Jakarta Aktual – 30 Juli 2026 | Momen kikuk PM Irak di Turki: menterinya tolak teken perjanjian di depan Erdogan menjadi sorotan dalam upacara penandatanganan perjanjian bilateral antara Irak dan Turkiye. Perdana Menteri Irak, Ali al-Zaidi, dan Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan, hadir dalam acara tersebut. Namun, Menteri Transportasi Irak, Wahab al-Hasani, menolak menandatangani dokumen perjanjian tersebut di depan umum.
Momen kikuk PM Irak di Turki: menterinya tolak teken perjanjian di depan Erdogan ini terjadi saat al-Zaidi dan Erdogan duduk di depan hadirin dalam acara penandatanganan resmi yang disiarkan langsung di televisi. Al-Hasani dilaporkan menolak menandatangani dokumen tersebut, sehingga al-Zaidi harus berkonfrontasi dengan menterinya sendiri di depan umum.
Al-Zaidi bertanya kepada al-Hasani, "Pak Menteri, mengapa Anda tidak menandatangani perjanjian itu?" Al-Hasani menjawab bahwa dia telah mengirim pesan WhatsApp kepada al-Zaidi. Namun, al-Zaidi tidak membuang waktu dan langsung memerintahkan al-Hasani untuk menandatangani dokumen tersebut.
Momen kikuk PM Irak di Turki: menterinya tolak teken perjanjian di depan Erdogan ini menjadi perhatian banyak pihak. Perjanjian bilateral antara Irak dan Turkiye ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antara kedua negara. Namun, momen kikuk ini membuat acara penandatanganan menjadi tidak lancar.
Momen kikuk PM Irak di Turki: menterinya tolak teken perjanjian di depan Erdogan juga menimbulkan pertanyaan tentang hubungan antara Irak dan Turkiye. Apakah momen ini akan mempengaruhi hubungan kedua negara? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
Perjanjian bilateral antara Irak dan Turkiye ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara. Namun, momen kikuk PM Irak di Turki: menterinya tolak teken perjanjian di depan Erdogan ini menjadi catatan penting dalam sejarah hubungan antara Irak dan Turkiye.