Beranda » Ramai-ramai Kecam Pernyataan Prabowo yang Sebut Wartawan, Akademisi, Ekonom dan Ormas, Londo Ireng
Posted in

Ramai-ramai Kecam Pernyataan Prabowo yang Sebut Wartawan, Akademisi, Ekonom dan Ormas, Londo Ireng

Ramai-ramai Kecam Pernyataan Prabowo yang Sebut Wartawan, Akademisi, Ekonom dan Ormas, Londo Ireng
Ramai-ramai Kecam Pernyataan Prabowo yang Sebut Wartawan, Akademisi, Ekonom dan Ormas, Londo Ireng

Jakarta Aktual – 26 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini membuat pernyataan yang menuai sorotan dari berbagai pihak, termasuk wartawan, akademisi, ekonom, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Dalam pidatonya, Prabowo menyebut kelompok-kelompok tersebut sebagai "Londo Ireng", sebuah istilah yang memiliki konotasi negatif dan dianggap merendahkan. Ramai-ramai kecam pernyataan Prabowo yang sebut wartawan, akademisi, ekonom dan ormas, Londo Ireng, ini menuai kritik dari berbagai kalangan.

Menurut Prabowo, Londo Ireng masih ada hingga saat ini, tetapi dengan wujud yang berbeda, yaitu wartawan, ekonom, pengamat, dan LSM. Ia menyebut bahwa kelompok-kelompok tersebut lebih mengabdi kepada kepentingan asing daripada kepentingan nasional. Prabowo juga menyinggung tentang sumber pendapatan LSM dan menganggap bahwa mereka harus dipertanyakan. Ramai-ramai kecam pernyataan Prabowo yang sebut wartawan, akademisi, ekonom dan ormas, Londo Ireng, ini semakin membuat marah banyak pihak.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia bersama sejumlah aliansi jurnalis mengecam keras pernyataan Prabowo soal "Londo Ireng" yang ditudingkan pada pengamat, jurnalis, dan LSM. AJI menilai pernyataan tersebut merendahkan dan mendelegitimasi profesi dan kerja-kerja jurnalis. Ramai-ramai kecam pernyataan Prabowo yang sebut wartawan, akademisi, ekonom dan ormas, Londo Ireng, ini semakin membuat AJI marah.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) juga mengecam keras pernyataan Prabowo yang menyamakan wartawan, pengamat, dan LSM dengan Londo Ireng. YLBHI menilai pernyataan tersebut bukan sekadar candaan atau gaya komunikasi personal, tetapi merupakan pelabelan terhadap kelompok kritis sebagai pihak yang tidak setia kepada bangsa. Ramai-ramai kecam pernyataan Prabowo yang sebut wartawan, akademisi, ekonom dan ormas, Londo Ireng, ini membuat YLBHI marah.

📖 Baca juga:
Menteri PU Bantah Mutasi ASN Kementiian PU Imbas Surat Dinas ke AS Bocor, Apa Benar?

Kritik terhadap pemerintah bukanlah pengkhianatan terhadap negara. Pemerintah bukanlah negara, dan Presiden bukanlah republik. Oleh karena itu, ucapan Presiden memiliki akibat politik yang signifikan. Ramai-ramai kecam pernyataan Prabowo yang sebut wartawan, akademisi, ekonom dan ormas, Londo Ireng, ini semakin membuat banyak pihak marah.

Kesimpulan: Pernyataan Prabowo yang menyebut wartawan, akademisi, ekonom, dan LSM sebagai "Londo Ireng" menuai sorotan dan kritik dari berbagai pihak. Istilah tersebut dianggap merendahkan dan mendelegitimasi profesi dan kerja-kerja jurnalis. Ramai-ramai kecam pernyataan Prabowo yang sebut wartawan, akademisi, ekonom dan ormas, Londo Ireng, ini semakin membuat marah banyak pihak.

📖 Baca juga:
Go Prabu Nilai Prabowo Orde Baru Jilid II: Prabowo Berseloroh tentang Pemimpin Kacil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *