Jakarta Aktual – 28 Juli 2026 | Kepala BGN Sudaryono pecat 261 pegawai bermasalah [titlebase] dalam upaya membersihkan internal lembaga. Langkah ini diambil setelah ditemukan pelanggaran disiplin dan penyalahgunaan wewenang oleh pegawai non-ASN dan tenaga ahli. Kepala BGN Sudaryono pecat 261 pegawai bermasalah [titlebase] ini termasuk 224 pegawai non-ASN dan 37 tenaga ahli yang diberhentikan karena melanggar aturan.
Menurut Sudaryono, keputusan ini diambil untuk menjaga marwah institusi dan memastikan bahwa lembaga dapat beroperasi dengan efektif. Kepala BGN Sudaryono pecat 261 pegawai bermasalah [titlebase] ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mencegah pelanggaran serupa di masa depan.
Selain itu, BGN juga menutup 833 dapur yang tidak memenuhi standar keamanan pangan dan kelayakan operasional. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan dengan efektif dan aman. Kepala BGN Sudaryono pecat 261 pegawai bermasalah [titlebase] ini merupakan langkah awal menuju reformasi internal lembaga.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengapresiasi langkah cepat Kepala BGN Sudaryono untuk melakukan pembenahan internal. Namun, ia juga menyoroti bahwa penutupan 833 dapur yang tidak memenuhi standar bukanlah sebuah terobosan, melainkan kewajiban yang seharusnya dilakukan sejak awal.
Kepala BGN Sudaryono pecat 261 pegawai bermasalah [titlebase] ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk melakukan redesain tata kelola program MBG. Dengan demikian, lembaga dapat beroperasi dengan lebih efektif dan aman, serta memastikan bahwa program MBG dapat berjalan dengan sukses.
Kesimpulan, Kepala BGN Sudaryono pecat 261 pegawai bermasalah [titlebase] ini merupakan langkah awal menuju reformasi internal lembaga. Dengan melakukan pembenahan internal dan memastikan bahwa lembaga dapat beroperasi dengan efektif, BGN dapat memastikan bahwa program MBG dapat berjalan dengan sukses dan aman.