, serta menyimpan peralatan militer di wilayah Yordania.

Desakan itu menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah dan kekhawatiran masyarakat bahwa negaranya dapat ikut terdampak konflik yang lebih luas. Sempat bantu Trump, apa alasan Yordania usir pasukan AS hingga batalkan perjanjian militer? Sementara itu, Amerika Serikat dan Iran kini kembali terlibat aksi saling serang. Hal ini membuat negosiasi perdamaian lanjutan antara Washington dan Teheran jadi kembali tertunda.

📖 Baca juga:
IRGC Buru Tentara AS Hingga Ke Tempat Persembunyian, Warga Timteng Diminta Jauhi Gedung Tertentu

Padahal, Presiden AS, Donald Trump, sudah berharap negosiasi bisa segera berlanjut. Serangan perdana dilakukan oleh Iran pada Selasa (28/7/2026). Kala itu, Teheran kembali menyerang pangkalan militer AS yang ada di Yordania. Imbas serangan ini, Trump mengamuk dan langsung menegaskan akan membalas Iran dengan serangan yang lebih dahsyat.

Konflik antara kedua negara pun kembali memanas saat perang memasuki bulan keenam. Sempat bantu Trump, apa alasan Yordania usir pasukan AS hingga batalkan perjanjian militer? Serangan rudal Iran pada Selasa disebut berhasil dicegat, tetapi insiden tersebut meningkatkan tekanan terhadap Trump untuk merespons secara militer.

Kesimpulan, keberadaan pasukan AS di Yordania memicu kekhawatiran di kalangan warga setempat dan memicu desakan untuk membatalkan perjanjian militer. Sempat bantu Trump, apa alasan Yordania usir pasukan AS hingga batalkan perjanjian militer? Ketegangan antara AS dan Iran juga kembali meningkat, membuat prospek perdamaian semakin jauh.

📖 Baca juga:
Iran Serang 3 Markas Militer AS di Kuwait, Fasilitas Vital Jadi Target

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *