Beranda » Typhoon Eropa Masuki Era Radar Baru, Mampukah Menundukkan Su-35S Rusia? Eropa Siap Menghadapi Persaingan
Posted in

Typhoon Eropa Masuki Era Radar Baru, Mampukah Menundukkan Su-35S Rusia? Eropa Siap Menghadapi Persaingan

Jakarta Aktual – 01 Agustus 2026 | Typhoon Eropa masuki era radar baru, mampukah menundukkan Su-35S Rusia? Pertanyaan ini kini menjadi perhatian utama di kalangan militer dan pengamat pertahanan. Dalam beberapa tahun terakhir, Eropa telah mempercepat modernisasi armada tempurnya, sementara Rusia terus memproduksi Su-35S setelah memperoleh pengalaman perang udara selama lebih dari empat tahun di Ukraina.

Eurofighter Typhoon pertama dalam program Quadriga melakukan penerbangan perdana pada 14 Juli 2026 di Manching. Pesawat Tranche 4 tersebut diproduksi untuk Angkatan Udara Jerman dan dijadwalkan mulai diserahkan pada 2026. Airbus menyebut pesawat itu membawa peningkatan perangkat keras dan perangkat lunak Phase 3 Enhancements serta radar E-Scan baru untuk operasi udara-ke-udara dan udara-ke-darat.

Modernisasi juga berlangsung di Inggris. Defence Equipment and Support memberikan kontrak senilai 453,5 juta pound sterling kepada BAE Systems dan Leonardo UK untuk memproduksi 40 radar European Common Radar System Mark 2 atau ECRS Mk2. Radar tersebut akan dipasang pada 40 Typhoon Tranche 3 milik Royal Air Force.

Typhoon Eropa masuki era radar baru, mampukah menundukkan Su-35S Rusia? Pertanyaan ini semakin hangat ketika Rusia kembali menyerahkan satu kelompok Su-35S baru kepada Angkatan Udara Rusia pada 2026. Produksi itu menunjukkan Moskow masih menempatkan Su-35S sebagai salah satu unsur penting armada tempurnya meskipun Su-57 mulai memasuki layanan.

📖 Baca juga:
Gelombang Panas di Eropa Sebabkan Setidaknya 14.000 Orang Meninggal Dunia: Fenomena Alam yang Mengkhawatirkan

Perbandingan keduanya tidak cukup dilakukan dengan melihat kecepatan maksimum atau manuver dalam pertunjukan udara. Pertempuran modern ditentukan oleh rangkaian yang lebih panjang: siapa lebih dahulu mendeteksi lawan, membentuk data sasaran yang akurat, meluncurkan rudal dari posisi menguntungkan, mengacaukan sensor musuh, dan mempertahankan hubungan dengan pesawat peringatan dini serta radar darat.

Typhoon Eropa masuki era radar baru, mampukah menundukkan Su-35S Rusia? Jawabannya terletak pada kemampuan teknologi dan taktik yang digunakan. Su-35S menawarkan jangkauan, muatan senjata, dan manuver ekstrem, tetapi Typhoon memiliki keunggulan dalam efisiensi energi dan kemampuan radar yang lebih canggih.

Typhoon Eropa masuki era radar baru, mampukah menundukkan Su-35S Rusia? Pertanyaan ini akan terus menjadi perhatian utama di kalangan militer dan pengamat pertahanan. Namun, satu hal yang pasti, persaingan antara kedua pesawat tempur ini akan terus memacu inovasi dan kemajuan teknologi di bidang pertahanan.

Kesimpulan dari perbandingan antara Typhoon Eropa dan Su-35S Rusia adalah bahwa keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Typhoon Eropa masuki era radar baru, mampukah menundukkan Su-35S Rusia? Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan ini.

📖 Baca juga:
Eropa Bersatu Tolak Gas Rusia, Hongaria Malah Berlangganan Energi Moskow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *